Jumat, 17 Februari 2012

ILMU JIWA

Stres Ibu Dirasakan Janin di Kandungan

Ibu hamil sangat disarankan untuk bersikap tenang dan rileks karena stres yang dirasakan ikut dirasakan janinnya. Saat stres tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol dan ini ikut berdampak pada tumbuh kembang janin.

Bila ibu mengalami stres tinggi dan berlangsung lama, misalnya karena kekerasan dalam rumah tangga, reseptor hormon stres akan menyebabkan perubahan biologi pada janin. Perubahan ini bisa mengakibatkan kelak si anak akan sulit mengatasi stresnya sendiri.

Paparan stres sejak dalam kandungan ini juga berkaitan dengan gangguan perilaku dan mental di usia dewasa.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Translational Psychiatry. Penelitian tersebut berskala kecil dan dilakukan pada 25 wanita dan anak-anak mereka yang berusia antara 10-19 tahun. Dalam penelitian ini para wanita tersebut hidup dengan stres yang konstan saat hamil karena menerima perlakuan kasar dari suaminya.

Akan tetapi para peneliti juga menyebutkan hasil penelitian ini belum sampai pada kesimpulan karena faktor lain mungkin berkontribusi, misalnya lingkungan di mana anak tumbuh besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar