Selasa, 28 Februari 2012

ILMU JIWA

5 Penyebab Tidur Tak Nyenyak

Lokasi di ketinggian juga bisa menyebabkan tidur menjadi terganggu, karena tingkat oksigen yang masuk ke otak lebih sedikit.

Apa yang Anda rasakan saat bangun tidur? Jika Anda merasakan badan terasa pegal, badan terasa lelah, mata masih ingin terus terpejam, dan bukannya segar, maka sebaiknya Anda mengamati kembali bagaimana Anda tidur. “Kita seharusnya merasa segar setelah bangun tidur, bukannya lelah atau lemas. Jika Anda merasa seperti itu, ada indikasi sesuatu terjadi selama tidur dan Anda tak menyadarinya,” ungkap Michael Decker, PhD, profesor dari Georgia State University.

Memiliki waktu tidur yang berkualitas sangatlah penting, bukan hanya dari lamanya waktu tidur, tapi juga dari kualitasnya, yang berakibat pada meningkatnya kebugaran. Ketika Anda tidak mendapatkan kualitas tidur ini, kemungkinan ada beberapa faktor yang menyebabkannya:

1. Kesepian. Sebuah studi menunjukkan bahwa kesepian tidak hanya merupakan masalah hati dan pikiran, tapi juga berpengaruh pada masalah tidur. Berdasar penelitian, orang yang beranggapan bahwa mereka kesepian memiliki waktu tidur yang tidak berkualitas dibanding dengan mereka yang tidak merasa kesepian.

“Siapapun dan dimana pun Anda, kita semua hidup dan bergantung pada perasaan aman dalam lingkungan sosial sekitar kita untuk bisa tidur dengan nyenyak,” ungkap peneliti Lianne Kurina, PhD. Faktor sosial dan psikologis sangat berpengaruh pada kualitas tidur seseorang dan kesehatannya.

2. Ketinggian. Lokasi di ketinggian juga berdampak pada kualitas tidur. “Ketika kita berada di dataran tinggi, udara menjadi lebih tipis, sehingga nafas pun menjadi tak teratur dan membuat otak kita ‘terkejut’ sehingga tidur jadi tidak nyenyak,” ungkap Decker. Meskipun tidak hidup di dataran tinggi, namun permasalahan ini juga akan muncul ketika Anda tidur di dalam pesawat terbang.

3. Tidur bersama binatang peliharaan. Dokter hewan sebenarnya sudah menyarankan para pasiennya untuk tidak tidur bersama dengan hewan peliharaan karena resiko penularan penyakit. Selain itu, tidur dengan hewan peliharaan ternyata bisa mempengaruhi kualitas tidur Anda. Sebuah studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic pada tahun 2002 menunjukkan bahwa 53 persen pemilik hewan yang tidur bersama peliharaannya mengalami gangguan tidur setiap malamnya. Sebanyak 21 persen pemilik hewan merasa terganggu akibat dengkuran anjing, dan 7 persen akibat dengkuran kucing. Untuk mengatasinya, Decker menyarankan untuk tidak memasukkan hewan peliharaan ke dalam kamar tidur, atau setidaknya tidur di lantai kamar saja.

4. Bekerja malam hari. Bekerja dengan shift malam tanpa disadari bisa berakibat pada kualitas tidur yang buruk. Sebuah penelitian dari Sleep Foundation pada tahun 2005 menyatakan, 14 persen orang Amerika yang sering bekerja malam hari mengalami masalah tidur seperti kelelahan, gangguan tidur, dan insomnia. Decker menjelaskan bahwa masalah yang datang selama bekerja malam hari dan tidur pada siang hari terjadi karena kepekaan tubuh pada cahaya, sehingga tubuh mengambil isyarat adanya cahaya sebagai sinyal untuk bangun tidur.

“Cahaya dan gelap adalah isyarat yang membantu sinkronisasi sistem tubuh kita terhadap lingkungan,” tambah Decker.

Konsep yang sama berlaku ketika Anda baru melakukan perjalanan yang melintasi zona waktu, sehingga mengalami jetlag. Saat itu, otak Anda sedang mempersiapkan untuk tidur karena zona waktu Anda berada di zona gelap. “Namun, ketika melintasi zona waktu menuju zona terang, Anda tiba-tiba menerima cahaya baru, dan siklus bangun dan tidur Anda menjadi tidak sinkron. Butuh beberapa hari untuk menyeimbangkannya kembali,” ungkapnya.

Salah satu cara yang direkomendasikan Decker untuk mengatasi hal ini adalah menggunakan penutup mata ketika tidur di siang hari untuk menstimulasi kegelapan dan tertidur.

5. Suhu ruangan. Apakah Anda sering membuatkan segelas susu hangat untuk anak Anda sebelum tidur? Ternyata hal ini memiliki khasiat untuk membuat tidur anak lebih nyenyak. Kondisi ruangan dan tubuh yang hangat bisa mempengaruhi nyenyak tidaknya tidur seseorang. Di malam hari, suhu tubuh mulai turun, dan penurunan suhu tubuh ini menandakan bahwa sudah waktunya untuk tidur. Mandi air hangat dan minum minuman hangat juga bisa membuat tubuh semakin menurunkan suhu tubuhnya dan mengirimkan sinyal fisiologis untuk tidur.

“Jika kamar terlalu hangat, suhu tubuh kita pun akan meningkat dan membuat kita terbangun. Mendinginkan ruangan bisa membantu memastikan bahwa tidur akan lebih berkualitas dan nyenyak,” ungkap Decker. Saat pagi, suhu tubuh kita mulai meningkat secara bertahap, dan mengirim sinyal ke otak untuk bangun








Duda yang Tetap Melajang Lebih Berisiko Kena Gangguan Mental

Dibandingkan dengan perempuan yang ditinggal suami, lelaki yang ditinggal istri lebih berisiko mengalami gangguan mental jika lama tak menemukan pengganti yang hilang. Penyakit-penyakit mental lebih banyak ditemui pada duda yang terus melajang ketimbang perempuan yang tetap memilih sendiri saat ditinggal suami.
Kehilangan orang yang dicintai adalah salah satu hal yang menyedihkan dalam hidup dan akibatnya bisa sangat mengguncang kondisi batin. Bagi para duda yang masih melajang sampai beberapa tahun setelah kematian sang istri memiliki peningkatan risiko gangguan mental secara signifikan.

Peneliti di University of Gothenburg Sahlgrenska Academy memantau 691 orang duda di Swedia yang istrinya meninggal karena kanker dan menemukan bahwa subjek yang menemukan pasangan baru dalam waktu empat sampai lima tahun cukup baik dalam menghadapi kematian istrinya.

Tapi duda yang masih melajang setelah 4-5 tahun kemudian ternyata memiliki risiko terkena depresi, kecemasan, gangguan tidur dan penumpulan emosi yang jauh lebih tinggi. Duda yang lama melajang juga lebih cenderung mengkonsumsi pil tidur dan obat anti depresi.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang yang kehilangan pasangannya berisiko besar mengalami gangguan kesehatan mental jangka pendek. Penelitian kami menunjukkan bahwa risiko kesehatan mental yang buruk bisa berlangsung selama bertahun-tahun, tetapi risiko itu terbatas pada mereka yang tidak menemukan pasangan baru,” kata peneliti, Profesor Gunnar Steineck.

Temuan yang dilansir HealthDay, menunjukkan bahwa cinta baru dapat membantu menyembuhkan rasa sakit yang disebabkan oleh kehilangan pasangan.

“Kita perlu lebih banyak melakukan penelitian untuk memahami mekanisme yang mendasari. Dukungan emosional dari pasangan baru mungkin membantu meringankan proses kesedihan dan melindungi dari gangguan mental. Tapi bisa juga pria berusaha mengatasi kesedihannya dengan cara menunjukkan minat dalam menemukan pasangan baru,” kata Steineck.









Bahaya Tidur Berlebihan

Kita tahu bahwa sulit tidur atau yang biasa disebut insomnia tidak baik untuk kesehatan. Begitu juga dengan “lawannya”, yakni oversleeping(kelebihan tidur) atau hipersomnia, ternyata juga tak kalah buruk untuk tubuh.

Meskipun tidur merupakan kegiatan yang harus terpenuhi untuk membantu proses peremajaan tubuh, jika dilakukan berlebihan, hal itu akan memberikan dampak negatif untuk kesehatan. Para pakar pun menganjurkan untuk tidak tidur lebih dari sembilan jam tiap malam.

Apa saja yang memungkinkan menjadi penyebab oversleeping atau hipersomnia?

• Sleep apnea, jenis gangguan tidur di mana orang berhenti bernapas untuk sesaat ketika tidur dan dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan tidur karena membuat siklus tidur normal terganggu. Penderita akan merasa lelah dan lemas meski telah tidur selama 10 jam. Gangguan pernapasan mulai terjadi karena dinding tenggorokan cenderung berhenti beraktivitas, sementara individu sedang dalam kondisi bersantai (tidur). Akibatnya, aliran udara di dalam tubuh berhenti dan seketika individu tersebut terbangun untuk bernapas.

• Narcolepsy, masalah neurologis yang menyebabkan tidur berlebihan. Narcolepsy memengaruhi bagian otak yang mengontrol dan mengatur tidur. Penderita (narcolepsy) gagal untuk mengidentifikasi dan membedakan waktu tidur dengan waktu untuk tetap terjaga. Penderita dapat tertidur di mana saja dan kapan saja.

• Stres dan depresi. Dua hal ini memang harus dihindari karena dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan jiwa, juga mental, tak terkecuali oversleeping.

• Kelelahan. Kelelahan akibat bekerja terlalu keras, gangguan tidur, kehamilan, atau kekurangan tidur merupakan salah satu penyebab utama oversleeping. Ketika merasa lelah, Anda cenderung memutuskan tidur lebih lama, bahkan lebih dari sembilan jam, untuk mencoba agar segar kembali.

Apa dampak oversleeping bagi kesehatan?

• Diabetes. Penelitian menunjukkan, orang yang tidur lebih dari sembilan jam tiap malam berisiko 50 persen lebih besar terkena diabetes dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam per malam. Penelitian juga menemukan, oversleeping dapat mengindikasikan gangguan medis yang meningkatkan kemungkinan pengaruh diabetes.

• Obesitas. Penelitian menunjukkan, mereka yang tidur selama 9-10 jam tiap malam 21 persen lebih mungkin mengalami obesitas daripada mereka yang hanya tidur selama 7-8 jam.

• Sakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang tidur selama 9-11 jam tiap malam 38 persen lebih mungkin terkena penyakit jantung koroner.

• Sakit kepala. Para peneliti meyakini, sakit kepala bisa merupakan efek dari oversleeping. Mereka yang tidur terlalu lama pada siang hari sering mengalami gangguan ketika hendak tidur pada malam harinya sehingga menyebabkan timbulnya sakit kepala pada keesokan hari.

• Nyeri punggung. Ketika Anda berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, sering kali timbul nyeri pada punggung. Orang yang menderita sakit punggung atau rentan terhadap sakit punggung pun dianjurkan dokter untuk tetap aktif bergerak, tidak sering berbaring atau tiduran.

• Kematian. Beberapa penelitian menemukan, orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam memiliki tingkat kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam per malam. Para peneliti berspekulasi, depresi dan rendahnya status sosial ekonomi (juga dikaitkan dengan tidur lebih lama) dapat dihubungkan dengan meningkatnya mortalitas (kematian).

Apa pilihan pengobatan untuk mengatasi oversleeping?

Tidur yang lama biasanya tidak membutuhkan pengobatan, kecuali jika gejala yang muncul menandakan adanya gangguan yang lebih serius. Pada kasus-kasus tersebut, penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu. Masalah terbesar mereka yang punya kebiasaan tidur lama adalah menyesuaikan jadwal harian untuk waktu tidur. Jika tidak memenuhi kuantitas tidur yang dibutuhkan, mereka biasanya akan merasa kesal dan mengalami kelelahan pada keesokan harinya. Mereka juga menghadapi masalah dalam hubungan sosial.

Tips mengatasi oversleeping:

• Pilih nada atau suara alarm yang tepat. Memilih suara yang tepat penting artinya untuk mengembalikan Anda ke realitas, bahkan dari tidur Anda yang paling dalam.

• Jangan tergoda untuk tidur ringan atau snooze setelah Anda terbangun. Hindarilah penggunaan tombol snooze pada alarm karena hanya akan mengacaukan jadwal alarm Anda.

• Pertahankan jadwal tidur secara teratur. Buatlah kebiasaan yang membuat tubuh Anda teratur untuk beristirahat dan kembali siap untuk beraktivitas pada hari berikutnya. Rencanakan program aktivitas hingga larut hanya pada saat Anda bebas dari tenggat pada keesokan harinya.

• Berkonsultasi dengan dokter. Temuilah dokter jika Anda mengalami gejala oversleeping kronis. Hal itu penting untuk mengetahui gangguan atau penyakit yang menyebabkan Anda mengalami oversleeping.







Cara Pria Mengatasi Patah Hati

Pernah tahu bagaimana kakak laki-laki atau teman laki-laki kalau sedang patah hati? Saat diputuskan, mereka merasakan sakit yang sama dengan kita. Hanya saja, mereka berusaha menutupinya dengan melakukan berbagai aktivitas. Dari mengurung diri di kamar (sambil tidur, menangis, tidur lagi, menangis lagi) hingga travelingke luar kota atau luar negeri.

Pria sebenarnya juga membutuhkan dukungan emosional, tetapi mereka enggan melakukannya. Mereka tak terbiasa mengekspresikan perasaan, oleh karena itu ketahuan sedang patah hati juga tak disukainya. Mereka justru menghindari percakapan mengenai apa yang salah atau siapa yang benar. Beda dengan kita yang justru ingin membahasnya terus-menerus.

Sepuluh cara berikut ini hanya aktivitas rata-rata yang dipilih pria, karena setiap orang tentunya memiliki kepribadian yang unik dan mempunyai cara berbeda dalam mengatasi sakit hati. Intinya sih, mengalihkan pikiran dari kenangan lama yang menyakitkan.

Ngumpul bersama teman-temannya. Biasalah, seperti Anda juga, pria berusaha melupakan masalahnya dengan berkumpul dengan orang-orang yang tidak akan membahas soal putus lagi. Momen ini tidak mereka untuk curhat mengenai masalah putus cinta, atau sakitnya ditinggalkan kekasih, melainkan untuk mengalihkan pikirannya saja.

Minum alkohol. Banyak orang yang menderita patah hati lalu melarikan diri ke alkohol. Bagi kebanyakan pria, di luar kebutuhan mereka untuk meredam rasa sakit itu, alkohol juga bagaikan “obat bius” yang alami. Dalam pengaruh alkohol, mereka jadi mampu membuka dirinya, dan mengungkapkan perasaannya. Membiarkan orang lain tahu perasaannya tak akan dilakukan pria saat pikirannya jernih.

Mulai mencari kekasih baru. Salah satu cara untuk segera melupakan mantan adalah berhubungan dengan wanita yang baru. Mereka mulai flirting lagi, mengajak jalan, atau sekadar ngobrol santai untuk menghapus memori tentang mantan.

Party hard. Ini juga menjadi cara umum untuk mengatasi patah hati. Musik yang keras, suasana kelab yang padat, dan energi yang dihasilkan, dapat membuat pria jadi mati rasa. Tidak semua pria melarikan diri dengan dugem, tapi bila mereka memilih cara ini, mereka tak mau tanggung-tanggung. Siapa tahu di sana mereka juga ketemu kenalan baru.

Bekerja lebih keras. Keabnyakan pria di atas 30 tahun berusaha mengatasi putus cinta dengan bekerja lebih keras. Pekerjaan menjadi cara untuk menjauhkan diri dari kenangan yang menyakitkan. Itu sebabnya banyak seni kreatif seringkali dihasilkan ketika pelakunya tengah patah hati.

Makan. Nah, ini berbahaya. Memanjakan diri dengan junk food memang menyenangkan, tapi efeknya di kemudian hari bisa berkepanjangan. Makan menjadi cara pria untuk meredam kekesalan atau kesedihan yang menguasai dirinya. Makan juga menjadi aktivitas untuk membantu diri tetap “sibuk”, sekaligus menghentikan pikiran buruk yang tidak habis-habisnya.

Nonton TV. Mereka berusaha mengosongkan pikiran dengan menonton acara-acara di TV. Biasanya yang ditonton adalah acara yang tak mungkin disaksikan dengan kekasih, seperti pertandingan bola, tinju, atau film-film konyol dengan tokoh-tokoh perempuan berpakaian seksi.

Berolahraga. Boleh dibilang, ini salah satu cara terbaik untuk melupakan sakit hati. Pria seringkali bermain basket, nge-gym, atau olahraga permainan yang lain, untuk memuntahkan kekesalan yang memuncak. Rasa sakit yang didapat ketika latihan beban digunakan untuk menggantikan memori yang menyebalkan.

Traveling. Ini makna sesungguhnya dari melarikan diri. Sebagian pria memilih untuk cuti dan mengepak barangnya untuk bertualang sendirian. Entah itu dengan tempat tujuan yang jauh atau dekat, yang pasti aktivitas ini dilakukan untuk membantu mengisi pikiran dengan hal-hal yang menyenangkan. Bertemu orang-orang yang baru akan menjadi bonusnya.

Browsing internet. Berkelana di dunia maya juga menjadi cara asyik untuk mengalihkan pikiran. Ketika sendiri, ia bisa memuaskan diri untuk bermain game online, chatting, membaca-baca berita yang asyik, atau mencari benda-benda yang diperlukan untuk hobinya. Tentu, nonton film porno tak perlu dibahas lagi.








Cokelat Obat Depresi?


Banyak orang mengira bahwa cokelat adalah obat stres dan depresi. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dan jawaban seputar depresi serta kaitannya dengan konsumsi makanan khususnya cokelat.

Apakah yang bisa membuat seseorang depresi?

Seseorang bisa mengalami depresi karena tiga faktor yang saling berkaitan yaitu faktor biologi, psikologi dan sosial. Penelitian mengatakan bahwa faktor biologi yang berpengaruh adalah adanya sistem neurotransmitter di otak yang terganggu, yaitu sistem serotonin di dalam otak kita.

Yang terjadi adalah kurangnya zat tersebut di celah sinaps sebagai penghubung antar sistem saraf. Kondisi psikologis seseorang juga sangat berpengaruh terhadap timbulnya depresi. Faktor risiko seperti kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintai, menderita penyakit berat, kesendirian, atau bencana alam bisa menjadi pemicu yang sering kali menimbulkan depresi bila daya tahan adaptasi orang tersebut tidak baik. Lingkungan sosial juga berpengaruh, kehidupan sosial yang berat, ekonomi yang kurang, pergaulan yang tidak sehat juga mampu menjadi faktor pemicu depresi.

Apakah benar kandungan yang terdapat dalam cokelat bisa membuat seseorang tenang dari depresi? Apa kaitannya?

Makanan seperti cokelat, makanan pedas mampu meningkatkan endorphine di dalam tubuh. Endorphine adalah suatu zat hormon yang diproduksi di dalam tubuh yang berfungsi meningkatkan rasa senang dan menghilangkan rasa nyeri. Tapi ingat, hal ini terjadi jika belum terdapat kerusakan atau keseimbangan yang terganggu di dalam otak akibat depresi. Jadi, cokelat bagaimanapun tidak bisa menyembuhkan depresi, cokelat hanya membantu orang yang sedang dalam kondisi tidak nyaman atau stres akut sedikit lebih tenang, itupun sifatnya sementara.

Dalam hal mengatasi depresi, apakah ada makanan yang bisa digunakan untuk mengatasi depresi?

Sampai saat ini, zat yang dipercaya berhubungan dengan penanganan depresi adalah asam folat dan vitamin B12. Penambahan asam folat dan vit B12 dalam terapi pasien depresi banyak dipakai termasuk oleh saya sendiri. Selain itu juga banyak penelitian mengatakan Minyak Ikan dan Omega 3 juga mempunyai efek yang baik dalam membantu penanganan depresi.

Bagaimana cara atasi depresi?

Pertama dengan memperkuat daya tahan adaptasi terhadap stres, banyak cara yang bisa dilakukan yaitu dengan melatih pikiran positif, beribadah dan membaca buku-buku yang memicu motivasi. Berpikir positif adalah sesuatu yang mudah dikatakan tapi sulit dilakukan. Untuk itu kita harus selalu berlatih

Kedua dengan memperkuat daya tahan tubuh secara fisik dengan berolahraga teratur, makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup. Olahraga membuat endorphine keluar sehingga menyebabkan rasa senang, makan-makanan yang bergizi dan mengurangi stimulan di dalam makanan sehari hari (kopi, rokok, perasa) juga gula dan garam yang terlalu banyak akan membuat badan lebihh sehat. Istirahat yang cukup juga sangat membantu pemulihan kondisi tubuh yang tidak sehat.

Ketiga bila memang tidak bisa mengatasi kondisi depresi, ada baiknya berkunjung ke psikiater, karena depresi bukanlah suatu penyakit yang memalukan, bukan juga sebagai bukti seseorang kurang imannya. Depresi merupakan suatu penyakit yang sama saja dengan penyakit fisik lain, bahkan di Amerika sana, depresi sudah dinyatakan sebagai suatu penyakit sistemik (Depression is a systemic disease, Textbook of Psychosomatic Medicine by Michael Blumenfield, 2006)

Tips agar terhindar dari depresi?

- Menerima diri apa adanya

- Memperkuat adaptasi terhadap stres dengan berlatih berfipkir positif dan melihat segala sesuatu dengan lebih obyektif

- Mempunyai teman untuk bercerita

- Pola hidup sehat dan cukup istirahat

- Kurangi pemakaian makanan stimulan (sebenarnya di buku Brain Manual termasuk cokelat lho…jadi Anda tidak boleh juga terlalu banyak makan cokelat karena sifat menyenangkannya hanya sementara)







7 Hal yang Buat Pasangan Menikah Tetap Awet

Kini semakin banyak saja suami-istri yang dengan mudahnya mengakhiri pernikahan mereka. Perceraian sepertinya jadi satu-satunya jalan atas semua masalah.

Mempertahankan sebuah pernikahan memang bukan sesuatu yang gampang dilakukan. Tapi tak lantas juga Anda dan suami harus menyerah. Berikut ini tujuh hal yang bisa membuat pasangan menikah tetap awet, seperti dijelaskan oleh penulis buku laris ‘The Secret Lives of Wives’ Iris Krasnow:

1. Tak Masalah Jika Anda dan Suami Memiliki Rahasia
Tidak ada standar bagaimana pernikahan yang baik itu seharusnya. Jadi Anda tidak harus merasa terikat pada satu peraturan soal boleh atau tidaknya ada suatu rahasia dalam sebuah pernikahan.

Menurut Iris, semua orang punya isu dan masalah, jadi jangan takut apakah pernikahan Anda sudah sesuai dengan aturan atau belum. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi dalam pernikahan tersebut kecuali Anda dan suami. Sehingga Anda dan suami pun bebas menulis aturan sendiri, sesuai kesepakatan dan tetap memiliki rahasia.

2. Jangan Hanya Bergantung Pada Satu Pihak
Membuat pernikahan tetap utuh butuh kreativitas. Jika Anda hanya bergantung pada satu orang dalam pernikahan tersebut, bisa memicu perceraian.

Wanita yang selalu mengandalkan suaminya dalam hal apapun biasanya kesepian dan mudah marah. Sementara wanita yang tidak terlalu menghabiskan seluruh waktunya dengan pasangannya, justru lebih bahagia, itulah strategi keduanya. Pasangan yang melakukan ini, bisa saling berkembang bersama, tapi tidak membuat mereka ketergantungan.

3. Bergaul dengan Teman-teman yang Luar Biasa
Dari hasil wawancara Iris dengan ratusan wanita untuk penulisan bukunya, ia menemukan, istri yang sangat puas dengan pernikahannya punya hubungan kuat dengan teman-teman wanitanya. Wanita tersebut kerap berpergian bersama dengan sahabat-sahabatanya itu. Teman wanita ini bisa jadi tempat terbaik untuk saling berbagi cerita dan memberikan dukungan di saat Anda sedih ataupun senang.

4. Melakukan Liburan Terpisah
Anda suka ke pantai, tapi suami senang ke gunung? Tidak masalah. Menurut Iris, pasangan suami-istri tidak harus selamanya melakoni liburan bersama-sama. Justru dengan berpisah sementara, pernikahan bisa jadi lebih harmonis dan hangat dari sebelumnya.

5. Tetap Berteman dengan Pria
Setelah menikah, wanita terkadang mereka harus membatasi diri dalam bergaul dengan lawan jenisnya. Namun menurut Iris, hal tersebut sebenarnya tidak perlu dilakukan. Wanita tetap bisa berteman dengan pria karena sahabat pria kerap merasa Anda adalah sosok yang pintar dan cantik (itu karena mereka tidak hidup serumah dan terbiasa dengan Anda). Perasaan merasa disanjung itu bisa menumbuhkan kepercayaan diri wanita.

6. Jangan Terlalu Berekspektasi Tinggi
Sebaiknya Anda jangan terlalu berkepektasi tinggi kalau pernikahan akan selalu membahagiakan. Mengharapkan sebuah pernikahan berjalan sempurna justru berisiko membuat Anda dan suami bercerai.

Fakta bahwa sebuah pernikahan tidak selamanya berjalan sempurna membuat wanita yang sudah menikah bertahun-tahun bisa menciptakan sendiri tujuan dan gairah hidupnya di luar hubungannya dengan sang suami. Ditekankan iris, pernikahan yang bahagia bisa terjadi apabila setiap pasangan bisa hidup bahagia tanpa pasangannya.

7. Bersyukur
Para istri, seberapapun suksesnya Anda, ingatlah untuk selalu mencintai pria yang Anda nikahi. Hargailah suami yang sudah mengizinkan Anda berkarir dan mengembangkan diri.

Saat bertengkar, jangan selalu berusaha untuk menjadi pemenangnya. Kalau memang perlu, mengalahlah dan ucapkan ‘maaf’, ketimbang mempertahankan amarah yang bisa menjadi racun.

Kemampuan pasangan untuk melupakan dan memaafkan setelah bertengkar, itulah rahasia sebenarnya sebuah pernikahan yang bisa bertahan lama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar