Jumat, 13 Januari 2012

MOTIVASI ALA PAK MARIO

“Ujian Hidup


Konon kabanya, menurut para ahli, mutiara yang mahal itu berasal dari masuknya sebutir pasir kedalam tiram yang terbuka. Pasir yang masuk ini ternyata menimbulkan sakit yang luar biasa sehingga untuk menahan rasa sakit tersebut, sang tiram membungkus pasir itu dengan “
air liurnya” terus menerus selama bertahun-tahun. Sebutir pasir yang terus menerus dibungkus dengan “air liurnya” tiram tersebut, secara tidak sadar telah menghadirkan mutiara yang indah dan mahal harganya.

Terkadang hidup ini perlu merasakan rasa sakit dan ujian bahkan jatuh hingga titik nol untuk menemukan esensi nilai hidup itu sendiri. Billi P.S. Lim dalam bukunya ‘Dare to fail’ mengatakan bahwa banyak orang menerjemahkan hidup ini dan penderitaan sebagai satu bagian dari kegagalan hidup. Itulah sebabnya ia mengatakan ‘No failure, only success delayed’ (Tidak ada kegagalan, melainkan hanya sukses yang tertunda).

Socrates pernah berkata bahwa hidup yang tidak teruji adalah hidup yang tidak layak untuk dihidupi (unexamined life is not worth living). Hanya ada satu tempat didunia ini dimana manusia terbebas dari segala ujian hidup, yakni kuburan. Berarti, tanda bahwa manusia tersebut masih hidup adalah ketika dia mengalami ujian, kegagalan dan penderitaan. Lebih baik kita gagal daripada tidak tahu mengapa kita gagal.

Seorang profesor pernah mengatakan bagaimana perak harus dimurnikan sebanyak tujuh kali. Perak yang masih kotor harus dipanaskan dan dilelehkan, karena perak berberat jenis cukup besar, maka ketika dipanaskan dia akan turun dan kotorannya akan naik. Saat itulah kotoran2 yang sudah naik tersebut disaring dan dibersihkan. Setelah mengalami pembersihan tahap pertama, maka kembali perak itu dicairkan untuk tahap kedua kalinya lalu disaring kembali. Hal ini harus dilakukan berulang kali untuk mencapai tingkat kemurnian yang diharapkan. Setelah tujuh kali, barulah perak itu murni, tinggal menyisihkan kotoran2 yang halusnya saja.

Alhasil, setelah melalui berkali-kali proses pembersihan, perak itu begitu cemerlang bagaikan cermin. Padahal, ketika masih kotor, betapa sulitnya untuk bercermin pada perak tersebut. Namun setelah tujuh kali dipanaskan, orang baru dapat melihat wajahnya sendiri pada perak tersebut. Dari sini kita dapat ambil hikmah, bahwa ketika ‘kotoran hidup’ (karakter, watak dan kebiasaan negatif sulit lekang sekalipun sudah berkali-kali berusaha untuk meninggalkannya), maka kita tampaknya perlu masuk dapur api pengujian hidup agar dapat menemukan kembali makna hidup itu sendiri.


“Sesungguhya bersama kesulitan tersimpan kemudahan. Dan sungguh bersama kesulitan itu kemudahan.” (Al-lnsyirah: 5-6)

Mestinya tidak ada lagi tersisa kata untuk menyerah dalam hidup. Sebab, janji Allah adalah suatu hal yang pasti. Jelas, bahwa bersama kesulitan tersimpan kemudahan. Dan tidak ada satupun manusia yang hidup di dunia ini kecuali ia akan mengenyam kesulitan beberapa saat. Namun, bukankah tidak selamanya siang itu ada atau malam itu bertahta. Namun, siang akan berganti malam dan malam pun akan disambut oleh siang.

Jadi, jalanilah hidup ini sesuai dengan sunnatullah dari Yang Maha mencipta alam ini dan seisinya. Merupakan sunnatullah juga, bahwa manusia hendaknya memulai kesuksesannya dari hal yang kecil. Mereka harus meniti anak-anak tangga untuk menuju kesuksesan. Jika ia terjatuh pada satu anak tangga, maka sadarlah bahwa sesungguhnya ia sedang menyambut kemenangan dan kelapangan.

Maka, bukalah pintu-pintu kemenangan dan kelapangan tersebut dengan kunci-kunci yang tepat, agar engkau termasuk orang-orang yang beruntung.

“Dan ketahuilah sesungguhnya kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesulitan, dan sungguh bersama kesulitan itu bersama kemudahan.” (Al-Arba’un an-NawawTyyah, no. 19).






ANAK, Masa Depan Kita


Mario Teguh Golden Ways MetroTV edisi 26 April 2009 dengan bahasan “Anak, Masa Depan Kita”, topik ini terinspirasi dari sebuah lagu indah “Greatest Love of All”.

Tanpa panjang lebar lagi, berikut resume yang bisa kami catat:

Anak2 adalah masa depan kita karena kita tidak pernah telepas sebagai status bagi orang tua kita, dan tetap bertangguh jawab sampai kapanpun sebagi ayah atau ibu dari anak2 kita.

Dalam program ini kita akan membicarakan kesadaran anak2 kita, bahwa mereka hidup sepenuhnya hari ini, masa lalu bagi anak2 kita banyak nyaris terlupakan.

Bayangkan betapa kasihan anak2 kita kalau dia hidup di lingkungan orang tua yang masih menyesali masa lalunya, yang takut mengenai masa depan, lalu berani mengambil jabatan sebagi ayah dan ibu, yang akan mendidik anak2nya menjadi pribadi yang dewasa yang anggun, dan bijak dimasa depan.

Anjurannya:

Dahulukan kasih sayang, lihatlah mereka menjadi pribadi2 yang membanggakan, yang melanjutkan keberadaan kita dikehidupan dimasa depan.

Anak itu akibat bukan sebab, karena anda mengizinkan yang tidak baik untuk dilakukannya, maka dia terbiasa untuk tidak baik. Sehingga kalau anda marah karena anak melakukan yang tidaa baik, anda harus cek apa yang telah anda izinkan selama ini.

Anda melarang hal2 yang menjadikannya pandai, yang menjadikannya kreatif, jadi kalau mereka menjadi tidak agresif dan cenderung pendiam, harus cek apa yang telah anda larang padanya.

Jadi kalau kita mau teliti apa yang menjadi penyebab kemarahan kita kepada anak2, sebetulnya kitalah yang menjadi penyebab kemarahan bagi diri kita sendiri.

Bayi itu pada dasarnya tidak tahu apa2, yang menjadikannya dia tahu dan tidak tahu itu adalah kita.

Bayi itu cermin dari diri prilaku kita, yang kita izinkan menjadi dia kuat, yang kita larangkan menjadi dia lemah.

Ada suatu pepatah mengatakan bahwa generasi pertama membangun, generasi kedua membesarkan, generasi ketiga menghancurkan. Ini ada betulnya, tetapi kita tidak bisa meng-intervensi apa yang akan terjadi.

Generasi pertama bisa memulai dan menghebatkan bisnisnya karena dia mempunyai sikap generasi pertama. Ini dalah sikap orang yang masih miskin, masih membutuhkan, masih sabar untuk menunggu.

Generasi kedua adalah anak orang kaya, yang tidak lagi disuruh menunggu, tidak sabar lagi dengan pendapatan kecil.

Generasi ketiga dalah cucu orang kaya, yang terbiasa hidup enak dan hidup dimanja sehingga dia tidak bisa hidup mandiri.

Kalau kita tahu bahwa turunnya kualitas kita, dalam memimpin kehidupan itu karena pemajaan, maka dia akan menjaga keturunannya dalam generasi keempat, lima, enam dan seterusnya memilki sikap generasi pertama, yang santun penuh hormat, tidak menyepelekan uang.

Hati2lah kalau anak sudah tidak mau diantar gara2 mobilnya tidak bagus, untuk itu bangunlah generasi pertama walaupun anda berada dalam generasi keempatbelas.

Hidup ini tidak boleh hanya bergantung dari kasih sayang, tidak harus hanya karena kita disukai.

Tetapi harus karena kita mendatangkan keuntungan. Disukai atau tidak, disanyangi atau tidak, kalau kita bisa mendatangkan keuntungan, mudah2an kita akan ditempatkan pada tempat yang mulia.

Jadilah pribadi yang membuktikan bahwa mereka yang tidak berpengetahuan mengenai masa depan itu salah. Sekali dua kali dugaan mengenai masa depan itu tepat, tidak boleh mengggantikan pengetahuan.

Yang tahu masa depan itu hanya Tuhan, sebagain orang memang diberikan kemampuan untuk menduga, tapi tahu itu milik Tuhan.

Dan setiap kali satu orang membuat keputusan masa depan ini berubah, karena ada pemain baru yang bersungguh2 dipasar.

Kalau anda memutuskan masa depan orang lain, bukan hanya anda saja yang berubah, maka putuskanlah yang mempengaruhi kebaikan masa depan orang lain juga.

Kalau anda ingin memiliki anak yang membangggakan, anda harus membayar biaya yang sepadan. Biayanyaadalah bangga kepada anak kita.

Banggalah kepada anak kita, melihat mereka bukan seperti anak kecil lagi, tetapi perlakukan mereka, bahwa mereka akan menjadi pribadi yang lebih baik dari orang tuannya.

Apapun kualitas yang ingin anda lihat di anak anda, harus mejadi kualitas anda dihadapan anak anda.

Kadang kita melihat kehidupan ini tidak adil, tetapi itu semua diberikan supaya kita menjadi wadah yang besar bagi kemuliaan. Kemuliaan itu tidak harus terjadi dimusim kita, tetapi bisa terjadi dimusim anak2 kita.

Anak2 yang dibesarkan kehilangan orang tuanya, akan menghadiahkan dengan menjadi orang tua terbaik bagi anak2nya.

Anak2 yang menyusahkan orangtuanya, nanti dia akan menggunakan cara pendidikan yang sama kepada dirinya, ditularkan kepada anaknya, sehingga dia disusahkan oleh anaknya.

Orang yang memuliakan akan dimuliakan, orang yang menyusahkan akan disusahkan, kecuali kalau kita menjadi pemuuts rantai keburukan.

Kita bukan robot yang dicetak merah jadi merah. Apapun yang terjadi dimasa lalu, yang membakatkan diri kita menjadi tidak baik, berhentilah disini.

Camkan ini ” Saya yang memutuskan tidak lagi mewarisi pendidikan yang salah dari orang lain ataupun dari siapapun, saya yang akan menerapkan pendidikan bunga kepada anak saya, sehingga dia tidak memetik bunga karena itu harus indah baginya saja, tetapi tetapi indah bagi banyak orang.”

Keindahan dan kecantikan dalam hidup ini tidak diwariskan tetapi didik-kan, termasuk oleh orang2 yang tidak mendapat keindahan dalam hidupnya.

Terkadang kita sangat sibuk, sehingga pendidikan anak2 kita sering kita titipkan kepada orang lain, guru privatnya, pembantunya, atau ke televisi yang dibiarka menyala terus, sehingga urusan anak tidak lagi merepotkan.

Perlu dimaklumi bahwa seorang anak tidaklah dibesarkan oleh orang tua yang sama, meskipun secara fisik orang tuanya sama.

Ada istilah anak masa susah dan anak masa mapan.

Anak2 yang dibesarkan oleh orang tua waktu masa sulit dan miskin rata2 lebih mandiri, daripada anak2 yang dibesarkan oleh orang tua yang lebih kaya.

Berarti orang tua sangat berperan sekali pada kualitas anak2nya, karena anak2 ini hanyalah akibat.

Orang tua yang takut kalau anaknya menangis karena dilarang, harus siap2 menangis oleh sikap buruk anak2nya seumur hidup.

Jadi bukan membiarkan mereka tumbuh karena maunya, tapi buatlah figur pahlawan yang sangat mempengaruhi hidupnya.

Jadilah pribadi yang bisa menjadi pahlawan bagi anak2, dan cara terbaik menjadi pahlawan bagi anak kecil adalah berlutut dan beritahu dia kita menyayanginya.

Keluarga kita harus sangat Demoktratis tapi juga harus Otoriter.
Selama mereka berpegang pada Tiga Prinsip : Setia pada yang benar (jujur), Santun dan Bersungguh-sungguh, maka demokratislah sebagai orang tua.

Tetapi kalau ada pelanggaran mengenai ketidak jujuran di rumah, ketidak santunan, atau ketidak sungguhan, maka anda harus bertindak otoriter.

Kalau menangis biarkanlah menangis sekarang, daripada dia menangis nanti sebagai pencari kerja yang tidak pernah diberikan pekerjaan.

Ketegasan seperti ini sangat dibutuhkan oleh orang tua.

Jangan sepelekan pendidikan konvensional karena nilainya sangat berarti dan berpengaruh. Jangan sepelekan sesuatu karena tua, tetapi ambilah nilainya.

Tanamkanlah stidaknya tiga prinsip ini, setia pada yang benar, santunlah, lalu bersungguh-sungguhlah. Karena dalam upaya itu campur tangan Tuhan itu sangat mudah. Diluar itu anda harus paksakan, karena kalau anda yankin itu baik, paksakanlah.

Pemimpin yang membiarkan hal yang tidak baik terjadi, sama jahatnya dengan yang melakukan ketidak baikan.

Mari kita berbakti kepada orang tua-orang tua kita dengan memberikan bukti bagi kebaikan mereka, yang telah mereka ajarkan kepada diri kita. Dan jadikanlah diri kita pahlawan bagi anak2 kita, dengan cara lebih terbukalah dengan kasih sayang kepada orang lain, ungkapkanlah kasih sayang sebaik mungkin kepada istri tercinta.

Lebih terbuka-lah dengan kasih sayang kepada orang lain. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Anak, Masa Depan Kita”. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.









Mario Teguh Golden Ways 19 April 2009: Super Friendship

Syukur alhamdulillah kali ini bisa kembali mengetengahkan resume acara yang super dan penuh inspiratif Mario Teguh Golden Ways (MTGW) MetroTV. Pada edisi Ahad, 19 April 2009 ini membawakan Tema “Super Friendship”, sebuah tema super yang diambil dari lagunya Sindentosca “Kepompong”.

Seperti kita ketahui bersama bahwa kepompong adalah salah satu tahap metamorfosa binatang “ulat” yang akan berubah menjadi “kupu-kupu”, metamorfosanya bentuk dari yang jelek, membuat gatal, menjijikan, berubah menjadi kupu-kupu yang indah nan menawan, atau menjadi bahan kain yang mahal seperti kepompongnya ulat sutra. Tanpa panjang lebar lagi, berikut resume yang bisa saya catat :

Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan
Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita,
kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita
Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda,
dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu saat Anda berkecil hati

Setiap orang mungkin bisa mendengar yang Anda katakan,
tetapi sedikit sekali yang betu-betul mendengarkan,
dan hanya seorang sahabat yang mampu mendengar yang tidak Anda katakan.
Dan dengannya dia memberikan – bahkan yang tidak Anda minta.

(MTST – Becoming Your Best Friend)

Apakah anda bisa bayangkan persahabatan itu berjalan baik tanpa kegembiraan? Mengapa sebagian dari kita lebih ramah kepada perasaan marah dan mempertahankan hal2 yang tidak penting serta mengorbankan kualitas
kebersamaan.?

Sikap2 baik adalah awal dari nasib baik. Maka apabila kita mengeluhkan nasib, kita coba temukan kualitas2 itu dalam persahabatan. Karena seorang sahabat tidak punya kepentingan lain kecuali melihat kita berbahagia dalam pilihan2 kita.

Banyak orang mensyaratkan perubahan pada orang lain supaya menjadi sahabat baginya. Padahal tantangan utama adalah apakah anda bisa mengubah diri anda untuk menjadi sahabat bagi orang lain?.

Apabila anda bisa menjadi sahabat bagi diri anda sendiri, anda bisa menjadi sahabat bagi siapapun.

Lihatlah diri anda adalah pribadi yang sulit disahabati, mempunyai impian besar, tetapi dibatalkan oleh dirinya sendiri. Nasihatnya baik kepada dirinya, tetapi tetap bersikap agak agresif kepada orang lain. Menyalahkan orang lain walaupun tahu dia yang salah. Didalam hubungan suami istri lebih banyak mendahulukan siapa yang benar dan salah, daripada dua2nya berbahagia.

Sebagai kepompong ada kepompong yang gagal dan tidak pernah keluar. Tetapi ada juga kepompong yang memilih untuk ikhlas mensahabatkan dirinya.

Ada orang yang selalu bisa diterima ditempat manapun, walaupun orang yang menyukainya sebenarnya orang2 tidak baik. Bayangkanlah kalau musuh andapun menganggap anda sebagai sahabat, tidak ada lagi yang tidak bisa dicapai dalam hidup ini.

Para pesaing itu jangan anda sepelekan pikiran dan rencana2nya, karena tidak ada lagi yang dilakukan pesaing anda kecuali menghapuskan anda. Berhati-hatilah, karena sering orang besar yang dijatuhkan orang kecil yang disepelekannya.

Maka lihatlah pesaing sebagai pemaksimal kualitas. Tanpa pesaing kita akan sangat santai, hanya karena adanya pesaing kita dipaksa dalam keadaan yang harus mengutamakan keprimaan. Lakukanlah hal2 yang membuat kita super, dan itu sangat dibantu oleh pesaing.

Orang yang mengerti peran dari orang yang memusuhinya kadang2 tetap menjaga orang itu tetap ada.

Jagalah sahabatmu dekat tetapi jagalah musuh2 kamu lebih dekat lagi. Karena mereka lebih jujur tentang apa yang harus kita perbaiki.

Orang yang hebat pada usia 40 Tahun dan orang yang menyedihkan dalam usia 40 Tahun kecepatan hidupnya akan sama.Orang yang hebat bisa mendapatkan lebih banyak, karena yang dilakukannya lebih banyak lagi.

Keberhasilan ada dialam tindakan bukan dialam rencana dan angan2. Secepatnya anda berhasil, bertindaklah dan berkeringatlah.

Orang2 yang tidak begitu penting bagi orang lain dibiarkan menua dengan
kecepatan standar. Sementara orang2 yang hidupnya penting bagi orang lain, maka Tuhan akan membuat waktunya berlipat, supaya banyak yang diuntungkan dalam perjalanan waktunya.

Tuhan maha tahu akan keberadaan ini, untuk itu kalau mau melayani Tuhan layanilah sesama.

Ada cara terbaik Tuhan untuk menambah rezeki bagi orang2 baik dan banyak cara Tuhan mengurangkan rezeki dari orang2 yang mencuri.

Duduk dan berbincanglah dengan orang2 besar disekitar anda dan total-lah semua yang dilakukannya dengan waktu yang dibutuhkan, anda akan takjub dengan orang yang seharusnya berada dalam umur 150 tahun berada dalam umur 43 Tahun.

Orang tidak akan bisa menyelesaikan suatu masalah selama dia menjadi bagian dari masalah itu. Kalau anda masih berada dalam lingkungan yang bermasalah anda tidak akan bisa menasehatkan perbaikan.

Cara terbaik mendengar ribuan masalah seorang sahabat tanpa membuat anda sakit, dengan memandang penuh kasih sayang sahabat anda yang sedang gundah hatinya, berbicara baik setelah selesai, bergembira dan bersyukurlah karena dia telah melihat jalan keluar.

Selama ini kita melihat orang lain sebagai pihak untuk menyesuaikan diri dengan apapun kita. Dalam persahabatan yang diuji itu sebenarnya kita, masih bisa-kah kita untuk tetap menjadi pribadi yang bisa dikagumi oleh dia?. Hidup ini bukan tentang mereka, tetapi tentang saya.

Dalam pernikahan yang berbahagia unsur persahabatan mengambil peran yang sangat penting karena bukan kurangnya kasih sayang yang menggagalkan banyak pernikahan melainkan tidak cukupnya persahabatan.

Maukah seorang suami – mensahabatkan diri dengan istrinya dan begitu juga sang istri mensahabatkan diri dengan suaminya?

Kita ingin menjadi pribadi yang hebat. Tahukah anda cara untuk menjadi pribadi yang hebat?, Yaitu dengan menghebatkan orang lain. Istri itu untuk dihebatkan, suami itu untuk dihebatkan, maka berfokuslah kepada yang menjadikan suami anda raja di rumahnya karena istri menjadikan rumah sebagai istana.

Kalau kita mau menjadi pribadi yang berpengaruh, anda bisa mengangkat orang lain kedalam kehidupan yang lebih baik, dengan nasehat sedehana, senyumlah karena anda yang tersenyum lebih mudah dibantu.

Perbanyak orang yang mengenalmu, sehingga orang yang berbicara jelek tentang nada tidak akan berpengaruh apapun.

Pertumbuhan kita itu alamiah sekali, kalau anda mengerti jalan2 alamiah anda tidak akan berusaha mengakali kebenaran alam. Hormat itu harus dibangun, tidak bisa dibeli dengan materi.

Jadi kalau kita ingin menjadi pribadi yang lebih berpengaruh, pengaruhkan kualitas hidup pada satu dua jiwa terlebih terlebih dahulu, maka kita akan diberi kesempatan kepada skala yang lebih besar lagi.

Kita tumbuh dari ukuran2 kecil yang membuktikan kesyukuran dari apapun yang kita miliki pada waktu kita masih kecil.

Kepemimpina itu dibagi menjadi tiga bagian:
- Kepemiminan Kemanusiaan
- Kepemiminan Kenegaraan
- Kepemiminan Alam.

Semua pemimpin yang baik akan peduli kelestarian alam. Karena kalau dia mementingkan pertumbuhan ekonomi sekarang, dengan mengorbankan tanah dan air bagi anak cucu kita, maka dia pribadi tidak bertanggung jawab.

Banyak orang sekarang sedang menyesuaikan dengan keadaan. Padahal sesuai adalah keadaan yang paling sementara. Setelah itu kita menjadi kurang kuat atau lebih kuat.

Keadaan kita ini adalah sementara, pertanyaannya apa yang anda lakukan untuk menjadi pribadi yang lebih kuat?, Jadi mungkin standar kita apapun yang dibataskan orang dulu, perbarui dengan kesungguhan anda untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih besar dan lebih bermanfaat.

Hidup tanpa rencana berhasil, sama dengan hidup berencana gagal. Maka milikilah rencana keberhasilan.

Apakah sahabat anda tahu didalam rencana keberhasilan anda, disertakan rencana keberhasilannya?. Ini yang sangat jarang terjadi. Komunikasikanlah kepada orang lain bahwa “Didalam keberhasilanku nanti ada keberhasilanmu.”

Jika setiap orang di Indonesia berbicara sebagai pribadi yang menyertakan
orang lain dalam keberhasilan pribadinya, tidak ada yang tidak akan mendukungnya.

Evolusi terbaik bagi seoarang manusia adalah menjadi pribadi yang santun. Pribadi yang santun tidaklah sederhana, karena dia selalu kontrol terhadap kekuatan pribadinya. Ber-evolusi-lah menjadi pribadi yang santun karena pribadi ini penuh hormat, dan hormat adalah cara meletakan diri dan orang lain di tempat2 yang baik.

Apabila kita ber-evolusi menjadi pribadi yang tahu meletakan diri, anda akan segera tahu bahwa kesesuaian anda bagi tempat yang sekarang juga sementara, sehingga kebenaran alam menaruh anda dalam tempat2 yang lebih terhormat, agar anda bisa mengangkat hormat dari kehidupan orang lain.

Kalau anda bekerja untuk Tuhan tidak ada lagi yang bisa membatasi anda, orang tuli dan buta sekalipun akan bisa mendengarnya. Karena yang anda wakili adalah kebenaran Tuhan.

Batas kehidupan kita adalah kebaikan, satu detik saja keluar dari batas ini sudah tidak baik lagi, dan tandanya adalah kegeisahan, lalu damai lagi waktu kembali.

Didalam kebaikan itu jangan batasi apapun. Didalam persahabatan anda dengan orang lain, persahabat itu harus menjadi jalan untuk menyampaikan
kebaikan.

Ingatlah bahwa sahabat utama dalam hidup anda adalah diri anda sendiri. Berlakulah kepada diri sendiri seperti kepada seorang sahabat terkasih.

Dampingilah diri anda sebagai seorang sahabat terkasih dan hormatilah diri anda seperti seorang pribadi yang besar, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Super Friendship”. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.








Easier Way to Compare Insurance

Making a decision to apply for insurance is a good step that you can do to get the assurance you need in facing any risk in our life. No body knows how long we will live in this world, but we have to make sure that our family will be able to continue their life even though we are not around to help them financially. Insurance will be able to make sure that no matter if suddenly they have to lose one income source for the family’s finance.

Now the decision is on your hand. There are a lot of insurance companies offer various insurances types. The most common types are term life insurance and whole life insurance. The difference of those insurances is on the period of time you will be required to make regular monthly payments to maintain the coverage when the whole life insurance will provide you the coverage for your entire life.

So how to determine which one is best for your specific circumstance? You can learn more about those insurances at Company Offers Life Insurance such as Advantagetermlife.com where you can make the comparison process become simpler and easier. You can make the best decision by comparing various quotes from various insurance companies for the best deal.









Kendalikan Perut Anda


“Orang Gemuk ! Hati-hati!” Yup…bagi orang gemuk perlu diberi peringatan dengan serius agar waspada terhadap bahaya diabetes. Karena orang gemuk adalah salah satu orang yang bepotensi akan menjadi pengidap diabetes dimasa depan.

Memang tidak selamanya orang gemuk akan menjadi penderita diabetes. Tapi, menurut penelitian setidaknya dua dari lima orang gemuk berpotemsi akan menderita diabetes dimasa depan. Kalaupun tidak menderita penyakit diabetes, orang gemuk harus awas dan waspada terhadap penyakit-penyakit lainnya. Seperti darah tinggi dan darah rendah yang kedua-duanya berpotensi untuk mengakibatkan struk (badan mati sebelah atau lumpuh sebelah). Atau juga berpotensi untuk menjadi pengidap sakit ginjal atau sakit lever (sakit hati). Semua sakit yang berat-berat, yang akan menguras isi kantong penderitanya bertahun-tahun.

Karena itu janganlah gemuk! Ya…memang tidak ada gunanya menjadi orang gemuk. Orang gemuk bukanlah lambang kemakmuran. Atau lambang sebagai ‘Big Bos’, melainkan lambang sebagai dari ‘gudang penyakit’.

Karena itu orang gemuk, haruslah berusaha untuk mencapai berat badan ideal. Kuncinya adalah berolah raga yang teratur, makanlah secukupnya, jangan makan berlebihan. Jangan makan melebihi kebutuhan tubuh. Cara terbaik mengatur isi perut yang sehat itu dengan membagi perut menjadi tiga bagian, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk udara.

Kita juga diajarkan untuk tidak makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang. Jika kita memiliki makanan berlebih, akan jauh lebih baik jika berbagi dengan sesama, masih banyak orang yang kurang beruntung dan kekurangan makanan di luaran sana. Dengan kata lain jangan rakus!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar