Jumat, 13 Januari 2012

MOTIVASI ALA PAK MARIO

Mario Teguh: Indonesia Pusaka


Salam Super, Bahasan Mario Teguh Golden Ways (MTGW) MetroTV, Ahad, 25 Januari 2009, membawakan Tema Super yang memberikan inspirasi bagi kehidupan berbangsa di negara tercinta Indonesia. Tema kali ini adalah “Indonesia Pusaka”. Seperti biasa sebagai komitmen kami untuk selalu sharing dengan sahabat semuanya, kami sajikan resume yang berhasil kami catat. Berikut resum-nya:

Terkadang kita baru bisa belajar menghargai tentang nilai sesuatu yang kita miliki, pada saat detik2 terakhir sebelum yang kita miliki itu diambil. Kita tahu nilainya istri pada saat istri minta cerai, kita tahu nilainya anak pada saat anak itu sakit. Untuk itu hargai apa yang anda miliki sekarang dengan menjaga dan dan memeliharanya dengan baik.

Sebetulnya tidak ada orang yang mengabdi kepada orang lain, orang yang mengabdi pada orang lain, dia tengah berusaha supaya dirinya menjadi penting. Anda tidak mungkin mengabdi lama kepada seseorang yang tidak bisa menjadikan diri anda penting. Kalau anda mengabdi kepada seseorang dan bertahan lama, karena orang itu menjadikan anda hebat.

Tujuan pengabdian itu adalah pemuliaan diri, jadilah anggota bangsa yang memuliakan anggota yang lain.

Bisakah kita melihat orang yang tersenyum kepada kita, tanpa berprasangka apapun?.
Jadilah bangsa yang ramah kepada orang yang berusaha ramah kepada kita.
Balaslah ucapan salam seseorang dengan jawaban yang lebih baik dari salam yang diberikannya. Balaslah kebaikan orang dengan kebaikan lebih. Karena baik itu tidak cukup kalau lebih baik itu masih mungkin.

Janganlah menunda pada sesuatu yang sebetulnya anda masih bisa perbaiki, jadilah bangsa yang membesarkan saudaranya.

Ada Dua Macam Orang Hebat:

Orang yang membutuhkan orang lain terlebih dahulu untuk membuat dia hebat.
Kalau orang lain menjadi jelek, dia akan menghebatkan diri, karena tugasnya adalah menghebatkan mereka.

Jangan halangi prilaku anda untuk berbuat baik kepada negara, hanya karena oknum pejabat yang tidak mencontohkan kepantasan. Karena seorang pemuda kecil, baru, lemah, miskin tapi kalau mencontohkan kepada yang benar, jauh lebih baik daripada seorang mentri yang tidak jujur.

Kalau ada orang tidak jujur jangan berpikir dulu bahwa dia merusak negara, Karena Indonesia terlalu besar untuk dinodai oleh beberapa orang jelek. Indonesia terlalu indah, hanya karena beberapa oknum pejabat yang tidak pantas, tidak akan membuat indonesia berkurang keindahannya.

Mulai sekarang jadilah yang menyelamatkan untuk setiap berita yang tidak baik di TV, jadilah pribadi yang baik.

Hanya orang yang merasa terbatasi yang terbatasi. Orang yang berdiri gagah disebelah anjing yang sedang tidur, adalah orang yang tidak tahu ada anjing. Mengapa kita masukan ke pikiran kita hal2 yang menghambat kehebatan kita.

Orang lain yang berbuat buruk adalah alasan bagi kebaikan kita.

Mulai sekarang camkan ini “It’s not abaut them, its abaut me” Hidup itu bukan tentang mereka, hidup itu tentang kita.

Seberapa baiknya kita menjadikan setiap yang terjadi, sebagai pelontar bagi kehebatan kita. Lihatlah semua orang2 yang hebat selalu melampau halangan.

Kapankah saat yang tepat untuk rencana2 yang akan kita lakukan?
Tidak ada waktu yang tepat, karena Tuhan memberikan penghargaan pada setiap detik waktu yang diberikan.

Yang menjadikan waktu itu tepat adalah tepatnya tindakan, kapanpun asal tindakannya tepat, waktunya tepat. Mulai sekarang abaikan semua hal tentang waktu, fokuslah pada ketepatan tindakan, karena itu yang menjadikan waktu anda tepat.

Orang yang merasa bertanggung jawab atas bangsanya, tidak harus suka keapada musik dan lagu2nya, tapi dia akan menjadi pelindung bagi semua yang ada di negaranya. Jadi tanamkan rasa bertanggung jawab atas kebaikan lingkungan di neagara ini.

Untuk adik2 generasi muda, jika anda lulus kuliah nanti jangan cari uang, carilah kerja. Di Indonesia pengertian cari kerja adalah cari uang. Kalau anda cari kerja akan selau ada pekerjaan baik, mungkin saja tidak membayar baik.

Kalau anda mencari kerja carilah yang melatih pendidikan anda, urat otot dan hati anda untuk menjadi pribadi yang prima, denga itulah nanti anda bukan lagi mencari uang, tetapi dicari uang.

Untuk itu siapkan diri anda untuk bekerja, bukan sekedar uangnya, karena kalau anda beriman, sesungguhnya uang itu sudah ditakar. Semakin baik kita melayani orang lain, semakin berhak kita bagi kesejahteraan.

Sikap kita terhadap alam, Kalau alam itu rusak, kewajiban kita adalah memperbaikinya, semakin rusak semakin kita bertanggung jawab. Negara2 yang maju selalu mempunyai peraturan yang ketat tentang perlindungan2 alam. Negara2 yang perlu banyak belajar, banyak mengabaikan perlindungan alam.

Kalau banyaknya orang yang tidak mengerti tentang perlindungan alam, harus ada setiap detik orang2 yang tumbuh menjadi orang mengerti, dan mengundang prilaku baik kepada orang lain. Itulah tugas kita sebagai warga negara indonesia.

Banyak orang yang wajahnya sudah dibasuh tetapi masih keliahatan kotor, karena wajah hatinya tidak dibasuh. Kebersihan hati wajah, itu yang membuat hati kita cemerlang.

Tugas seoarang pemimpin adalah mendatangkan masa depan, ke masa kini. Semakin hebat masa depan yang bisa ditariknya kemasa kini, semakin besar peran kepemimpinannya.

Orang2 yang memimpin dengan melakukan pendekatan semacam ini sebetulnya adalah pribadi masa depan, yang datang dari 20 tahun lagi, bahkan 200 tahun lagi, dan mempraktekan cara2 itu sekarang.

Orang yang sudah datang ke negara yang 100 tahun lebih maju dari kita, dia telah melihat indonesia 100 tahun lagi seharusnya seperti apa.

Pemimpin masa depan akan mengetahui cara bijak dalam penyelesaian masalah. Karena dia datang dari masa depan, tidak semua cara2nya dimengerti.

Pemimpin masa depan jika mau diterima sekarang, dia akan berfikir masa depan tetapi menggunakan cara2 yang ramah bagi saudaranya sekarang.

Keluhan itu perlu untuk kita dengar, agar kita tahu apa yang harus kita perbaiki. Banyak orang yang ingin didengar keluhannya, tetapi dia tidak mendengar bagi dirinya, bahwa itu perintah untuk bisa keluar dari yang dikeluhkan.

Dalam ilmu kepemimpinan “Right Or Wrong You Are Wrong, If You Are A Leader” Kalau anda pemimpin, salah atau benar anak buah anda, anda salah. Banyak pemimpin mensyaratkan anak buahnya luar biasa sebelum dia menjadi hebat. Padahal pemimpin baik itu, mencapai hasil yang luar bisa melalui orang2 yang biasa.

Pemimpin yang baik itu adalah yang amanah, rakyatnya akan menurut. Karena pemimpin tersebut akan memberi dengan hebat dan menghukum denga keras. Memberi dengan hebat karena itu hak rakyatnya, menghukum dengan keras, suapaya tahu keindahan dari kepatuhan pada kebaikan.

Berlakulah seperti sudah yakin.
Orang yang berlaku seperti sudah anggun sebetulnya sedang berpura2 yang baik.
Cara membangun rasa percaya diri yang belum kita miliki itu, berlaku seperti.

Berarti orang yang sedang berpura2 itu sedang membayar down payment bagi kedewasaan yang belum dimilikinya. Rasa percaya diri itu kedewasaan, orang semakin dewasa semakin mapan.

Untuk itu bayarlah rasa tidak percaya diri anda dengan down payment, dengan berlaku sudah seperti.
Jadi pertumbuhan kedewasaan kita adalah pertumbuhan sudah seperti.

Tugas terdekat kita dalam membangun sebuah kehidupan berbangsa yang membanggakan, adalah membangun sebuah keluarga yang baik, sejahtera dan bahagia.

Banyak orang beralasan bekerja untuk keluarga, namun dalam proses itu menelantarkan keluarga. Dia bekerja untuk mencari makan buat keluarganya, akan tetapi tidak punya waktu untuk makan bersama anak2nya. Dia bekerja untuk membeli ranjang buat anaknya, yang masih tidur ketika dia berangkat, dan sudah tidur ketika dia kembali. Sehingga ayah meresikokan dipanggil Om oleh anakan2nya, karena jarang ketemu.

Jadi, bagaimana kalau kita menulis ulang rencana kebesaran pribadi kita, dan menjadikan keluarga menjadi soko guru berdirinya sebuah bangsa agar menjadi pengisi hati yang indah.

Tidak ada uang yang bisa menggantikan selain bisa melihat anak yang cakap, lucu, pandai. Untuk itu berfokuslah pada kebahagiaan keluarga anda.

Kalau ada orang hebat dan berhasil di sekitar kita, yang harus ditiru adalah cara mereka yang membuat mereka hebat. Tidak ada kekayaan yang bisa mengalahkan kekayaan yang anda tambang dari pikiran anda. Tambang emas tidak bisa mengalahkan emas yang dikumpulkan dengan pikiran baik.

Banyak orang menyepelekan anugerah yang diberkatkan sejak kelahirannya, yaitu kemampuan berfikir. Dan kemapuan berfikir yang bernilai emas selalu kemampuan berfikir yang membukakan jalan bagi orang lain, yang meluruskan jalan bagi yang bengkok, dan membukakakn pintu bagi orang2 untuk masuk ke ruangan2 yang baik.

Jadi berfoluslah kepada yang dapat anda pikirkan bagi kebaikan. Pertama kali kelihatannya lecil, tetapi semua yang besar adalah kumpulan dari yang kecil yang saling direkatkan.

Bagi orang tua, lebih baik mewariskan otak yang sehat, karena orang tua semiskin apapun pasti berfokus bagi gizi yang baik bagi anak2nya. Dan sesibuk apapun pastikan selalu ada waktu luang untuk keluarga.

Banyak orang tua berfikir bahwa pendidikan itu bisa dibeli dengan uang, padahal anak adalah peniru yang baik. Dia akan meniru yang dicontohkan oleh orang2 dewasa terdekatnya yaitu orang tuanya.

Jadi kalau kita ingin menumbuhkan anak2 yang menjadi contoh bangsa yang prima, yaitu bangsa indonesia, marilah kita menjadi ayah dan ibu yang super.

Kesimpulan:
Kita dinilai bukan hanya karena yang kita lakukan, tetapi lebih sering karena yang tidak kita lakukan.

Perhatikan sebagian besar dari rasa sakit hati kita, tidak damainya perasaan atau tidak nyamannya tidur adalah diakibatkan dari hal2 yang tidak kita laukan. Kurangnya tindakan telah mengkerdilkan banyak diri dan kehidupan.


Anjuran:
Bila yang anda lakukan adalah kebaikan, bersegeralah, lalu perhatikan apa yang terjadi .

Demikian resume yang bisa saya tulis, lebih dan kurangnya mohon maaf, apabila ada koreksi atau tambahan, dengan senang hati, itu yang kami harapkan.








MArio Teguh: Career’s Handcuff


Sahabat Indonesia, Bahasan super dari Mario Teguh Business Art (MTBA), yang dibawakan oleh pemateri super Mario Teguh, dan disiarkan Live dari Studio OChanel, pada hari Jum’at, 23 Januari 2009, membawakan Tema Super “Career’s Handcuff” . Bahasan ini sungguh sangat mengena bagi kehidupan saya, dan mungkin bagi kebanyakan orang yang ingin melepaskan diri dari borgol-borgol kehidupan.

Berikut resume yang bisa saya tulis:

Dalam bahasan Career’s Hancuffs, Borgol dibagi menjadi 2:
- Borgol yang terbuat dari Baja yang kasar
- Borgol yang terbuat dari Emas yang berkilau.

Baik besi atau emas dua-duannya membuat kita terbelenggu, ia akan menahan kita untuk bergerak dan bertentangan dengan keinginan kita.

Pointers:
Karir adalah sebuah perjalanan menuju keberhasailan pribadi dengan melakukan yang ingin kita lakukan.

Orang yang ketika ditanya untuk apa bekerja, jawabanya mencari uang, sebenarnya dia tidak punya banyak uang.
Orang yang mengerti untuk apa bekerja, tidak akan mengatakan tujuan bekerjanya itu mencari uang. Dia akan mengatakan “Saya mencari pekerjaan yang menjadikan diri saya hebat.”

Orang-orang seperti ini tidak akan memikirkan berapa untuk dibayar, karena kwalitas yang dia miliki memantaskannya untuk dibayar.

Kalau kita ditanya mana yang lebih baik borgol dari baja atau borgol dari emas?
Jawaban terbaik adalah borgol dari baja, karena sifatnya yang cepat, tegas, memutuskan untuk meninggalkan tempat yang tidak membahagiakan.

Tetapi orang-orang yang diperlakukan dengan santun, dengan hormat, gaji yang besar, pangkat yang tinggi, ditempat yang tidak baik, dia tahu itu pekerjaan tidak baik. Tetapi dia tidak bisa meninggalkannya, karena dia diikat dengan yang kelihatannya baik.

Orang-orang yang diborgol dengan borgol emas selalu orang hebat, tetapi yang tidak memiliki kasungguhan untuk mencapai tempat yang dicintainya.

Cara mengetahuinya bahwa anda tengah diborgol adalah anda tidak bahagia. Apabila anda dalam pekerajaan sering mengucapkan saya tidak bahagia, itu pertanda yang anda lakukan tidak sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Karena bahagia itu adalah gembira dalam perasaan dan damai yang penuh kesyukuran.

Apabila ada orang yang tahu bahwa dia tidak akan menjadi hebat dalam bidang pekerjaannya, dia tahu sebab dia gelisah, tetapi dia tidak berani memutuskan sesuatu, pasti dia sedang terborgol.

Berapa banyak orang menua disuatu pekerjaan yang hanya itu-itu saja, tapi tidak mau belajar sesuatu yang baru.

Ilustrasinya kalau kita pemain badminton dan dengan bermain badminton sudah tidak dibayar lagi, kenapa tidak mencoba main tenis, sepakbola, atau propesi lain yang bisa mendatangkan bayaran.

Logisnya, apabila kita sudah merasa terlalu tua dan lama dalam bidang pekerjaan yang kita geluti, belajarlah sesuatu yang baru, bergaul ditempat-tempat yang baru, atau belajarlah cara-cara baru di bidang yang lama. Sehingga selalu ada peningkatan dalam penggunaaan cara di tempat apapun.

Ada dua perasaan bagi orang-orang yang sedang terborgol dalam karir-nya:
- Rasa Takut yang menggelisahkan.
- Rasa Tidak berdaya sama sekali.

Keberanian adalah peledak bagi kwalitas apapun, semua orang yang sedang terborgol sekarang sedang memerlukan keberanian, bukan kepandaian lebih.

Yang paling berbahaya: Sebagian orang yang sudah tahu bahwa dia berada dalam keadaan sulit, tapi tidak berani memutuskan, karena orang-orang ini telah membiasakan diri untuk sesuai dengan keadaan yang kurang.

Keadaannya kurang, tetapi dia berlatih menyesuaikan diri dengan kekuarangan. Itu sebabnya berhematpun tidak menyelesaikan masalah, kalau masalahnya pendapatan kecil.

Untuk itu berupayalah untuk membesarkan PENDAPATAN. Ada banyak cara untuk membesarkan pendapatan, kalau kita mau berusaha dan mencoba.

Karena setiap kita berhak untuk mendapatkan kehidupan yang baik, mengapa kita menjadi orang pertama yang mematikan hak itu. Jangan biasakan kehidupan dengan kekurangan.

Super Point:
Sebagian besar karyawan sangat menakuti yang sebetulnya sangat diinginkannya.

Yang diinginkannya segera berhenti, putuskan ganti karir, berwirausaha, mencoba sesuatu yang baru. Tetapi paling takut dipecat atau diberhentikan.
Maka terkadang pemecatan itu baik, bagi orang hebat yang tidak punya ketegasan untuk memutuskan.

Tidak ada orang gagal dalam perjalanan untuk mencapai sesuatu yang baik baginya dan keluarganya. Memulainya saja sudah sesuatu yang berkah, pelaksanaannya akan banyak tangan untuk membantunya.

Orang yang mencintai sesuatu yang dilakukannya, dia tidak akan terlalu berpikir besarnya bayaran yang diterimanya. Untuk itu dia akan menjadi orang yang terampil.

Anda harus hormati pekerjaan yang anda cinta walaupun anda dibayar kurang, sebab:
-Orang yang mencintai pekerjaannya, akan mencurahkan tenaga dan pikiran supaya hasil pekerjaannya baik.
-Orang yang mencintai pekerjaannya akan mudah menjadi orang jujur.
-Orang yang membenci pekerjaanya kan mencuri dari pekerjaannya dan rata-rata tidak jujur.

Jadi tanda bahwa anda berada di tempat yang baik itu ada kecintaan, ada kedamaian, ada kesyukuran. Dan ini akan membuat anda menjadi orang hebat dibidang ini. Hasil jangka pendek yang didapat, banyak orang menginginkan anda memperbaiki pekerjaan mereka, untuk perusahaanya.

Kalau anda dibiarkan lama berdoa dalam penderitaan, anda harus lihat dua hal yang terpisah. Ketika anda berdoa dalam penderitaan, yang anda lihat adalah penderitaan, sementara Tuhan melihat doa-nya.

Karena Tuhan mencintai hambaNya ketika berdo’a, dan anda hanya berdoa ketika menderita, maka Tuhan akan memberikan penderitaan yang lama. Sementara kalau orang berdoa dalam kebahagiaan, dia akan diberikan kebahagiaan. Untuk itu perbaikilah cara kita dalam berdoa.

Didalam doa itu tidak mungkin tidak mendapat pencerahan, kalau anda ikhlas melihat jalan. Masalahnya anda minta diberikan petunjuk jalan tapi tidak mau meihat jalan.

Semua orang besar, menjadi besar karena mengalahkan keraguan orang lain.
Maka jangan hiraukan orang-orang yang meragukan anda, dan tataplah berlaku santun, karen kalau anda kasar, anda pantas untuk diturunkan.

Super Tips:
Apabila anda kalah dalam bisanya, menanglah dalam beraninya.

Rahasia keberanian: Sebagian besar yang dilakukan oleh orang-orang yang keliahatannya berani, bukanlah karena berani, tetapi karena terdesak.

Ambisi itu penting, keinginan untuk mencapai tempat yang lebih baik itulah ambisi. Yang tidak disukai orang adalah cara orang dalam berambisi, dengan cara yang tidak baik.

Jadi berambisilah, tapi gunakanlah cara-cara yang indah dalam mencapai ambisi anda. Ambisi yang indah itu selalu menguntungkan orang yang anda pimpin.

Wise Card:
Sebagian perubahan harus ditunggu, dan sebagian lain yang lebih penting harus dilakukan.

Banyak orang menunggu perubahan, tetapi tidak menyadari bahwa perubahan penting tidak bisa ditunggu, melainkan harus dilakukan.

Kalau kita hanya menunggu, kita hanya akan mendapat yang alamiah seperti menua, melupa, melambat dan melemah.

Maka kalau ingin menjadi pribadi yang kuat dalam pelemahan diri yang secara alamiah ini terjadi, maka lakukanlah, bertindaklah, itulah yang membedakan kita.

Dalam Point of no return, banyak orang memutuskan untuk berubah, tetapi tahu masih ada tempat kembali untuk tidak berubah.

Seandainya setiap kata yang kita keluarkan, tidak ada tempat kembali, kita tidak akan sembarangan bicara. Kalau dia tahu tidak ada tempat yang bisa kembali, dia akan menjadi orang bijak.

Kalau kita memutuskan sesuatu untuk melakukan yang kita tidak akan bisa kembali, baru seluruh kekuatan kita akan dipergunakan.

Lakukanlah sesuatu yang membuat anda tidak bisa kembali lagi, lalu anda akan tahu betapa hebatnya anda, kalau anda tidak bisa kembali lagi.

Orang-orang yang terdesak akan menemukan hal-hal indah yang selama ini disepelekannya.

Gunakanlah pikiran anda, karena pikiran ini adalah aset yang mempunyai potensi paling tingi bayarannya.

Gunakanlah pikiran anda yang berpihak pada keputusan-keutusan baik anda. Dan kalau harus berani, ingat keberanian adalah peledak dari suatu kwalitas.

Kalau anda berani, maka anda akan mencapai pada suatu titik dimana anda tidak bisa kembali kecuali menjadi orang hebat.







9 Prinsip Membangun Kesuksesan Hidup

Setelah kita mempelajari 10 Rumus Menuju Sukses, selanjutnya kita akan mempelajari Peta Hidup untuk meraih kesuksesan yang menjadi impian kita. Peta Hidup ini dituangkan dalam 9 Prinsip Membangun Kesuksesan Hidup, berikut point-point-nya:

Tetapkan tujuan yang ingin anda capai, ciptakan suatu citra (image) tentang diri anda 10 tahun yang akan datang.

Susunlah rencana untuk 10 tahun kehidupan anda ke depan. Kehidupan anda terlalu berharga untuk dibiarkan meluncur sendiri tanpa rencana, tuliskanlah diatas kertas apa yang anda ingin capai lalu wujudkan dalam kerjaan anda, keluarga anda, dan kehidupan sosial anda.
Serahkan diri kepada keinginan-keinginan anda. Tetapkan tujuan-tujuan supaya energi anda lebih banyak dan terfokuskan, yaitu tujuan-tujuan untuk bisa berprestasi lebih banyak sehingga temukanlah kenikmatan hidup yang sebenarnya.
Jadikanlah tujuan-tujuan anda itu sebagai “Pilot Otomatis” anda, jika tujuan-tujuan ini terserap dalam diri anda maka anda akan termudahkan dalam mengambil keputusan-keputusan yang tepat dalam mencapai tujuan yang anda ingnkan.
Capailah tujuan-tujuan anda dengan maju selangkah demi selangkah, Anggaplah pekerjaan apapun yang anda laksanakan betapapun remehnya jadikan itu sebagai batu loncatan untuk maju.
Usahakanlah setiap harinya anda mendapatkan manfaat dari apa yang anda kerjakan hari itu. Setiap detik setiap hembusan nafas anda adalah penentu dari hasil akhir tujuan-tujuan anda.
Ambillah jalan lain kalau jalan yang nada tempuh buntu. Tapi jangan tinggalkan tujuan utama anda.
Investasikan diri anda, belilah hal-hal yang dapat meningkatkan mental dan efisiensi anda. Tanamkan jiwa yang penuh dengan gagasan-gagasan yang luar biasa super disetiap gerak anda.
Selalulah ingat dan percaya kepada Tuhan, serahkan tujuan dan harapan anda kepadaNya. Karena bisa jadi apa yang anda anggap baik belum tentu hal itu sepenuhnya baik untuk anda. Berdo’a dan berusaha dengan baik dalam menjalaninya adalah jalan terbaik untuk menemukan tujuan akhir yang bahagia dalam hidup anda.

Bagaimanakah dengan Peta Hidup yang anda miliki?








Mario Teguh: Heal The World


Sahabat Indonesia, Menyikapi keadaan konflik yang terjadi di belahan dunia sana, akhir-akhir ini. Acara Mario Teguh Golden Ways (MTGW), pada hari minggu, 18 Januari 2009, yang disiarkan secara Live dari studio MetroTV, mengambil tema “Heal The World”. Dalam bahasan kali ini sungguh materi yang disajikan Pak Mario Teguh, begitu menyejukan dan betul-betul sangat terasa sebagai Obat, bagi dunia yang sekarang tengah mengalami sakit. Tanpa panjang lebar lagi, berikut rangkuman materi yang berhasil saya tulis:

Banyak orang yang sekarang menderita, karena yang dia pikirkan untuk menghentikan peperangan adalah peperangan.

Super Point:
Anda bisa memenangkan peperangan dengan penggunaan kekuatan,
tetapi anda hanya bisa memenangkan kehidupan dengan sebuah jiwa yang baik.

Banyak orang salah mengerti, mengira dengan peperangan akan menghentikan peperangan. Sejarah telah membuktikan, masa berperang hanya sepanjang kesedihan anda untuk berperang.

Telah terbukti, perang Vietnam itu berhenti, karena salah satu pihak memutuskan untuk tidak berperang lagi.

Satu saja dari kedua belah pihak memutuskan untuk berperang, yang satu harus membela diri.

Orang yang mengalahkan musuhnya dengan kekerasan, yang melukai anak dan wanita, akan menumbuhkan musuh yang memeranginya dengan serius dimasa depan.

Maka cara terbaik untuk menghentikan berperang adalah berhenti berperang, lalu menemukan cara-cara yang lebih beriman dalam menyelesaikan konflik.

Memang bagi kita berhak membalas, tetapi akan lebih bijak lagi bagi kita, kalau memafkan.

Anda tidak akan bisa hidup damai dengan mengalahkan orang, yang dengan kesungguhannya ingin membalas atas kematian bayinya, ibunya atau anak-anak yang dikasihinya.

Salah satu cara untuk mengenali kita sebagai orang baik adalah dengan mengenali yang membuat kita TERENYUH.

Kalau kita sedih melihat orang kalah berjudi, berarti kita bukan orang baik. Tetapi kalau kita terenyuh melihat ketidak adilan, dan teraniyayanya orang-irang yang lemah, itu berarti kita orang yang baik.

Orang juga dinilai dari yang DITERTAWAINYA. Kalau yang ditertawainya penderitaan orang, itu bukan orang baik. Tapi kalau yang ditertawainya itu lahirnya bayi yang sehat ke keluarga sahabat kita, dia orang yang baik.

Jadi lihatlah yang membuat hati kita bereaksi, kalau itu undangan bagi prilaku yang lebih baik, berati hati kita adalah hati yang baik. Tapi kalau kita bersikap cuek dan acuh terhadap penderitaan orang lain, tunggu suatu saat nanti dia akan mendapat perlakuan yang sama ketika dia memerlukan bantuan orang lain.

Batasan itu bagi orang baik adalah petunjuk jalan. Sementara bagi orang yang mau melampaui batas, batasan itu adalah hambatan yang harus dilanggarnya.

Jadi kalau orang ingin menjadi orang yang baik, dia harus tahu batasan-batasan-nya, lalu berlaku sebebas-bebasnya dalam batasan itu.Kenapa Tuhan tidak suka orang yang melampaui batas?, mengapa perang-pun punya aturan-aturan dan batasan tertentu?, tidak melukai anak-anak, orang tua dan wanita, tidak menyerang rumah sakit dll. Karena segala sesuatu itu ada batasannya.

Jadi jangan anggap bahwa kehidupan yang baik itu adalah kehidupan yang bebas dari batasan. Justru didalam batasan itu kita bisa menjadi betul-betul bebas.

Apapun yang terjadi pada penderitaan orang lain, yang dinilai itu kita. Apakah yang kita niatkan dalam hati kita?, apakah yang kita lakukan untuk membantu mereka?.

Jiwa kita harus lebih besar dari kesulitan-kesulitan kita.

Yang dinilai dari kita adalah diri kita untuk tetap berharapan baik. Sebab Tuhan tidak akan memberikan kesulitan melebihi batas kemampuan hambanya, maka berharapan baik itu adalah melestarikan sifat Tuhan yang maha besar dan maha penyayang.

Apapun yang terjadi bagi kita, jadikanlah itu pemberitahuan untuk menjadi pribadi yang lebih kuat.

Sebuah Ilustrasi, sesungguhnya didalam hati kita ada dua ekor anjing, satu hitam dan satu putih. Anjing yang hitam adalah kecenderungan kita untuk malas, cenderung pada keraguan dan selalu mendengarkan pendapat orang yang tidak berpihak pada keberhasilan kita. Anjing yang putih adalah yang bersemangat, yang selalu mengingatkan akan do’a ibu, istri dan anak kita serta mengingatkan akan tujuan penciptaan Tuhan terhadap dirinya.

Kita akan jadi besar hanya sebesar dari anjing yang sering kita kasih makan. Kalau dihati kita itu Anjing yang hitam yang kita besarkan, kita rawat dan kita pelihara, maka potensi negatif kita lebih besar.

Maka berpihaklah kepada yang membesarkan, berilah makanan, berikanlah latihan pada penggunaan-penggunaan kebaikan, bergaulah dengan orang-orang baik, tontonlah tontonan yang baik, bacalah yang baik-baik, pikirkan yang baik-baik. Maka wajar sekali jika seseorang mendahulukan isi hatinya kebaikan, kebaikan akan menjadi miliknya.

Cara menangani pencegahan diri dari sesuatu yang penting adalah lebih tertarik kepada keberhasilan.

Jadi kalau kita melakukan sesuatu, kalau kita mau tahu nilainya, lihat berapa nilainya bagi kebesaran yang anda lakukan. Kalau begitu, bandingkan yang anda lakukan dengan yang ingin anda capai.

Seorang guru mengajarkan muridnya melihat dunia, melalui jendelanya.
Orang tua mengajarkan kepada anak-anaknya mengenai dunia melalui sudut pandangnya. Maka jika kita mau mengajarkan keindahan dunia kepada anak-anak, jadilah bukti terdekat dari keindahan dunia.

Jangan anda berbicara keindahan dunia kepada anak-anak, tetapi anda membentaknya, mengasarinya, kita tidak cepat memujinya kalau dia baik, tetapi cepat sekali menghukumnya kalau dia salah. Atau kita menggunakan kesalahan orang lain sebagai cara untuk memarahinya.

Kalu begitu jendela kecil yang ada di mata anak itu adalah mengambil dari jendela besar yang ada di mata ibunya. Jadilah bukti terdekat mengenai KEINDAHAN DUNIA.

Kehidupan ini dibagi menjadi dua Fase, Masa Lalu dan Masa Depan.
Keinginan kita adalah down payment, keinginan kita adalah uang muka bagi kebahagiaan dimasa depan.

Kalau masa lalu anda salah tidak ada yang anda bisa lakukan untuk memperbaikinya. Jadi kalau masa lalu itu salah,tidak boleh menjadikan kita terhalangi dari memulai sesuatu yang baru sekarang.

Masa lalu anda bukan potensi anda, potensi anda ada pada yang anda lakukan hari ini. Abaikan apa yang sudah terjadi, syukuri, sebab anda sampai disini karena semua kesalahan anda dimasa lalu. Lalu buktikan bahwa anda bersyukur, menggunakan apapun yang ada pada hari ini sebagai kekuatan anda. Itu sebabnya hari ini disebut hadiah.

Jangan lagi keluhkan yang terjadi dimasa lalu, syukuri kita masih diberkati waktu, untuk bersaudara, untuk berkeluarga, untuk berprofesi, serta menjadi pelayan bagi kebaikan orang lain.

Apapun yang terjadi, baik atau buruk, apabila dilihat dari sudut pandang yang baik, selalu menjadi kesempatan untuk mencapai perbaikan. Itu sebabnya kita tidak mungkin dimasukan kedalam suatu keadaan yang tidak memberikan jalan naik.

Jadi semua penurunan dan dibantingnya sesuatu adalah suatu cara untuk melentingnya naik.

Bola Bekel adalah bukti, bahwa sesuatu yang dibanting kalau bersikap LIAT, ia akan melenting kembali.

Telah banyak bukti orang menjadi orang yang lebih baik, setelah pencucian dengan api.

Jadi mungkin sediakan waktu untuk bersedih dalam penderitaan, sediakan peratapan yang kadang protes kepada Tuhan. Tetapi setelah pertemuan yang syahdu dengan Tuhan anda akan segera mengeti, bahwa yang terjadi setelah itu adalah tanggung jawab anda.

Semua orang yang dibanting berhak untuk kenaikan. Tetapi Tuhan tidak pernah melakukan kenaikan. Itu sebabnya tugas kita adalah melakukan sendiri, kenaikan kita.

Terkadang kalau dihitung, kita terlalu banyak berdo’a tetapi kurang bekerja, yang membuat jawaban dari do’a itu menjadi nyata.

Kenapa sebagian rejeki kita di taro di orang yang tidak kita sukai?, supaya kita menyelesaikan kwalitas, yang menjadikan kita tidak pantas bagi rejeki baik. Untuk itu ikhlaskan diri kita, begaul-lah dengan orang yang lebih luas, maka kita akan mendapatkan itu.

Salah satu yang melestarikan keburukan dunia adalah keyakinan yang meyakini keburukan dunia. yang kita yakini akan membuktikan dirinya benar.

Yang buruk tidak akan menjadi baik, hanya dengan meninggalkan yang buruk, menggantinya dengan yang baik, kita disebut baik.

Perang itu keliahatannya akan menyelesaikan perang, tetapi sebenarnya hanya akan melahirkan laskar-laskar baru yang lebih dendam.

Damai, hanya bisa dicapai melalui perdamaian.
Telah terbukti, negara2 besar hanya bisa menghentikan peperangan kalau dia pergi.

Apapun yang dikatakan oleh orang-orang besar yang mencegah terhentinya perang telah ikut berperang. Sehingga kalau ada bayi yang terbunuh, karena lambatnya perdamaian, maka yang melambatkan perdamaian ,telah ikut membunuh bayi itu.

Jadi kalau begitu, yakinlah pada kebaikan, berpihaklah pada kebaikan, jangan ragukan kebaikan, sebab itu adalah jalan yang menyebabkan kita mudah untuk mencapai kebaikan.

Yang kita bicarakan disini adalah Anti Perang, tetapi tidak anti membangun kekuatan. Tidak boleh suatu negara yang anti perang, lalau tidak membangun kekuatan, untuk mencegah orang lain untuk menyerangnya. Kekuatan itu adalah salah satu cara mencegah penistaan kita.

Kalau kekuatan pribadi apa?, janganlah mengkritik cara-cara orang dalam berbisnis kalau kita sendiri belum sejahtera, belum menggunakan cara-cara yang cerdas dalam berbisnis.

Ada yang mengkritik cara orang beriman, padahal dia telah menyalahi konsep pertama dalam menghormati Tuhan, untuk tidak menghujat Tuhan orang lain, karena itu akan menghasilkan hujatan kepada Tuhan-nya.

Jadi bagaimana kalau kita kembali kepada diri yang baik dulu, diri yang baik yaitu termasuk orang yang tegas.

Kehidupan itu dinilai dari kelas masalahnya. Kepemimpin yang baik menghasilkan kehidupan yang masalahnya berkelas. Jadi kalau begitu tumbuhkanlah anak-anak kita menjadi orang-orang yang cerdas.

Jadilah orang yang baik, agar orang yang tidak beriman mengerti indahnya iman. Kalau kita mengaku beriman, janganlah kita berlaku sama buruknya dengan orang yang tidak beriman.

Banyak orang tidak beriman, tetap tidak beriman karena dia tidak melihat perlunya beriman. Cukuplah berikan contoh dan tauladan untuk menarik simpati orang yang tidak beriman menjadi beriman.

Prinsip orang berperang, untuk “Untuk Satu Mataku, Satu Matamu” kalau ini diteruskan, dunia bisa menjadi tidak punya mata. Harus ada orang yang lebih besar dari rasa dendamnya untuk berhenti berperang. Kalau setiap orang ingin membalas, sudah dipastikan tidak akan berhenti peperangan itu.

Petarung yang sesungguhnya adalah orang yang bersedia mati untuk perangnya, dan itu tidak bisa anda kalahkan. Kalu orang berperang masih menggunakan jaket anti peluru, itu masih penakut. Tapi kalau orang yang mau mati untuk berperang, membalas dendamnya, dia tidak bisa dikalahkan.

Dan kita tidak ingin membangun ribuan orang dengan kesungguhan membalas seperti itu. Berehntilah, itu saja. Sudah cukup membuktikan bahwa PERANG itu tidak menyelesaikan PERANG.

Kalau kita melihat bahwa pemuliaan orang lain adalah jalan menuju pemuliaan kehidupan kita, maka kita melihat setiap jiwa yang kita temui sebagai cara untuk memuliakan diri sendiri.

Memang sulit, tidak untuk semua orang yang terlukai lalu memaafkan, tidak semua orang mampu melakukan itu. Oleh karena itu, yuk… kita alihkan kekhawatiran tentang kita selama ini. Percaya saja bahwa pada waktu mengalihkan itu kepada orang lain.

Bila anda khawatir, khawatirlah untuk kebaikan orang lain
Bila anda berpikir berpikirlah demi kebaikan orang lain,
Bila anda bekerja, bekerjalah untuk kebaikan orang lain.

Apabila anda gunakan semua kekuatan hati dan pikiran anda, dan semua otot yang ada dalam diri anda untuk kebaikan orang, anda akan lihat bagaimana anda dengan mudahnya berhak bagi kehidupan. Lalu perhatikan apa yang terjadi kalau anda berpihak kepada yang baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar