Jumat, 13 Januari 2012

MOTIVASI ALA PAK MARIO

Mario Teguh Golden Ways 9 Agustus 2009: Harta, Tahta, Wanita


resume dari acara Mario Teguh Golden Ways Metro TV edisi 9 Agustus 2009, dengan topik HARTA, TAHTA, Dan WANITA. Semua keberhasilan atau kegagalan terjadi dalam perjalanan menuju sesuatu. Perjalanan menuju ke sesuatu yang memberhasilkan, belum tentu memberhasilkan. Tetapi, ada jenis perjalanan yang pasti menggagalkan. Dalam episode ini kita akan temukan logika pencapaian keberhasilan karir, dan penghindaran kegagalan yang TIDAK LAZIM. Ingatlah, bahwa cara terpasti untuk menjadi orang biasa, adalah melakukan hal-hal yang biasa dengan cara-cara yang lazim. Berikut resume lengkap yang bisa kami catat:

Apakah kita akan meneruskan hidup ini yang biasa-biasa saja atau hidup yang berani?
Karena hanya hidup yang beranilah yang bisa melihat seperti apa kehidupan ini. Dan harta, tahta dan wanita yang selama ini dianggap sebagai penjatuh pria, bahkan sebesar-besarnya pria bisa jatuh oleh sekecil-kecilnya wanita.

Harta, tahta, wanita justru adalah ukuran keutuhan keberhasilah seorang pria. Seorang pria yang berhasil, harus berhasil berharta, bertahta, dan berwanita. Yang menjadikannya gagal adalah bukan harta, tahta, wanita, tetapi yang menjadikannya gagal adalah sikap yang salah. Karena sikap yang salah adalah pembatal keberhasilan apapun.

Sikap yang salah bukan hanya mengkerdilkan kehidupan, tetapi menjatuhkan orang besar disekitar kita.

Saat ini akan dibahas bagaimana menyikapi harta, tahta dan wanita dari sudut pandang yang benar, yang tidak membuat kita ragu untuk mencapai cara-cara kehidupan yang mulia.

Harta -> Harta harus yang membaik-kan. Banyak orang sudah meminta harta, tetapi belum berjanji bahwa harta yang dia milikinya itu akan membuat dirinya baik. Banyak orang meminta uang yang banyak, tanpa berjanji bahwa uang banyak itu akan membuat pribadinya mulia.

Tahta -> Ada tiga tugas utama dari tahta (Menyejahterakan, Membahagiakan,Mencemerlangkan). Salah orang, kalau ia bertahta tetapi tidak menyejaterakan, membahagiakan dan menceerlangkan orang lain.

Wanita – > Yang Mulia. Mengapa dia mulia?, karena prianya memuliakan-nya.

Jadi ukuran keberhasilan seorang pria adalah dia berharta yang membuat dirinya baik, bukan jadi sombong. Kemudian apabila dia bertahta tujuannya bukan untuk memperkaya diri dan kelompok tetapi untuk menyejahterakan, membahagiakan dan mencemerlangkan orang lain. Dan apabila dia didampingi seorang wanita, dia akan memuliakannya sehingga wanita itu akan memuliakannya kembali.

Segala sesuatu robek dari sisi yang lemah, bukan hanya wanita. Pria yang lemah karena uang maka dia akan robek dari sisi uang. Pria yang lemah karena pujian, ia akan robek karena dipuji. Segala sesuatu akan robek dari sisi yang lemah, maka berhati-hatilah di sisi mana anda lemah. Gunakan segala kekuatan anda untuk menjaga kelemahan anda di sisi itu.

Tidak ada seorang pria yang berhasil secara utuh, kalau dia hanya berhasil dalam berharta dan bertahta saja, kalau dia tidak didampingi seorang wanita mulia. Wanita meskipun itu juga harta, tetapi wanita demikian penting sehingga menjadi pemungkin keberhasilan seorang pria. “Behind A Great Man There is Always A Greater Great Woman“.

Wanita yang tidak membesarkan suaminya, ia hanya akan menjadi istri dari orang kecil. Tetapi kalau dia ikhlas membesarkan suaminya, dia akan menjadi istri orang besar.

Banyak orang marah karena dimanfaatkan orang lain, padahal sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Orang-orang yang hidupnya baik adalah orang-orang yang dimanfaatkan oleh orang banyak. Karena dia dimanfaatkan maka dia disebut bermanfaat. Maka jadilah pribadi yang ikhlas dimanfaatkan bagi kebaikan orang lain.

Semua orang yang mengatakan, menjadi single dan berbahagia, sebetulnya akan memilih untuk berpasangan kalau mungkin baginya. Tidak mungkin orang yang sudah memiliki pasangan yang baik, mengatakan single dan berbahagia. Sudah dititahkan oleh Tuhan bahwa kita diciptakan berpasang-pasangan, dan perintah menikah itu agar kita tentram.

Tidak ada diantara harta, tahta dan wanita yang memiliki pengaruh negatif kepada orang baik. Hanya orang yang salah sikap yang bisa jatuh dari ketiga faktor ini, karena kesalahan sikap akan membatalkan semua keberhasilan.

Kita semua sedang dalam perjalanan menuju sesuatu, ada perjalanan yang belum tentu kita berhasil, berarti belum tentu pula kita gagal, ambillah perjalanan ini. Tetapi ada perjalanan yang pasti gagal, yaitu perjalanan yang tidak adil, tidak amanah, tidak jujur, tidak santun dan tidak penuh hormat, ini perjalanan yang bagaimanapun canggih caranya akan gagal.

Tetapi upayakanlah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, sebab kalau kita bermanfaat Tuhan akan hadiahkan harta yang besar tadi, diberikan kewenangan untuk didengarkan banyak orang, dan didampingkan dengan wanita yang kita muliakan.

Harta pertama siapapun adalah kebaikan, harta pertama ini juga menjadi harta penutup. Upayakanlah ini, karena kita tidak tahu usia kita ditutup. Kita menjadi pribadi yang baik dalam keseharian kita, karena seindah-indahnya harta penutup adalah kebaikan.

Harta prasyarat yang harus dimiliki adalah harapan. Tidak ada orang bisa dikatakan miskin selama dia memiliki harapan. Harapan ini bahkan bagi orang yang tidak mengenal Tuhan, ia gunakan untuk berdo’a. Orang yang putus harapan membatalkan sifat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Apakah Pak Mario sudah berhasil?
Jawab: Untuk hal yang saya inginkan dulu saya sudah berhasil, untuk yang sedang saya inginkan, belum. Jadi jika seseorang sudah mencapai yang sudah diinginkannya dulu, maka damailah karena dia sudah mencapai pribadi yang berhasil. Tetapi untuk rencana besar anda berikutnya, anda belum berhasil.

Wanita itu bukan hanya sulit dimengerti, tetapi wanita itu tidak mungkin dimengerti. Itu sebabnya pengertian terbaik dari seorang pria adalah mencintainya. Sakit bertengkarnya orang yang menyayangi adalah penguat kasih sayang.

Cara mengerti wanita yang terbaik adalah mencintainya, karena cinta itu kemampuan menerima orang apa adaanya.

Karena harta, tahta, wanita itu dibangun diatas pribadi kita, jadikan diri kita pantas bagi harta yang besar, bagi tahta yang besar, dan bagi wanita yang mulia.

Secara setatistik saat ini jumlah wanita lebih banyak daripada pria. Tetapi coba tanyakan kepada pria-pria yang tidak memiliki pasangan itu, dia merasa dunia ini tidak ada wanitanya. Sepertihalnya uang ada dimana-mana, tetapi bagi yang tidak punya uang, seolah tidak ada uang didunia ini. Jadi statistik-statistik ini untuk anda ketahui, tetapi tidak boleh anda terapkan bagi pengecilan hati.

Cara paling mudah memuliakan wanita, agar wanita merasa dimuliakan adalah beritahu dia. Wanita anda perlu pengakuan dari anda bahwa anda sayang kepadanya. Wanita berhak mendengar bahwa dia dikasihi. Sepertihalnya Tuhan Maha Mendengar dan Maha Mengetahui isi hati anda, tetapi tetap saja anda diharuskan berdo’a, berarti Tuhan juga perlu mendengar suara indah anda dalam memuliaka-Nya.

Diatas diri kitalah dibangun harta yang besar, tahta yang besar dan wanita yang disandingkan kepada kita. Maka mulai saat ini sadarlah bahwa tidak ada yang anda kerjakan, yang tidak berhubungan dengan pembangunan nilai diri anda.

Tidak ada orang yang terlepas dari kesalahan yang dilakukannya, sehingga berbahagialah tidak ada orang yang tidak dinilai karena kebaikannya. Dan karena kebaikan kita adalah landasan bagi semua kualitas yang telah dititipkan kepada kita, maka…..

Berfoluslah kepada hal-hal yang menjadikan kita bernilai. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikian resume dari acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Harta, Tahta, dan Wanita”. Jika sekiranya didapati kekurangan, suatu kebahagiaan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.







Sebuah Kenikmatan Semu

Suku Eskimo yang mendiami kutub utara memiliki teknik yang unik untuk memburu srigala sebagai santapan hariannya. Mereka menggunakan pisau yang sangat tajam, lalu merendamnya didalam darah hewan lain. Darah yang menyelimuti pisau itu dibiarkan membeku. Selanjutnya pisau yang sudah dilumuri darah beku tersebut, ditanam didataran tinggi tempat srigala sering bermain. Pisau itu sendiri ditanam dengan dengan posisi bagian ujung (mata pisau) mencuat keatas.

Dengan trik seperti itu, acapkali srigala datang dan mengendus-endus bau darah yang menyelimuti pisau tersebut. Tentu saja, mata pisau yang tajam dengan sendirinya melukai lidah si srigala.

Walaupun demikian, udara yang dingin membuat sang srigala tidak merasa sakit, meski ia menjilati pisau yang tajam dan darahnya sendiri. Lama kelamaan srigala mati lemas, karena kehabisan darah. Selanjutnya sudah bisa ditebak! Suku Eskimo dapat dengan mudah membawa srigala itu untuk dijadikan santapan.

Perbuatan yang melanggar susila, moral, atau hukum pada awalnya sering mendatangkan kenikmatan. Akan tetapi, karena terlalu menikmati, tanpa disadari hal ini telah mematikan nilai kehidupan seseorang. Kenikmatan yang diperoleh pada saat itu hanyalah kenikamtan semu belaka, suatu saat nanti ia akan merasakan penyesalan akibat dari perbuatannya itu.

Kiranya setiap kita tidak ingin “kehabisan darah” hanya karena terlibat pada aktivitas yang medatangkan kenikmatan semu. Toh selama ini, mereka yang telah merasakan kenikmatan semu, yang ditawarkan dunia kejahatan akhirnya menemui penyesalan. Memang sekalipun tampaknya menghibur, namun melalui perbuatan yang salah seseorang pasti akan menemui penyesalan.

Itulah sebabnya bagi yang belum terlibat, pikirkan baik-baik. Apalagi bagi yang mulai “mengendus-endus”. Ada baiknya segera berpikir bahwa masih banyak hal lain yang bersifat halal serta bermoral.

Sedagkan bagi yang sudah mulai “menjilati”, berhentilah dan berbaliklah pada ajaran agama yang dianutnya. Ingatlah tentang peraturan menggali lubang, “Jika anda berada didalamnya, berhentilah menggali!”








Mario Teguh Golden Ways 2 Agustus 2009: Becoming A Star

Sahabat Indonesia yang baik, Ijin kami untuk kembali menyampaikan resume dari acara Mario Teguh Golden Ways Metro TV edisi 2 Agustus 2009. Edisi kali ini adalah edisi spesial ulang tahun Mario Teguh Golden Ways Pertama dengan pokok bahasan BECOMING A STAR. Satu tahun perjalanan MTGW, sungguh suatu perjalanan yang terasa sangat singkat, untuk sebuah acara yang dikemas dengan sangat indah. MTGW telah meng-inspirasi banyak orang dan menjadi jalan kebaikan bagi pribadi-pribadi yang tercerahkan. Mudah-mudahan kebersamaan ini bisa berjalan semakin baik lagi dimasa mendatang.

Dan tidak kalah pentingnya, kita tidak hanya menjadi penyimak yang baik dari acara ini, tetapi lebih dari itu bisa mengaplikasikan pointer-pointer super yang disampaikan oleh guru super kita Pak Mario Teguh, dalam kehidupan nyata. Tanpa panjang lebar lagi, berikut point-point yang bisa kami catat pada edisi MTGW kali ini:

Jadilah yang pertama untuk 3 hal pertama yaitu
jadilah yang pertama untuk mendukung ide, jadilah yang pertama yang membantu, jadilah yang pertama untuk menghasilkan

Jadilah yang terakhir untuk 2 hal terakhir yaitu :
Jadilah yang terakhir untuk meragukan, jadilah yang terakhir untuk menyerah
(MT-Becomig A Star)
Semuanya bisa menjadi bintang hanya jalannya berbeda, dan yang paling indah adalah apabila kita berhasil melakukan hal yang tadinya diragukan orang.



Dan yang indah sekali apabila keberhasilan itu dicapai dengan cara kita sendiri. Jangan sampai ketika usia kita menua, kemuadian marah karena jalan yang kita gunakan adalah jalannya orang, yang dipaksakan kepada kita, dan tidak kita tolak waktu kita bisa menolaknya, dan berusaha mengejar ketinggalan setelah kita terlalu terlambat mengejarnya.

Semakin sederhana sebuah tuntunan semakin mudah untuk dilaksanakan. Maka kunci untuk menjadi seorang “True Star” hanya:
- Selalu memandaikan diri untuk yang bisa mereka lakukan.
- Memberanikan diri untuk yang selama ini mereka takuti.

Banyak sekali orang menua menggunakan kemampuan yang sama dengan cara-cara yang sama, tetapi mengharapkan hasil beda.

Kemudian banyak sekali orang-orang yang hebat yang mau bekerja dan dibayar oleh orang-orang yang tidak begitu hebat. Penyebabnya adalah karena orang yang sangat terdidik tidak mempunyai keberanian, sementara yang tidak terdidik tidak ada jalan lain selain harus berani.

Kalau ukuran keberhasilan itu bisa dilihat dari keberanian, maka sebetulnya orang yang betul-betul beriman dalam kehidupannya dia berani.

Orang yang mau semuanya pasti sebelum dia memulai, maka dia tidak membutuhkan Tuhan. Karena banyak hal yang tidak pasti, terutama yang terlalu besar bagi kemampuan kita, maka kita membutuhkan do’a. Kalau sebuah teknologi cangggih pada masanya tetapi usianya sudah puluhan tahun lalu, sudah tidak digunakan lagi sekarang karena sudah dianggap kuno, maka do’a sudah dipakai sejak ribuan tahun lalu, dan sampai sekarang masih manjur.

Maka beranilah, karena keberanian adalah bukti dari iman.

Pak Mario Teguh pada usia 34 Tahun telah menjadi seorang Vice Presiden pada sebuah Bank Swasta Asing terkenal, dan memutuskan berhenti untuk memilih berwirausaha dengan pertimbangan ala Pak Mario sbb:

Jangan memantaskan diri bagi pangkat, karena kebanyakan kita memaksakan diri untuk berpantas-pantas disuatu tempat, padahal orang yang naik pangkat adalah orang yang sudah tidak pantas lagi bagi jabatannya. Maka anjurannya secepat mungkin ketika anda duduk disuatu pangkat, usahakan untuk tidak pantas lagi. Karena kekhawatirannya terlalu besar, pikirannya terlalu luas dan terlalu rinci untuk dikerjakan oleh orang-orang yang terlalu kecil.

Maka yang dikerjakan oleh Pak Mario adalah bekerja menjadi seorang profesional semuda mungkin dan sesegera mungkin, lalu kemudian berhenti, agar beliau bisa melayani banyak orang.

Pada edisi spesial ini dihadirkan tamu-tamu spesial, yang memberikan pendapatnya tentang perjalanan Pak Mario dari masa lalu sampai saat ini.

Lina Teguh (Istri Pak Mario Teguh):
Seorang istri yang telah mendampingi Pak Mario dari mulai masa sulit sampai sekarang, alasan beliau untuk tetap mendampingi Pak Mario walaupun tengah berada pada masa-masa sulit waktu itu, karena menurut Ibu Lina waktu pernikahan suami dan istri berjanji untuk menjadi sahabat satu sama lain, baik dimasa sulit maupun dimasa senang. Dan ketika dalam masa kesulitan kami tetap berpegangan tangan dan saling mencintai tambahnya. Kalau kita tetap bersabar, saya percaya lama-lama Tuhan akan kasihan dan tidak akan membiarkan kita dalam kesulitan berlama-lama, pungkasnya.

Andy Raly Siregar (Mantan Atasan Pak Mario)
Ketika Pak MArio di hire dan masuk ke perusahaan, beliau membawa banyak problem, tapi problem yang dibawa beliau adalah problem positif. Menurut Pak Andy, Pak Mario ini orangnya imut cuman pemikirannya besar. Dalam perkembangannya di perusahaan Pak Mario sangat maju.

Menurut Pak Andy, beliau sendiri banyak belajar dari Pak Mario bagaimana memandang hidup ini, bagaimana berteman, bagaimana beliau bisa menerorbos, bagaimana beliau mengutarakan pemikiran, bagaimana beliau mau maju sendiri dengan liku-liku dan tidak menyakiti kiri kanan tapi mencapai apa yang dinginkan, dan beliau selalu bero’a. Ternyata apa yang Pak Mario peroleh sekarang adalah apa yang Pak Mario do’a-do’akankan dahulu. Pada masa Pak Mario, divisi Pak Andy dkk menjadi salah satu yang terbaik se-asia pasifik.

Pak Andy juga sangat bangga karena Pak Mario itu Still Humble dan dia bisa memberikan pemikiran-pemikiran dan pengalaman semasa hidupnya, dia berbagi kepada masyarakat Indonesia, dan dia mengungkapkannya dengan tulus tanpa dibuat-dibuat. Dia membaca dan berhitung yang kami kemukakan dulu dan bisa diterapkan sekarang, pungasnya.

Hotman Z Arifin (Rekan Kerja Pak Mario)
Pak Mario selalu membuat banyak orang senang, dan harap Pak Hotman, Pak Mario tidak melalui partai politik, beliau bisa memberikan wana di negeri ini. Kemudian harap Pak Hotman, kalau sekarang Pak Mario berbicara di tengah-tengah orang berjas dan berdasi, suatu saat pak Mario bisa berbicara ditengah-tengah banyak orang lagi, dengan strata ekonomi menengah bawah, tutup Pak Hotman.

Banyak orang meyakini bahwa agama yang dianutnya adalah rahmat bagi seluruh alam, tetapi prilakunya tidak menjadi rahmat minimal bagi pasangan hidupnya juga bagi keturunannya. Jadi kalau kita meyakini agama kita rahmat, maka jadilah rahmat bagi siapapun. Jadilah orang baik, sehingga orang yang tidak mengenal kebaikan menjadi mengenal kebaikan, karena dia mengenal kita.

Kalau kita beragama jadilah pribadi yang mewakili agama itu dengan baik, sehingga orang yang tidak mengerti agama kita, mengerti agama kita karena dia mengenal kita. Dan kita tidak harus bergantung pada label-label yang sama, ada cara untuk menjelaskannya secara logis, sehingga orang itu beragama tidak hanya kelahirannya, tetapi karena secara logis menerima bahwa agama itu membaik-kan.

Komarudin Hidayat (Cendikiawan):
- Setiap mengikuti acara MTGW rasanya jarak antara aku dan engkau hilang menjadi kami. Karena Pak Mario mengungkapkan apa yang ada dalam diri kita.

-Acara ini memberikan pencerahan intelektualitas dan spiritualitas untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adakalanya ilmu yang disamapaikan ini sebetulnya sudah lama kita tahu, tetapi setelah disampaikan Pak Mario dengan gaya bicaranya yang khas, baru tersadarkan kembali.

-Ketika ada ungkapan “Inti agama adalah ketika berbicara pada hati”. Semakin tersadar dengan gaya berbicara Pak Mario yang berbicara dengan hati, hal ini menyebabkan lintas etnis, budaya dan agama. Untuk itu materi yang disampaikannya akan sulit untuk ditolak, karena sebenarnya ini menyadarkan hal yang ada dalam hati para pemirsa sendiri, tutup Pak Komarudin.

Dalam berdo’a kita itu tidak boleh meminta akibat, melainkan kita harus meminta sebab. Kalau kita meminta uang, itu hanya bagian dari akibat. Ada tiga hal yang mempengaruhinya:
- Diri Anda sendiri bisa dibayar,
- Yang anda lakukan,
- Yang anda buat,

Penghalang penakar pemberian dari langit adalah kepantasan untuk diberi. Kalau ada pepatah “Kalau diberi, terimalah”, maka ini jangan dilanggar, itu sudah benar, tapi pastikanlah kita berdiri ditempat yang pemberiannya besar.

Dan ini yang membuat banyak orang lebih tegas, supaya tidak membatasi kemampuan Tuhan menyejahterakan kita. Banyak orang tidak diperlakukan baik diperusahaannya, dia tidak keluar, karena dia menganggap Tuhan tidak akan menyejahterakannya di tempat lain.

Budiman Sujatiko (Politikus):
Ada dua cara untuk menjadi bintang
- Orang berpikir bertingkah laku untuk dia bisa disebut bintang.
- Ada orang yang tidak pernah berfikir menjadi bintang, tetapi dia berbuat saja yang terbaik

Orang yang berharap dia menjadi bintang, suatu saat dia akan kelelahan, dan tidak akan pernah menjadi bintang yang sesungguhnya. Tetapi orang yang hanya berbuat yag terbaik saja bagi pelayanan orang banyak, tanpa dimintapun orang akan menganggapnya dia sebagai bintang sejati.

Kak Seto (Ketua Komnas Perlindungan Anak):
Semua anak pada dasarnya adalah bintang, tetapi mereka sering tidak nampak dilangit, karena langit tidak jernih. Dan ini hanya bisa dilihat kalau hati orang tuanya jernih, dan mau menerima jenis-jenis bintang yang beraneka ragam ini. Program ini memberikan pencerahan bagi orang tua untuk menjadi pemimpin-pemimpin terbaik bagi keluarganya, agar bisa menciptakan suasana yang ramah, sehingga bintang-bintang itu bisa bersinar semakin cemerlang dan bisa menghasilkan pemimpin unggul dimasa yang akan datang, pungkas Kak Seto.

Cara berhasil dalam semalam adalah bekerja keras 20 tahun plus satu malam.

Tiga tujuan kehidupan kita adalah:
- Membangun kesejahteraan,
- Menjadi pribadi yang berbahagia
- Cemerlang dalam pilihan-pilihan kita

Cara yang paling sederhana adalah tahu Tuhan pun bisa mengagumi kehidupan kita, Tuhan bisa mensyukuri kita, Sehingga kalau kita tahu cara berfikir yang diharapkan dalam keimanan kita, kita harus berupaya menjadi pribadi yang bernilai bagi orang lain, karena itu cara yang membuat kita bernilai dihadapan Tuhan.

Jadi kalau begitu mulai saat ini jadilah jiwa-jiwa yang mewakili kebesaran bangsa ini, untuk mendahulukan pikiran, sikap dan cara-cara yang benar, lalu bersikap hormat, dan bersungguh-sungguh mendatangkan nilai bagi orang lain. Lalu perhatikan bagaimana Tuhan meningkatkan nilai kita dihadapan-Nya. Perhatikan apa yang terjadi saat kita bersungguh-sungguh melayani orang lain.

Demikian resume dari acara Mario Teguh Golden Ways edisi spesial ulang tahun pertama dengan Topik “Becoming A Star”. Jika sekiranya didapati kekurangan, suatu kebahagiaan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.








Berbahagialah Memiliki Hati Yang Baik



Suatu hari pada musim haji, Abdullah bin Mubarak yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci tertidur di Masjidil Haram. Dalam tidurnya beliau bermimpi bertemu dengan seorang malaikat yang memberitahunya bahwa ibadah haji umat Islam tahun itu diterima Allah hanya karena kebaikan seorang tukang sepatu.

Sehabis itu Mubarak terbangun. Betapa penasarannya beliau dengan mimpi itu dan betapa penasarannya beliau dengan tukang sepatu yang diceritakan malaikat dalam mimpinya itu. Apa gerangan yang dilakukan tukang sepatu itu sehingga menyebabkan ibadah haji seluruh umat Islam tahun itu diterima Allah?

Beliau lalu mencari tahu siapa gerangan tukang sepatu itu dan dimana tempatnya. Hingga akhirnya beliau berhasil menemui tukang sepatu dan meminta cerita apa amalan yang dilakukannya sehingga mengantarkan diterimanya ibadah haji seluruh umat Islam tahun itu? Lalu tukang sepatu itu pun menceritakan ihwalnya, bahwa dia bersama isterinya selama 30 tahun berencana untuk naik haji.

Selama itu tiap hari, minggu dan bulan dia menabung dan mengumpulkan uang untuk biaya naik haji dari jasa membuat dan memperbaiki sepatu.

Tahun ini tabungan hajinya bersama isteri sudah cukup dan dia berencana untuk naik haji. Namun apa yang terjadi? Suatu hari isterinya mencium bau harum masakan dari tetangganya. Karena penasaran dengan harum masakan itu isteri tukang sepatu itu memberanikan diri menghampiri tetangga dengan maksud ingin meminta sedikit masakan sekedar ingin mencicipinya .

“Wahai tetangga yang baik, hari ini saya mencium harumnya masakanmu, bolehkah saya mencicipi barang sedikit?” pinta isteri tukang sepatu itu kepada tetangganya.

“Tuan puteri yang baik, masakan ini tidak halal bagimu”, jawab tetangga.

“Mengapa tidak halal?” tanya isteri tukang sepatu itu dengan penasaran.

“Daging yang kami masak adalah bangkai yang kami temukan di jalan. Kami tidak tega melihat anak-anak kami kelaparan. Kami sudah banting tulang mencari makanan yang lebih baik, tapi kami tidak menemukannya. Akhirnya hanya bangkai ini yang kami temukan, lalu kami masak biar anak-anak dan keluarga kami tidak semakin menderita”

Mendengar cerita itu, isteri tukang sepatu itu sepontan pulang dan menceritakannya kepada suaminya. Si tukang sepatu tanpa banyak bicara segera membuka tabungan haji yang dikumpulkannya selama 30 tahun dan dibawanya ke rumah tetangga. “Wahai tetangga yang baik, ambillah semua uang ini untuk keperluan makan kamu dan keluargamu, ini lah haji kami”, kata tukang sepatu itu.

Perbuatan mulia tukang sepatu itulah yang dijadikan Allah sebagai penyebab diterimanya amalan ibadah haji seluruh jamaah haji tahun itu.

++++++

Kisah di atas, menceritakan betapa hati yang mulia dan baik selalu mendapatkan tempat yang mulia di mata Allah. Hati yang baik mengantarkan kepada pemiliknya kepada perbuatan yang baik dan terpuji. Hati yang baik mendatangkan pahala dan karunia Allah tidak hanya untuk si pemiliknya, namun juga untuk seluruh umat manusia.

Benarlah kata Rasulullah:
“Sesungguhnya dalam jasad ada segumpal darah, kalau itu baik, maka baiklah seluruh anggota tubuh”.

Hati yang baik bukanlah sekedar karunia dari Allah yang diberikan kepada orang-orang tertentu saja, namun hati yang baik juga bisa didapatkan dengan latihan dan pendidikan. Salah satu cara untuk mendapatkan hati yang baik adalah dengan senantiasa membuka komunikasi hati dan Allah.

Allah adalah Dzat Yang Maha Baik, maka siapapun yang selalu berkomunikasi kepdaNya akan mendapatkan pancaran kebaikan. Semoga kita diberi karunia hati yang baik.









Mario Teguh Golden Ways 26 Juli 2009: Berhasil Semuda Mungkin

resume dari acara yang penuh inspirasi, Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 26 Juli 2009, dengan Topik “Berhasil Semuda Mungkin“. Berhati-hatilah dengan kesenangan kecil yang tidak berguna, karena ia akan merampas waktu dan tenaga Anda dari mengerjakan hal-hal besar yang penting bagi keberhasilan, itulah penggalan kalimat dari nasihat Pak Mario dalam edisi Golden Ways kali ini. Berikut resume lengkap yang bisa kami catat:

berhasil-semuda-mungkin

Sumber Gambar: MTSuperClub@yahoogroups.com


Keberhasilan tidak harus menunggu setelah kita tua, semakin cepat kita berhasil semakin baik. Siapapun yang berhati muda, tidak harus usianya betul-betul muda, ia akan memberanikan dirinya untuk mulai mengambil cara-cara yang menjadikannya bisa beristirahat secepat mungkin, didalam kualitas hidup yang baik.

Kata dihargai, bukan hanya dihormati saja, tetapi kalau anda dihargai maka anda harus dibayar mahal. Kalau kita mau cepat, mulai sekarang tegaslah “Kalau saya dihargai saya dibayar berapa?” Kelihatannya sangat materialistis, tetapi sebenarnya itu hanya awal dari ketegasan untuk menjadikan kita pribadi yang berhasil semuda mungkin.

Orang muda yang ingin berhasil harus mengerti bagaimana orang tua menyayangi yang muda, karena itu yang membuat mereka membantu kita. Anak muda akan disayangi yang tua kalau yang muda juga menyayangi yang tua, dengan cara menghormatinya, bagaimanapun keadaannya.

Yang membuat kita dipercaya adalah bersungguh-sungguh menjadi bagian dari keuntungan orang lain. Seseorang itu naik pangkat karena diangkat, maka temukan alasan untuk diangkat, karena untuk setiap atasan alasanannya akan berbeda dan untuk setiap keadaan alasannya akan berbeda. Jadilah anak muda yang memperhatikan bagaimana bisa menguntungkan orang lain dalam keadaan dan kesempatan apapun.

Bagaimana caranya supaya bisa diangkat?, anda harus kelihatan dulu. Jadi orang yang mempunyai cita-cita besar, dia harus dilihat juga oleh orang besar. Kalau dia tidak berada dilingkungan orang-orang besar, dia dilihat oleh orang kecil yang jumlahnya besar.

Terkadang orang tua berfikir, beliau bisa mengatur masa depan anaknya dengan pengalaman masa lalu-nya. Kalau ini terjadi, maka tetap dengarkanlah, walaupun diluar anda melakukan yang menurut anda baik. Bukan mengajarkan pelanggaran, tetapi sekolah kita sudah lain, alam sudah lain, dan keharusan-keharusan kita sudah lain. Lakukanlah yang terbaik menurut kita, kalau anda berhasil tetap berikan kepada orang tua, tetapi kalau gagal ambil tanggung jawab.

Hal-hal baik datang kepada yang menunggu, tetapi tidak menunggu terlalu lama. Maka jemput dan lakukan sesuatu, kalau salah terima.

Sesi Machine Gun.

T: Ukuran sukses itu apakah karena faktor umur yang muda atau karena jiwanya yang muda?
MT: Ukuran keberhasilan bukan karena usia, tetapi karena yang dicapainya. Jadi ukurannya karena yang dilakukannya mendatangkan nilai yang menjadikannya dihargai lebih.

T: Menurut saya keberhasilan itu bukan diusia muda, tetapi diusia yang matang.
MT: Memang keberhasilan itu bukan diusia muda tetapi diusia matang, berarti kalau umurnya baru 18 tahun, tetapi sudah matang, maka dia bisa dikatakan berhasil.

T: Jiwa muda, kepribadian yang stabil dan sukses yang stabil, benarkah ada?
MT: Orang-orang yang menginginkan stabilitas tidak pernah betul-betul stabil. Pesawat tempur yang paling hebat adalah pesawat tempur yang aslinya tidak stabil, sehingga terlalu labil untuk dikontrol oleh manusia, sampai digunakan komputer untuk mengontrolnya. Pribadi yang tidak stabil mempunyai kecenderunga berhasil yang lebih besar, karena ia tidak malu merubah rencana, tidak malu dia berubah pendapat dan tidak jengah dia melakukan sesuatu yang baru. Banggalah dengan isntabilitas.

T: Apakah anak muda yang sukses itu tidak menyalahi aturan masyarakat kita?
MT: Apakah aturan orang lain, boleh mencegah kita menjadi pribadi yang lebih berguna bagi mereka?, kalau mereka tidak tahu bagaimana menghargai orang muda, tunjukan kepada mereka bahwa berhasil itu tidak harus tua. Memang banyak orang muda yang menunggu berhasil nanti setelah tua, itupun kalau umurnya sampai. Maka jadilah pribadi yang membatalkan peraturan mereka, karena anda terlalu hebat untuk dibatasi.

T: Apakah dengan berhasil, sudah pasti kita bahagia?
MT: Makanya orang bahagia itu karena berhasil. Kebahagiaan adalah kegembiraan dalam kedamaian yang penuh kesyukuran. Bahagia karena produk anda dibeli, damai karena anda melakukannya dengan jujur, syukur karena yang anda lakukan baik. Jadi berhasil-lah yang membuat kita bahagia.

T: Untuk apa kita sukses diwaktu muda, sementara waktu untuk menempuh sukses itu masih panjang?
MT: Yang anda jadikan batasan dalam pendapat anda, akan menjadikan batasan yang sebenarnya. Katakan, anda tidak bisa, anda akan 100% betul anda tidak bisa. Jika anda bisa-pun anda salah-salahkan karena anda terlanjur mengatakan tidak bisa. Jadi kalau begitu jangan batasi diri anda. Seorang yang hebat itu menjadi bebas sekali didalam batasan yang kecil. Tujuan kita adalah menjadi pribadi yang bebas didalam batasan, supaya batasan itu dilonggarkan.

T: Kalau sudah terlanjur tua dalam tanda kutif apa masih bisa sukses?
MT: Orang yang terlanjur tua adalah orang yang bermain-main dalam hidupnya, tahu-tahu sadar bahwa waktu main-main sudah habis. Ingat, siapapun yang berhati muda, tidak harus usianya betul-betul muda, ia akan memberanikan dirinya untuk mulai mengambil cara-cara yang menjadikannya bisa beristirahat secepat mungkin, didalam kualitas hidup yang baik..

T: Manfaat yang riil/nyata itu apa, bagi kita dan lingkungan kita, bila kita berhasil semuda mungkin?
MT: Jadilah anda yang berhasil semuda mungkin, supaya anda bisa cepat selesai megurusi diri sendiri, dan setelah itu anda mengurusi orang lain.

T: Sebenarnya apa sih referensi pemuda sukses?
MT: Keberhasilan itu selalu mencapai dua sisi, satu mencapai yang dulu kita inginkan, dan sekarang anda bisa disebut berhasil untuk yang dulu kita inginkan. Dan semua kita adalah pribadi-pribadi yang sedang mengupayakan keberhasilan untuk yang sekarang kita inginkan.

T: Umur berapa bisa dikatakan sukses diwaktu muda?
MT: Setiap orang akan berbeda, dan ini sebagai acuan saja, saya tidak mencari uang dari 0-35 tahun, tidak mencari uang tidak berarti tidak punya uang, karena biarpun tidak mencari dia bisa diberi. Dan orang-orang yang tidak mencari uang lebih pantas dibayar, karena tidak terkesan mata duitan. Jangan cari uang pada fase ini, ikhlaslah bekerja sebaik mungkin. Usia 35-40 tahun, betul-betul cari uang, kalau dibayar kurang, maka tolak. Satu cara untuk menjadi orang yang dibayar mahal adalah menolak dibayar murah. Kalau kita betul-betul tegas dalam kedua fase ini, maka setelah umur 40 tahun, kita akan menjadi pribadi yang dicari uang. Orang akan senang dalam kehadiran anda, dan orang akan senang mempekerjakan anda.

Syarat utama bagi keberhasilan adalah keberanian, karena keberanian yang sebetulnya adalah bukti dari iman.

Jika anda menghargai diri anda, coba tanyakan pada diri anda:
Berapa anda dihargai setiap jam?
Banyak orang yang demikian murah menghargai dirinya, sehingga waktunya tidak ada harnganya.

Cara sederhana untuk mendapatkan persetujuan orang lain gunakan teknik: “Inserted Yes” = Ya yang disisipkan. Anda bisa meminta apapun, kemudian diujung kalimat anda sisipkan pertanyaan yang jawabannya ‘Ya’.

Kadang kita melihat kehidupan itu sulit, padahal tidak sesulit yang dibayangkan, hanya karena kita tidak tahu caranya. Cara sederhananya pilih orang-orang yang anda kagumi dibidang anda, tiru cara2nya, cari dari mereka yang muda, lalu usahakan anda menggunakan teknik-teknik mereka semuda mungkin dalam karir anda. Lalu berbahagialah, karena keberhasilan itu adalah sebetulnya hak. Jika kita tidak berhasil, itu belum mendatangi haknya. Maka sekarang datangilah dengan sikap yang baik, dengan pendidikan yang baik, dengan cara-cara yang baik.

Kita menginginkan berhasil semuda mungkin, sehingga kita bisa menggunakan waktu setelahnya untuk betul-betul menjadi pribadi yang damai, dengan penuh gembira dan kesyukuran dalam melayani orang lain. Anda tidak mungkin berhasil semuda mungkin, kalau anda melalaikan penggunaan waktu.

Kalau kita ingin menjadi pribadi yang didahulukan keberhasilannya dalam hitungan waktu, selalu upayakan untuk sadar mengenai nilai anda dalam setiap potongan waktu. Jika anda sadar mengenai nilai anda dalam setiap potongan waktu, bukan hanya alam, tetapi semua mahluk yang dalam kewenangan Tuhan disuruh menghormati kita.

Perhatikanlah penggunaan waktu anda, dan pastikanlah penggunaan waktu anda bernilai. Lalu perhatikanlah apa yang terjadi.

Demikian resume dari acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Berhasil Semuda Mungkin”. Jika sekiranya didapati kekurangan, suatu kebahagiaan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar