Jumat, 13 Januari 2012

MOTIVASI ALA PAK MARIO

TDW:Selalu Mempunyai Nilai Tambah


Seperti seekor lebah pada waktu dia mencari madu, tanpa disadari ketika ia sampai dibunga, dan kemudian bunga tadi diambil madunya, lebah tadi menyebarkan serbuk sari dari bunga-bunga tadi, yang membuat bunga-bunga tadi menjadi buah.

Demikian juga orang yang kaya yang mencerahkan, tujuan utamanya persis seperti lebah yaitu mencari sari madunya. Efek sampingnya ternyata ia membuat kebun buah yang begitu indahnya.

Orang yang kaya juga mau mencari kekayaan, tujuannya adalah mencari uang. Dalam waktu mencari uang, ternyata ia mencerahkan dan membuat dunia ini menjadi lebih baik, membuat orang lain menjadi bersemangat, membuat orang lain jadi lebih kaya, membuat orang lain hidupnya jadi lebih indah, lebih sehat, lebih bahagia.

Orang kaya yang mencerahkan selalu mempunyai Nilai Tambah

Apa maksudnya Nilai Tambah? Maksudnya begini: ketika anda hidup, hidup adalah nilai tambah. Ketika semua orang hidup, hidup adalah nilai standard. Demikian juga ketika kita jujur, jujur adalah nilai tambah. Tetapi ketika semua orang jujur, jujur adalah nilai standard.

Dalam hidup kita harus mempunyai nilai tambah dibanding orang lain. Kita harus membuat nilai tambah dari sesuatu hal yang tidak ada menjadi ada.

Jaman dahulu pada saat nabi Ibrahim, pada waktu ia membuat nilai tambah sedemikian sehingga satu gandum menjadi 2 gandum, 2 domba menjadi puluhan bahkan ratusan domba, demikianlah ia membuat dari tidak ada menjadi ada.

Nah, orang-orang yang kaya tahu bahwa ia mempunyai nilai tambah dalam hidup ini: ia membuat service yang bagus dalam bengkelnya, membuat harga lebih murah sedemikian sehingga orang mendapatkan keuntungan saat datang ketempat dia, atau rumah makan dengan rasa yang enak, bergizi, dan sehat.

Apapun di dalam hidup ini, kita harus membuat nilai tambah. Dan ketika ada nilai tambah, kita akan jadi kaya.

Seperti definisi uang itu sendiri, uang adalah alat tukar nilai tambah. Ketika kita mau dapatkan uang yang banyak, kita harus selalu tanya: “Apa Nilai Tambah Kita?”

Ketika kita berhasil membuat nilai tambah yang lebih banyak dari orang lain, maka uang akan mengejar kita.

Bukankah manusai yang paling baik adalah manusia yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain?

Maka perbanyaklah nilai tambah anda, dan berikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya orang, maka anda akan menjadi kaya.










Mario Teguh: An Army Of One

Sahabat Indonesia, Dalam kesempatan yang berbahagia ini ijinkanlah kami kembali menyampaikan resume acara Mario Teguh Golden Ways (MTGW) di MetroTV Edisi Ahad 1 Maret 2009 dengan topik “AN ARMY OF ONE” atau “BRIGADE SATU PRIBADI”. Tanpa ulasan panjang lebar lagi, berikut resume yang berhasil saya catat:

Untuk menjadi pribadi sendiri yang powerfull, upayakan kita tidak melihat tugas kita sebagai diberati oleh tuntutan orang lain, tetapi kita ingin membangun kemampuan pribadi yang mampu memikul beban dari sebanyak mungkin orang. Orang2 yang dicadangkan sebagai pemikul beban orang lain, akan dikuatkan dari sudut2 yang tidak diketahuinya.

Tidak harus kita menunggu kuat dulu sebelum berperang, atau kita harus lengkap dulu sebelum kita maju, majulah apa adanya. Dalam proses itu kita akan menemukan keajaiban2, dari pribadi yang ingin membangun kekuatan seperti sebuah brigade.

Seorang petarung sejati, tidak boleh dia tertangkap ketika dia tidak bersenjata. Tidak bersenjata bukan berarti kemana2 harus membawa senjata. Tetapi dia belajar untuk menggunakan apa yang ada dilingkungannya sebagai senjata.

Dalam peperangan sejati, anda dikatan menang pada detik pertama orang yang anda hadapi menyatakan YA. Orang2 yang berhasil,makmur dan berjaya dalam hidupnya adalah pribadi2 yang mudah mendapatkan persetujuan. Jadi senjatanya sangat sederhana, jadilah anda pribadi yang mudah untuk disayangi.

Kalau kita tahu tujuan kemenangan dalam hidup adalah YA, temukan semua yang ada dalam diri anda yang mengundang persetujuan orang. Dan semua itu selalu hal2 yang berpihak pada keuntungan orang lain.

Menyesali senjata yang dimiliki adalah awal dari kekalahan. Karena kehidupan itu berdiri hormat kepada orang yang menghormati dirinya, apapun senjata yang dimilikinya.

Kita harus ambil pelajaran dari keperwiraan dalam militer, “Semakin anda berkeringat dimasa damai, semakin sedikit anda berdarah dimasa perang”. Banyak orang mempersiapkan segala sesuatunya, beberapa saat sebelum segalanya dimuali. Persiapkanlah kedamaian ini sebagai masa persiapan untuk berperang. Orang2 yang persiapannya lebih besar dari tuntutannya, akan hidup dengan anggun dalam kedamaian.

Banyak orang tidak mengerti bahwa semua urusan bebannya sebanding. Urusan besar dan urusan kecil bebannya pasti sebanding. Bukan karena perbedaan ukuran bebannya, tetapi karena orang yang diberikan beban besar adalah orang besar. Masalah kecil juga akan terasa berat bagi orang kecil. Jadi kalau semua urusan itu sebanding, jangan berfokus kepada urusan yang menjadikan anda kecil.

Jadi atap dari semua pengabdian itu adalah atasannya. Itu sebabnya kalau anda mencadangkan kebesaran bagi diri sendiri, abdikanlah diri anda kepada atasan yang kalibernya besar.

Cara meningkatkan kelas adalah dengan meningkatkan orang yang mempercayai kita. Mengabdilah pada sebesar-besarnya atasan.

Semua senjata yang makan tuan adalah senjata biasa yang diperlakukan dengan sikap tidak baik. Apapun yang berangkatnya melingkar kembalinya melingkar. Panahkan sesuatu yang bengkok, kalau tolakannya cukup kuat, ia akan kembali ke punggung kita.

Semua senjata menjadi senjata makan tuan karena buruknya sikap. Jangan gunakan senjata dengan sikap dan cara2 yang kemudian itu bisa mengena pada diri sendiri.

Peperangan dimenangkan bukan karena samanya senjata, melainkan dengan beragamnya senjata bagi beragamnya keperluan.

Tukang kayu yang alatnya hanya palu, akan memperlakukan segala sesuatu seperti paku. Orang yang bacaannya hanya satu buku, dia akan sempit dalam menyikapi permasalahan yang ada.

Jadilah pribadi yang ber-alat lengkap karena kehidupan ini menggunakan orang yang siap. Rencana Tuhan tidak akan diberikan kepada orang yang belum siap, atau kalau belum siap tidak mempersiapkan dirinya dengan segera. Jadilah pribadi selengkap mungkin lalu berbicaralah ke langit “Tuhan gunakanlah aku sebagai sebaik-baiknya alat bagimu”

Jangan robohkan pagar, kalau anda tidak mengerti mengapa pagar itu didirikan. Kebaikan adalah sesuatu yang dibuat ribuan tahun yang lalu, dan tugasnya adalah memisahkan keburukan dari kebaikan. Orang2 yang tanpa mengerti merobohkan pagar2 kebaikan, telah mengizinkan keburukan masuk dalam hidupnya.

Mana mungkin hati kita damai, kalau porsi2 yang harusnya diisi kebaikan itu diisi dengan keburukan. Sebetulnya kita sangat bebas saat kita teratur. Cobalah mencuri, lalu anda akan rasakan ketidak bebasan. Cobalah bicara dengan lantang dalam kemarahan, kalau segera anda terbata2 dalam permintaan maaf. Kebaikan itu ada tujuannya, hanya karena kita belum mengerti, tidak berarti kebaikan itu tidak perlu.

Harus ada satu dosis kepercayaan dalam diri. Tidak boleh kita mempertanyakan segala sesuatu tanpa sedikitpun menyisakan untuk percaya. Kalau anda mampu untuk makan di restoran tanpa mempertanyakan si pelayan sudah cuci tangan atau belum, harusnya anda mampu untuk ikhlas menerima kebaikan, yang sudah dituntunkan ribuan tahun yang lalu.

Orang yang tidak setuju dengan kita belum berarti mereka tidak setuju, mungkin saja perlu waktu, atau mungkin saja cara2 kita-nya belum santun. Janganlah anda menganggap penolakan sekarang sebagai final, terus majulah, dan izinkanlah anda masuk ke pusat penyucian.

Orang yang mendekati kebaikan, pasti disucikan, tidak mungkin anda dizinkan mendekati Tuhan dalam keadaan kotor. Itu sebabnya perjalanan akan terasa berat, karena dicuci, disikat, disemprot, kadang diperas. Itu sebabnya yang menyebabkan perjalanan menuju penyucian itu tidaklah mudah. Semakin anda merasakan sikat2 itu, seharusnya anda menjadi lebih bahagia, karena kita semakin mendekati Tuhan.

Seorang yang cerdik akan berlaku hati2 dihadapan banyak orang, tetapi seorang yang yang bijak akan berhati2 justru saat sedang sendiri.

Ukuran keperwiraan kita, akan dinilai saat kita melakukan sesuatu ketika sedang tidak ada orang. Maka pastikanlah anda berhati2 saat anda sendiri, untuk melatih kehebatan anda, saat anda dihadapan banyak orang.

Mengetahui apa yang harus dikerjakan, dan betul2 mengerjakannya, tidak mudah dilakukan semua orang. Hanya orang yang hebat dan setia pada kebesaran hidupnya, yang segera setelah mengetahui apa yang harus dilakukannya, dia akan melakukannya.

Sebagian besar penyesalan hidup adalah kita tidak melakukan yang seharusnya dilakukan. Dan penyia-nyiaan hidup adalah melakukan yang seharusnya tidak dilakukan.

Apabila anda ingin berdamai dengan diri sendiri, jadilah pribadi yang dihormati oleh diri sendiri. Sehingga nasihatnya segera didengar dan ditindak lanjuti.

Cara terbaik untuk menghancurkan musuh adalah menjadikannya sahabat. Dan perlu diingat bermusuhan itu syaratnya harus dua orang. Kalau salah satunya bersikap lunak, maka tidak akan ada permusuhan.

Perlu diperhatikan pula tidak ada orang 100% benar. dan tidak ada orang 100% salah. Kalau anda perwira yang besar, anda ambil semua tanggung jawab itu pada diri anda, sehingga anda menjadi pribadi yang pantas disahabati, bahkan oleh musuh anda.

Penekanan kita terhadap Result Oriented telah berlebihan. Kehidupan itu keberhasilannya bukan sampainya, tetapi proses perjalanannya. Sehingga yang disebut kebahagiaan, bukan akhir dari perjalanan, tapi kualitas dari perjalanan anda.

Keseharian anda itu dinilai dari prosesnya bukan hasilnya. Bukankah Tuhan memuliakan kita bukan dari yang kita miliki, tapi dari yang kita lakukan?.

Kalau yang dilihat oleh dunia adalah meilihat dari kualitas proses anda, maka tampil-lah dan mulailah semua keindahan proses anda, dari keindahan pribadi anda.

Kita hanya bisa secemerlang sinar yang bisa kita izinkan masuk. Karena kita tidak memeiliki sumber sinar, maka kita mengizinkan sinar masuk, untuk berpendar dan menjadikan diri kita baik.

Dalam memiliki, kita harus memiliki yang tepat, dan melepaskan juga harus melepaskan yang tepat. Sedikit saja kita keluar dari jalur kebaikan, sudah terkurangkan kualitas kehidupan kita. Tapi begitu kita kembali lagi kepada yang baik, akan terasa lebih damai.

Tegaslah untuk memiliki yang baik bagi orang lain, untuk menghilangkan yang membaikan diri kita bagi orang lain. Bukankah sebaik-baiknya manusia, adalah manusia yang berguna bagi orang lain?.

Pribadi itu dilihat dari besar halangannya. Perhatikan yang menghalangi anda, karena itu pemberitahuan tentang ukuran anda.

Kekalahan adalah konsekuensi logis dari upaya untuk mencapai kemenangan. Pribadi pemenang melakukan apapun, tanpa kekhawatiran tentang kekalahan. Karana dia pribadi yang adil, apabila dia menginginkan kemenangan, diapun harus bersedia menerima kekalahan.

Pribadi pemenang akan menjadi pribadi yang ikhlas sekali. Karena penggunaan senjata apapun menjadi turun kualitasnya, di tangan seorang yang tegang. Dan anda hanya bisa tegang, jika kekalahan itu menakutkan anda.

Tetapi jika kekalahan itu dikalahkan oleh ketertarikan untuk anda menang, maka kedamaian anda menjadi tangan yang sangat steady untuk memegang senjata, yang menjadi penghantar bagi kemenangan anda.

Logislah kepada kemungkinan anda untuk menang, dan ramahlah kepada kemungkinan anda untuk kalah, karena itu satu2 nya cara untuk menjadi pribadi pemenang.

Seorang perwira akan memutuskan apapun walaupun itu tidak populer. Bisa saja hal itu tidak disetujui, asal tujuannya untuk kebaikan yang dipimpinnya. Dia tahu keputusannya baik, apabila itu mendatangkan kebaikan. Soal penolakan anak buah adalah masalah penjelasan.

Seorang pemimpin harus sangat yakin mengenai nilai dari keputusannya. Karena pemimpin adalah tugasnya memutuskan, dan itu tidak bisa diwakilkan. Maka putuskanlah untuk kebaikan.

Kekalahan yang dipersiapkan adalah persiapan untuk menang berikutnya.

Kesimpulan:
Untuk jadi pemenang kita tidak harus mengalahkan orang, justru kemenangan yang utuh adalah keberhasilan dalam memenangkan orang lain.

Anjuran:

Berlakulah damai, dan rayakanlah upaya orang lain untuk mencapai kemenangan. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikianlah resume “AN ARMY OF ONE” atau “BRIGADE SATU PRIBADI”. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.







STARTER MESIN PIKIRAN ANDA

Dalam beberapa buku yang saya baca, saya sering menemukan kalimat ini “Suatu perbuatan harus mendahului perbuatan”. Memang benar, itulah hukum alam. Tak ada yang bermula sendiri, mesin-mesin yang kita punyai harus di “starter” terlebih dahulu sebelum bisa berjalan.

Boleh jadi rumah anda dihangatkan secara otomatis, akan tetapi anda harus memilih tingkat panasnya. Versenelling mobil anda bergerak secara otomatis, setelah anda lebih dulu menggerakkannya. Dasar atau prinsip yang sama berlaku bagi perbuatan berpikir. Pikiran anda bergerak untuk menghasilkan apa-apa bagi anda.

Seorang humoris mengatakan bahwa masalah yang paling sukar adalah pindah dari kamar tidur yang hangat ke kamar tidur yang dingin. Dan itu memang betul. Makin lama anda berbaring disitu, dan berpikir betapa tidak enaknya untuk bangun, maka makin sukarlah bagi anda untuk bangkit. Bahkan dalam perbuatan atau kegiatan semacam ini. Maka gerak mekanis, melemparkan selimut anda dan meletakan kaki diatas lantai, mengalahkan rasa iseng dan cemas.

Masalahnya sudah cukup jelas. Orang-orang yang maju dan berhasil didunia ini, tidak menunggu sampai semangat atau rohnya menggerakkan mereka. Merekalah yang menggerakkan spirit itu.

Dalam Buku The Magic Of Thinking BIG karya Dr. D.J. Schwartz, ditulis teknik untuk melatih mesin pikiran. Anda bisa mempraktekkan point-point yang ditulisnya berikut:

Jadilah aktivisionis. Jadilah orang yang berbuat dan bertindak. Yang bisa mewujudkan gagasan-gagasan yang dimiliki.
Jangan biasakan menunggu sehingga keadaannya beres dan sempurna. Hal itu sangat tidak mungkin. Harapkan bahwa akan ada halangan-halangan dan rintangan-rintangan yang menghadang, dan atasilah rintangan-rintangan yang muncul itu.
Ingat bahwa gagasan-gagasan saja tidak akan mendatangkan sukses. Gagasan hanya ada nilainya, kalau diusahakan perwujudannya.
Gunakan perbuatan untuk menyembuhkan rasa cemas, dan menumbuhkan rasa percaya kepada diri sendiri. Lakukan apa yang anda takuti, dan rasa takut itu akan hilang.
Hidupkan mesin mental anda secaara mekanis. Jangan menunggu spirit atau roh menggerakan anda. Berbuatlah dan bertindaklah untuk menggerakkan spirit atau roh anda.
Berpikirlah sejak sekarang. Besok, minggu depan, kelak dan perkataan2 seperti itu adalah sinonum dengan perkataan kegagalan: TAK PERNAH. Jadilah orang yang “Suka mulai sekarang”.
Bersibuklah segera. Jangan membuang terlalu banyak waktu untuk mempersiapkan pekerjaan anda. Sebaiknya: Mulailah sekarang.
Berinisiatiplah. Jadilah penjelajah dan pelopor. Rebutlah bola dan giringlah bola itu. Jadilah sukarelawan. Tunjukan bahwa anda memiliki kecakapan dan kemauan untuk berbuat.

Saya sedang mencoba menghidupkan mesin pikiran saya secara mekanis, bagaimana dengan anda?










Mario Teguh: Breaking Through

Sahabat Indonesia, Syukur Alhamdulillah kali ini kami bisa kembali mengetahkan resume dari acara yang sangat super, Mario Teguh Bussines Art (MTBA) O’Channel Edisi Kamis, 26 Februari 2009. Walaupun pada awalnya sedikit cemas kalau2 tidak bisa menyimak acara terbaik ini, dikarenakan sore-nya masih berada di luar kota. Tapi alhamdulillah kami bisa sampai rumah tepat 15 menit sebelum acara dimulai. MTBA kali ini membawakan tema “BREAKING THROUGH” atau dalam bahasa kitanya Sebuah Terobosan. Sungguh kami sangat tergugah dengan bahasan ini, karena ini menjadi cambuk yang luar biasa bagi kehidupan kami saat ini.

Berkut resume yang berhasil kami catat:

Topik kita kali ini adalah Breaking Through (menerobos) karena kita semuanya sedang dibatasi oleh sesuatu. Apabila kita tidak dibatasi, maka kita akan tumbuh meledak menjadi apa yang kita inginkan. Hanya saja batasan ini sangat maya, sehingga banyak orang tidak sadar sedang hidup dalam batasan, dan dia tidak sedang berusaha melampaui batasan2nya, dan mana mungkin dia melampaui tempat yang dia inginkan.

Dalam bahasan kali ini, kita akan mempelajari hal2 yang harus kita lakukan untuk mengenali batasan itu, dan bisa melampaui batasan yang menurut orang lain, melampaui batasan yang luar biasa. Kita akan mempelajari cara2 yang wajar kita lakukan, menjadi cara2 yang luar biasa untuk orang lain.

Mudah bagi kita untuk berpihak kepada yang tidak menyulitkan. Hal yang tidak perlu susah2 kerja keras untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, hal inilah disebut batasan.

Orang2 yang menerobos batasan itu adalah orang yang bersedia melakukan sedikit lebih. Sedikit lebih rajin, sedikit lebih lambat dalam menunda, sedikit menunda untuk kecilnya hati. Kita tidak membutuhkan perbedaan besar, untuk sesuatu yang disebut tadi luar biasa.

Orang2 yang melampaui batasan itu selalu dianggap aneh oleh kebanyakan orang. Karena orang tersebut melakukan hal yang tidak sewajarnya dilakukan orang. Contoh: seperti datang lebih pagi, tampil lebih rapi, bekerja lebih keras, lebih lama menunggu untuk mengeluh.

Definisi orang malas adalah beristirahat sebelum lelah. Tetapi kalau sudah letih berisitrahat itu sangat wajar, karena sesungguhnya orang seperti ini sedang mengembalikan kekuatannya.

Kalau kita sangat mengerti apa yang membatasi kita, maka kita akan mengerti apa yang harus dilampaui.

Kalau ada orang yang merasa hidupnya biasa2 saja, itu yang biasa adalah orangnya, hidup tidak pernah biasa. Jadi tahap awal dalam Breaking Through adalah membebaskan diri dari batasan sebagai orang biasa. Mulailah mearasa bernilai, lalu berlakulah seperti perasaan anda itu.

Ada dua hal untuk mensabotase diri kita sendiri:
- Melakukan yang seharusnya tidak dilakukan
- Tidak melakukan yang seharusnya dilakukan.

Pertanyaannya, apakah yang sedang kita lakukan ini sesuatu yang menghebatkan anda? Jika jawabannya tidak tahu, itu sama dengan tidak. Anda harus tahu bahwa yang anda lakukan akan menghebatkan anda. Apapun jabatan dan pekerjaan anda harus menjadikan anda menjadi pribadi yang sangat menonjol.

Lakukan sesuatu sampai anda mengetahuinya. Karena ilmu untuk mengetahui kejadian masa depan itu tidak ada, yang ada adalah keinginan anda untuk menjadikan masa depan.

What do you Realy want? Apa yang betul2 anda inginkan?. Banyak orang yang inginnya banyak, tetapi kalau ditanya apa yang betul2 anda inginkan, jawabannya tidak tahu. Bagaimana kalau kali ini kita cari kesimpulan dulu
“Apakah ini yang harus saya kerjakan sampai saya tua?”
“Apakah yang saya kerjakan ini, akan menjadikan pribadi saya kuat?”

Karena pekerjaan itu cara mencintainya adalah bukan karena bayarannya besar dan fasilitasnya berkelas. Cintailah pekerjaan yang menjadikan anda pribadi yang anda cintai.

Apapun yang kita lakukan akan menjadi tidak berguna selama takut itu menjadi batasan. Jadi banyak orang dibatasi oleh sesuatu yang tidak membatasi orang lain. Ada orang yang berjalan pada galang dengan ketingiian 4 meter, tapi banyak orang yang takut dengan ketinggian 2 meter. Berarti kelas kita dibatasi oleh yang menakutkan bagi kita. Jadi banyak orang menggunakan rasa takutnya sebagai penghalang bagi kebesaran dirinya.

Tidak mungkin adalah sesuatu yang harus dibuktikan mungkin. Kalau ada yang mengatakan tidak mungkin kepada anda, timbulkanlah rasa tertantang. Dan ada keindahan didalam proses untuk membuktikan yang tadinya tidak mungkin untuk orang lain.

Kuncinya adalah lakukanlah yang mungkin, asal anda melakukan yang mungkin, tahu2 hasilnya akan menjadikan anda untuk melakukan yang tadinya tidak mungkin. Tidak ada orang mencapai yang tidak mungkin dengan melakukan yang tidak mungkin. Karena tidak mungkin kita melakukan yang tidak mungkin.

Tetapi kalau kita berfokus pada yang mungkin dan tidak mencegah dari melakukannya seperti kebanyakan orang, tahu2 anda melakukan sesuatu yang tadinya tidak mungkin.

Orang yang tersiksa dengan pendapatnya tentang dirinya sendiri, akan menolak orang lain yang berusaha membantu membebaskannya dari batasan itu.

Anjurannya, kalau anda ingin mencapai terobosan2 itu, jangan berusaha meyakinkan diri bahwa yang anda lakukan ini penting. Yakinkan diri untuk melakukan saja. Tidak ada sebenarnya orang yang tahu apa yang akan terjadi dari yang dilakukannya.

Tuhan menjamin bahwa tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok. Para peramal hanya menduga saja. Karena jaminannya dari Tuhan yang maha pengasih adalah “kalau kamu melakukan, kamu akan Aku buat tahu.” Itu sebabnya orang2 yang berpengetahuan, selalu yang mendahulukan tindakan. Hal ini yang menjadikan orang yang masalahnya lebih besar dari kita, ia hidup lebih baik dari kita.

Cara terbaik naik pangkat adalah naik ke jabatan yang kita belum siap. Kalau kita menunggu siap untuk naik pangkat itu namanya terlambat. Orang yang memaksa dirinya untuk pantas itu tadi, akan sering kelewatan kepantasan.

Yang hebat itu adalah bukan pengetahuan anda, tetapi kehebatan anda untuk mengumpulkan pengetahuan. Jangan membatasi diri dengan pendapat yang tidak pantas mengenai diri sendiri. Kalau tidak pantas segera naik pangkat lalu belajar.

Melakukan yang sewajarnya itu sangat berbahaya sekali. Karena orang yang hidupnya biasa2 itu, dia melakukan yang sudah biasa dilakukannya. Dan perhatikanlah yang biasa dilakukannya adalah beristirahat lebih lama daripada orang lain, memulai lebih lambat dari orang lain, berhenti sebelum selesai. Jadi bagai mana mungkin dia menjadi orang yang tidak biasa, kalau yang dilakukannya yang biasa dilakukan oleh orang biasa.

Tidak ada yang bisa dilakukan oleh orang lain kalau anda tidak menyetujuinya. Sebaik apapun program yang kita lakukan ini, kalau anda tidak menyipakainya, tidak akan menjadi apa2. Jadi kalau begitu, semua yang anda setujui harus anda perikasa. Karena semua kesalahan dilakukan dengan keyakinan bahwa yang dilakukannya benar.

Kalau kita sadar bahwa kita tidak bisa berlaku bebas, berarti ada yang membatasi. Dan kalau yang berlaku bebas itu yang mensejahterakan kita dan keluarga berarti memang kita sedang dibatasi. Kalau anda terbatasi dari melakukan yang membuat anda menerima terimakasih, pujian, penghargaan dsb, anda sedang dibatasi.

Orang sabar itu menjadi sabar kalau ada yang ditunggu.
Bagaimana mungkin anda bisa sabar menunggu sesauatu yang tidak anda ketahui. Supaya sabar itu harus jelas apa yang anda lakukan, supaya jelas apa yang mau didapat, dalam proses itu disebut penyabaran diri. Jadi kalau begitu kesabaran adalah pengertian baik, bahwa anda berhak untuk sesuatu yang baik. Mana mungkin anda bersabar hanya karena anda berdo’a. Berdo’a akan tidak terjawab kalau dia tidak melakukan sesuatu. Sesuatunya itu yang menjadikan do’anya penting.

Kesempatan itu tidak penting bagi orang yang tidak mengubah dirinya. Terobosan internal itu lebih penting dari terobosan external. Tidak dikasih kesempatan tidak penting, bagi pribadi penerobos merasa berhak untuk berhasil, bekerja dengan baik karena dia tahu kesabarannya adalah menanti sesuatu yang merupakan hasil dari pekerjaannya. Diri barunya dalah kesempatan barunya.

Super Tips:
Jangan batasi yang anda kerjakan, karena itu akan membatasi kebesaran yang dapat anda capai.

Kita semua mencapai kebesaran dalam hidup ini, karena yang kita kerjakan. Orang2 yang menghindari pekerjaan selalu menjadi orang yang merasa kecil. Kita menjadi besar dari yang kita lakukan, maka jangan batasi yang bisa anda kerjakan.

Semua pribadi penerobos adalah penyangkal yang dikatakan ornag tidak mungkin. Mungkin saja dia sering gagal karena orang lain tidak semuanya salah, tetapi kalau orang lain salah dia betul. Sekali betul saja bisa membayar dari 1000 kali kita salah.

Orang yang berniat baik tetapi tidak dimudahkan, adalah pertanda ia sedang direncanakan menjadi orang besar.

Pribadi2 yang berbakat menerobos adalah pribadi2 yang punya kecenderngan mengabaikan aturan dari orang lain. Tidak enak didengar, tetapi banyak bukti bahwa yang sombong sering berhasil, yang keras kepala, anal2 bermasalah sering berhasil dibandingkan anak2 yang patuh. Karena anak2 yang patuh, dia patuh termasuk terhadap pembatasan semena2 yang dilakukan orang lain. Anak2 muda yang pemberontak itu malah sering memberontak terhadap sesuatu yang telah membatasi anak muda yang lain.

Jadi kalau begitu bagaimana kalau kita meng-ahlikan diri untuk mengabaikan apa yang seharusnya diabaikan, meng-indahkan yang seharusnya diindahkan. untuk itu dibutuhkan keihklasan meniru yang baik.

Jadi, anak muda tidak boleh menganggap karena orang tua itu tidak sekolah, menjadi tidak dihormati. Banyak orang mencapai kehebatan dalam hidupnya, karana bukan pendidikannya, tetapi penggunaan dari apapun yang diketahuinya. Tetapi disisi lain banyak pelajar,mahasisiwa,S1,S2 yang tidak menggunkan apa yang diketahuinya. Berapa banyak sekarang sarjana yang dibayar seperti mereka tidak pernah sarjana.

Wise Card:
Sebaiknya kita berhenti berusaha mencari penjelasan dari kesulitan kita, dan menatap kesulitan kita tepat dimatanya. Dan mulai bekerja tanpa mengeluh, karena dsebetulnya bekerja itu saja adalah sebuah terobosan.

Yang harus diperikasa dalam melakukan sesuatu adalah ketepatan dari yang kita lakukan. Kalau kita melakukan sesuatu tapi belum berhasil, cek apakah yang kita lakukan sudah benar. Karena kesalahan dalam hidup ada dua, kita melakukan hal yang salah atau melakukan dengancara yang salah.
Demikianlah resume “BREAKING THROUGH”. Jika sekiranya didapati kekurangan sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk menyempurnakannya.









Mario Teguh: Sikap Terbaik dalam Keadaan Terburuk

Sahabat Indonesia, Dalam kesempatan yang berbahagia ini izinkanlah saya kembali menyampaikan resume acara Mario Teguh Golden Ways (MTGW) di MetroTV Edisi Ahad 22 Februari 2009 dengan topik “SIKAP TERBAIK DALAM KEADAAN TERBURUK”. Bahasan super ini sangat bermakna untuk mendidik kita agar selalu memelihara sikap terbaik dalam keadaan apapun. Berikut resume yang berhasil saya catat:

Super Point:
Tugas kita bukan menggugat takdir yang telah diberikan Tuhan kepada kita, melainkan membuat kita pantas atas takdir yang baik.

Kita menjadi sangat utuh apabila kita tidak memiliki diri kita sendiri. Karena kita menjadikan pemberian yang sepenuhnya bagi kehidupan. Kita tidak akan betul2 memberi, sampai kita memberikan sepenuhnya. Bagaimana mungkin orang yang memberikan stengah2 mengharapkan balasan yang penuh. Mulai sekarang tugas kita adalah memantaskan bagi penerimaan yang penuh,dengan memberikan diri sepenuhnya.

Tuhan maha penyayang, Tuhan maha adil, Tuhan maha pemurah, maka Ia tidak mungkin memantaskan takdir yang tidak baik bagi hambanya. Jadi masalah takdir tidak baik itu, masalah pribadi. Kita sendiri yang tidak memantaskan atas takdir yang baik. Jadi mulai sekarang sadari semua takdir itu baik, hanya kita lebih sering membatalkan perjalanan menuju kebaikan, karena kita lebih mengutamakan hal2 yang melemahkan, yang meragukan dan yang menunda.

Kalau anda harus kehilangan, kehilanganlah tentang hal2 yang buruk. Karena orang yang mendapatkan uang dengan tidak halal telah kehilangan kebaikan. Orang yang telah menghilangkan keburukan, telah kehilangan sesuatu yang membaikannya. Yang diperbaiki bukan kehidupannya, tapi yang diperbaiki sudut pandangnya.

Pribadi yang pengeluh tidak lagi melihat tujuannya, tetapi dia akan melihat penghalangnya. Berarti orang yang mengeluh adalah orang yang melepaskan pandangannya dari tujuan, lalu melihat masalah. Kalau anda betul2 ingin sampai, tetapkan pandangan anda pada tujuan, apapun atau siapapun yang menutupi. Lalu dengan berkembangnya kekuatan anda, anda akan bisa menyingkirkan penghalang itu.

Super Point:
Bila anda ingin mengundang campur tangan Tuhan, lakukan sesuatu yang terlalu besar untuk dilakukan manusia.

Tuhan itu dalam kasih sayangnya kepada manusia adalah memperhatikan penggunaan kekuatan yang dipergunakan manusia. Banyak orang sombong ingin mengangkat dan menyelesaikan beban oleh dirinya sendiri. Padahal perlu disadari kekuatan tersebut datang bukan OLEH tapi KARENA. Karena kita tidak kuat, akan ada campur tangan dari yang lebih kuat. Tuhan maha mengetahui penggunaan kekuatan. Itu sebabnya orang yang mengambil tugas yang lebih besar dari kemampuan orang yang melakukan, selalu tampil lebih besar daripada ukuran kemanuasiaannya. Karena yang lain diambil alih oleh Tuhan. “LAAHAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH”

Yang menurut kita mungkin itu karena pendapat kita, berapa sering kita salah dalam berpendapat?, itu sebabnya jangan lagi bicara yang mungkin bagi kita. Tetapi yang ingin yang kita lakukan yang mana?, karena Tuhan itu juga namanya yang Maha Pemungkin. Apabila kita tidak mampu, berpihaklah pada yang memungkinkan. Nanti kalau pekerjaan anda besar, akan dikirimkan orang yang baik membantu, akan dikirimkan orang yang ahli untuk membantu, akan dikirmkan orang yang banyak untuk setuju. Mulai sekarnag bukan berpikir yang mungkin bagi anda, tapi berpikir yang ingin anda capai apa, dan berpusatlah disana.

Kita itu bernilai dari apa yang diberikan kepada orang lain, apapun kita. Pasti ada kontradiksi, ada kepalsuan, ada sakit2 hati yang belum sembuh pada setiap orang, tapi jangan itu menjadi penghalang dari kebaikan yang anda lakukan. Karena dengan kebaikan itulah, mudah2an semua sakit hatinya selesai. Itulah maksud kenapa kita harus berpihak kepada prilaku yang baik.

Ada sesuatu yang sering kita abaikan dalam hidup ini. Kita saja kalau membeli mesin tertentu pasti kita membutuhkan Buku Petunjuknya. Apalagi manusia, sosok yang sangat kompleks pasti membutuhkan Buku Petunjuk yang kompleks pula. Tuhan juga telah menurunkan Agama dan Kitab Suci yang isinya sudah sangat lengkap bagi operasi besar kehidupan manusia ini.

Mimpi itu bukan miliknya orang hebat, siapapun bisa bermimpi. Yang membedakan itu adalah tindakan, untuk membuat mimpi itu bisa terwujud. Cara menyiksa diri yang paling mudah adalah memimpikan yang besar, tapi jadi orang yang malas. Mulai sekarang, bermimplah, tapi jangan membuat kesenjangan antara mimpi dan tindakan anda.

Yang namanya berserah itu adalah tidak mereka-reka yang akan dilakukan Tuhan untuk yang kita serahkan, berfoluslah kita pada apa yang kita lakukan. Jadi berserahlah kita kepada Tuhan dengan cara2 yang baik, sebab bagaimana mungkin kita berserah kepada Tuhan dengan cara2 yang tidak diberkati.

Cara untuk melakukan pengembangan diri adalah lihat orang lain hebatnya, supernya, ahlinya lalu ini semua anda ikhlaskan didalam hati anda. Begitu anda ikhlaskan kualitas orang lain, kualitas orang lain tidak lagi menjadi beban, tetapi menjadi perayaan. Dan kemudian anda berfokus pada apa yang bisa anda kerjakan.

Bagi anda yang sekarang sedang dilebihkan, Tuhan akan mengurangi dari kelebihan anda apabila anda mengurangi kepantasan untuk dilebihkan. Tuhan mengurangi segala yang kita miliki sampai kita tidak memiliki apa2, supaya kita sadar, bahwa kita memiliki Tuhan. Sebetulnya tidak ada yang bisa anda miliki, semua itu titipan, itu diizinkan Tuhan.

Apabila anda ingin kehidupan yang cerah, pilihlah pemandangan yang cerah. Cerahkanlah keluarga, lingkungan dan sahaba2 anda dengan suasana terbaik. Berlakulah tegas dan berpihak kepada yang membahagiakan.

Keluarga itu tidak akur karena masing2 mengharuskan kesepakatan 100%. Kalau mau rukun dalam keluarga atau dalam persahabatan apapun, sepakatlah bahwa tidak semuanya harus disepakati. Izinkan sebagian untuk hanya diputuskan istri, si, diputuskan suami, diputuskan anak, diputuskan atasan, diputuskan bawahan. Anda tidak mungkin berhasil mengharuskan kesepakatan 100%. Itu sebabnya banyak keluarga tidak bahagia karena mengharuskan kesepakatan 100%. Kesepakatan yang baik adalah banyak hal yang lebih baik ditingggalkan, tidak disepakati.

Orang akan berlaku baik, kalau yang anda pasang wajah yang baik.

Apapun yang anda pikirkan, apapun yang anda raskan, atau apapun yang anda kerjakan, utuhkanlah dengan do’a, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikianlah resume “SIKAP TERBAIK DALAM KEADAAN TERBURUK”. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar