Jumat, 13 Januari 2012

MOTIVASI ALA PAK MARIO

TDW: Berbagi, Artinya Memiliki Lebih



Banyak orang-orang mempunyai prinsip: “ketika saya kaya saya akan berbagi”.
Tapi Milyarder yang mencerahkan mempunyai prinsip yang terbalik yaitu “ketika dia mulai memberi, maka dia akan jadi lebih”. Ini yang menarik, kelihatannya bertolak belakang.

Ketika kita mulai membagikan harta kita, ternyata kita merasa bagus dan kita merasa baik, akibatnya otak kita menjadi magnet, kita merasa berlimpah dan otak kita menjadi magnet, dan akhirnya kita berlimpah sungguhan.

Pernahkah Anda memberikan kepada pengemis, entah Rp. 10.000 atau bahkan Rp.100.000. Tes, dan lakukan. Ada yang menyenangkan ketika kita beri. Betul Rp. 10.000 atau Rp.100.000 tidak akan membuat kita menjadi miskin. Tapi kita membuat diri kita merasa jauh lebih kaya dan bahagia, sehingga kita bisa memberikan dengan tulus kepada orang lain. Dan ketika kita feel good, kita merasa lebih baik, kita merasa lebih. Alam semesta akan mendukung kita benar-
benar menjadi lebih.

Tangan Di Atas jauh lebih baik daripada Tangan Di Bawah.








SEDEKAH

Dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Seseorang berkata, ‘Sungguh saya akan menyedekahkan sesuatu pada malam ini.’ Kemudian dia memberikan sesuatu itu pada tangan seorang pezina. Keesokan harinya orang-orang menceritakan bahwa dia bersedekah kepada seorang pezina.

Orang itu berkata, ‘Ya Allah, segala puji kepunyaan Engkau yang telah menetapkan sedekahku bagi pelacur. Sungguh saya akan bersedekah lagi pada malam ini.’ Kemudian dia meletakkan di tangan orang kaya.

Keesokan harinya orang-orang membicarakan bahwa pada malam itu dia bersedekah kepada orang kaya. Maka dia berkata, ‘Ya Allah, kepunyaan Engkaulah segala puji yang telah menetapkanku bersedekah pada orang kaya. Sungguh, saya akan bersedekah lagi pada malam ini.’

Kemudian, dia pergi dan menyimpan sedekah ditangan pencuri. Maka dia berkata, ‘Ya Allah, kepunyaan Engkaulah segala puji yang telah menetapkanku sedekah bagi pezina, orang kaya dan pencuri.’

Kemudian orang itu didatangi oleh seseorang seraya berkata kepadanya, ‘Sedekahmu sudah diterima. Adapun sedekah yang sampai ke tangan pelacur, mudah-mudahan saja dia berhenti dari melacur; yang sampai orang kaya, mudah-mudahan saja dia mengambil pelajaran dan mau menginfakkan sebagian harta yang telah diberikan Allah kepadanya; dan yang sampai ke pencuri, mudah-mudahan saja menghentikan perbuatan mencurinya.”








Mario Teguh Golden Ways 17 Mei 2009: The Crystal Soul

Mario Teguh Golden Ways Metro TV, edisi ahad, 17 Mei 2009. Tema super kali ini adalah “The Crystal Soul” atau “Hati Sebening Kristal”. Tema ini diangkat dari lagunya Keenan Nasution “ Nuansa Bening”, yang sekarang lagu itu dirilis lagi oleh penyanyi Muda Vidi Aldiano. Sehingga lagu ini kian populer pada sahabat-sahabat muda dan menjadi nostalgia untuk yang telah berumur. Tanpa panjang lebar lagi berikut resume yang bisa kami catat.

Tidak ada keraguan yang menyiksa daripada ketidak jelasan tentang masa depan. Setiap orang pasti ingin tahu tentang masa depannya. Orang yang mempunyai hati sebening kristal akan lebih mudah melihat, karena dia mempunyai pribadi yang mempesona. Standar pribadi bukan hanya wajah yang enak dipandang, tetapi juga prilaku.

Pribadi berjiwa Kristal memiliki cara-cara yang membantu kita untuk melihat keindahan pada yang biasa, dan merasakan kehebatan dalam kewajaran. Dia memampukan kita merayakan yang sederhana, dan menginginkan yang telah kita miliki.

Seorang yang mempunyai jiwa kristal, melihat sesuatu yang indah dari hal2 yang sederhana, menghebatkan yang tadinya wajar, dan membantu menginginkan yang telah kita miliki.

Karena banyak diantara kita menunda kebahagiaan, sebelum memiliki yang belum kita miliki. Apabila kita sudah belajar menginginkan yang telah kita miliki, kita akan lebih kuat dan lebih pantas memiliki yang belum kita miliki.

Tidak semua kristal bersih, tetapi yang lebih hebat adalah orang yang membersihkan kristal hatinya. Tidak semua orang bisa damai dalam hatinya, tetapi yang lebih hebat adalah yang mendamaikan.

Tuhan jauh sebelum kita diciptakan, sudah mempunyai rencana tentang kita. Itu sebabnya tidak ada yang dilakukan Tuhan kecuali memuliakan kita.

Cara untuk mengetahui rencana Tuhan tentang hidup kita adalah dengan ‘melihat baiknya’. Tetapi dalam kenyataannya banyak orang hanya ‘melihat buruknya’. Padahal tidak ada satupun kejadian dalam hidup ini, yang tidak dilakukanukan untuk memuliakan kita.

Cara untuk membersihkan hati adalah dengan melihat baiknya,sehingga kita menjadi alur naiknya seperti yang direncanakan Tuhan.

Yang disebut ‘zona nyaman’ sesungguhnya tidak pernah nyaman.
Jadilah pribadi yang terlalu mulia untuk disimpan ditempat yang tidak baik.

Jiwa sebening kristal adalah jiwa yang damai

Inilah upaya kita dalam keseharian untuk ‘mendamaikan’. Ada orang2 yang menasehatkan kedamaian dengan cara2 yang tidak mendamaikan. Hal terbaik yang kita lakukan adalah mengupayakan yang mendamaikan.

Sesungguhnya tidak mungkin kita menerima kekalahan dengan damai, kalau anda tidak punya rencana untuk menang berikutnya. Setelah anda mempunyai rencana untuk menang berikutnya, anda akan damai kalau anda bisa pasrah.

Berserah itu adalah ilmunya orang hebat, berarti dia sudah mempersiapkannya segala sesuatunya dengan matang dan penuh perhitungan, sementara dia tahu keputusan akhir adalah keputusan Tuhan.

Banyak orang pasrah tanpa menjadi pantas untuk pasrah. Jadilah pribadi yang sibuk menyiapkan kepantasan.

Semua yang muda sekarang, sedang tergesa-gesa, sehingga menjadi pribadi yang semuda mungkin untuk dihormati seperti setua mungkin. Bangsa ini memerlukan anak muda yang tampil elegan dengan kemudaannya. Tidak harus menjadi Tua dulu untuk menjadi seorang ketua.

Kita akan bisa hidup damai, kalau kita menguasai kemampuan untuk menerima yang sudah terjadi. Semua orang yang tidak bahagia sekarang, sedang bertengkar dengan yang sudah teradi, dan berharap yang sudah terjadi tidak pernah terjadi.

Bedamailah dengan yang sudah terjadi. Tugas kita adalah memastikan yang akan terjadi nanti, tidak sama jeleknya dengan yang sudah terjadi.

Cara untuk mengetahu yang kita lakukan itu benar, check-lah dengan orang lain. Karena tidak mungkin kita 100% benar dan tak mungkin orang 100% salah. Jadilah pribadi yang menguji yang anda niatkan dengan orang lain, lalu dengan tulus dengarkan masukan mereka.

May The Best Person Win. Kalau kita pribadi sebening kristal didalam persaingan, tujuan anda menghebatkan diri, supaya yang mengalahkan anda harus lebih hebat adari anda, karena orang itu nanti yang akan melayani orang lain. Ikhlaslah kalau orang yang lebih baik dari kita menang.

Jadilah petarung yang sesungguhnya. Petarung yang sesungguhnya itu adalah bersiap-siap menang dengan anggun tanpa merendahkan orang lain, tapi kalau kalah dia ikhlas, karena yang mengalahkannya adalah orang yang lebih baik darinya.

Kita terpesona oleh seseorang, bukan karena ia mampu melakukan yang tidak mampu kita lakukan, tertapi karena dia bersedia melakukan yang tidak kita lakukan.

Jiwa sebening kristal itu pasti memiliki keindahan. Pribadi sebening kristal bukan berarti dia melakukan yang tidak mampu kita lakukan. Jiwa yang mempesona ini bersedia melakukan hal tidak bersedia kita lakukan. Orang ini menggunakan dirinya sebagia biaya bagi kebahagiaan orang lain.

Hanya orang2 yang direncanakan naik, yang diberikan gangguan untuk turun. Sangat tidak berguna apabila anda meyerahkan diri kepada kekuatan2 yang ingin melihat anda turun.

Ujian dari kecantikan adalah gerakan. Sehingga apabila rencana anda cantik, apa gerakan anda untuk menjadikan semua rencana itu jadi kenyataan?.

Jadi kalau kita cantik,lanjutkanlah dengan gerakan2 yang cantik. Jadilah pribadi yang kecantikannya diuji dalam tindakan. Untuk itu sesegera mungkin setelah anda mempunyai rencana yang cantik, bertindaklah.

Bukan kebahagiaan yang membuatmu bersyukur, tetapi engkau berbahagia karena engkau bersyukur.

Upaya keras kita akan tumbuh dari satu level syukur ke level syukur berikutnya. Dengannya kebahagiaan kita juga akan menjadi semakin utuh. Kebahagiaan itu tidak naik tingkat melainkan menjadi lebih utuh.

Sukses itu bukan akhir dari perjalanannya, sukses itu juga kualitas dari perjalanannya.

Kalau anda tidak tahu apa yang ingin anda capai, tahulah bahwa anda harus berbahagia dalam setiap hari diperjalanan anda. Mensyukuri yang sudah ada adalah syarat bagi kepantasan untuk mendapatkan yang belum kita miliki.

Kita itu bukan hanya diberi hadiah karena kita baik, tetapi karena kita juga mau diuji kelas kita. Kehebatan kita itu dilihat dari kekurangan yang diberikan kepada kita, dan kita melebihkan keimanan kita. Tidak ada orang yang tersiksa dan do’anya diabaikan.

Teladankanlah keberanian untuk hidup dengan sepenuhnya, teladankanlah kesetiaan kepada yang benar. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Terima kasih kepada Pak Mario Teguh atas ilmu dan nasihat terbaik yang disampaikan selama ini. Semoga kita semua ada dalam lindungan Tuhan yang Maha Berkuasa dan Berkehendak.

Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “The Crystal Soul“. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.









Penumpang Lelaki Tua

Ketika Nabi Nus AS berada diatas kapal, yang dibuatnya atas perintah Allah SWT untuk menyelamatkan diri. Ia perhatikan satu persatu penumpang yang ikut diatas kapalnya. Tiba-tiba Nabi Nus AS memandang kepada seorang lelaki tua yang tak dikenalnya.
Siapa kamu? Tanya Nabi Nuh. Aku Iblis tua. Mengapa kamu ikut kami?. Aku bukan mau ikut kapal dan ingin menyelamatkan diri bersamammu. Aku hanya ingin mengganggu hati para pengikutmu. Biar tubuh mereka bersamamu tapi hati mereka bersamaku.

Keluarlah kau dari kapalku wahai musuh Allah! Wahai Nuh, aku menyimpan lima kiat yang dengannya aku bisa mencelakakan manusia ini. Aku akan sebutkan kepadamu tiga, tetapi akan kusembunyikan darimu dua lainnya. Aku tidak berminat mendengarkan tiga kiat yang kau sebutkan itu, tetapi sebutkan dua kiat yang kau sembunyikan dariku.

Wahai Nuh, aku akan berusaha membinasakan manusia dengan dua cara. Pertama, menanamkan sifat hasad. Kedua, menanamkan sifat serakah dalam jiwa mereka. Dengan dengki aku dilaknat oleh Allah dan dijadikan sebagai syetan terkutuk. Dan dengan serakah Adam AS menghalalkan segala makanan di surga sehingga dikeluarkan. Dengan dua sifat ini kamu semua dikeluarkan dari surga. (Syarif Hidayatullah, Sifat Hasad, Mimbar Ulama, No. 337, Des. 2006 hl 23-24)

Sifat dengki dan serakah ini harus dijauhi kaum muslimin demi terjaga persatuan dan tidak bercerai berai dalam mendapatkan nikmat Allah. Jika dengki dan serakah telah menjadi maka para pelakunya menjadi musuh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Ingatlah bahwa nikmat-nikmat Allah ada musuhnya. Ditanya siapakah musuh-musuh nikmat Allah itu ya Rasulallah? Jawabannya, yaitu mereka yang hasad terhadap nikmat karunia Allah yang diberikan kepada manusia (hamba-Nya)”





10 Seni Meyakinkan Orang Lain


Belajarlah mengingat nama-nama orang yang anda kenal. Kalau tak bisa mengingat nama-nama-nya, ini menandakan perhatian anda tidak cukup.
Jadilah orang yang menyenangkan, supaya anda tidak kaku. Jadilah orang yang luwes.
Milikilah sifat2 santai, supaya anda tak gampang gelisah.
Jangan memusatkan perhatian kepada “aku” anda. Jangan menimbulkan kesan anda ingin dianggap mahatahu.

Kembangkanlah sifat mengasyikan sehingga orang lain bisa memperoleh untung karena bergaul dengan anda.
Usahakan supaya unsur-unsur yang “tak enak” dalam diri anda dilenyapkan.
Berusahalah menyembuhkan atau melenyapkan salah paham yang pernah dan masih ada. Buanglah kejengkelan-kejengkelan anda.
Milikilah kebiasaan menyukai orang lain.
Jangan mengabaikan kesempatan untuk memuji orang atas keberhasilannya, atau menyatakan simpati kepada orang yang mengalami musibah dan kemalangan.
Berilah semangat kepada mereka, maka mereka akan bersimpati kepada anda.

Inilah rumus sukses yang dibuat Presiden Lyndon Johnson, yang dibangun lama sebelum ia terpilih menjadi seorang Presiden. Dengan rumus inilah lebih mudah bagi Johnson untuk mendapatkan dukungan suara dari Kongres saat itu.

Belajarlah mengingat nama-nama orang yang anda kenal. Kalau tak bisa mengingat nama-nama-nya, ini menandakan perhatian anda tidak cukup.
Jadilah orang yang menyenangkan, supaya anda tidak kaku. Jadilah orang yang luwes.
Milikilah sifat2 santai, supaya anda tak gampang gelisah.
Jangan memusatkan perhatian kepada “aku” anda. Jangan menimbulkan kesan anda ingin dianggap mahatahu.

Kembangkanlah sifat mengasyikan sehingga orang lain bisa memperoleh untung karena bergaul dengan anda.
Usahakan supaya unsur-unsur yang “tak enak” dalam diri anda dilenyapkan.
Berusahalah menyembuhkan atau melenyapkan salah paham yang pernah dan masih ada. Buanglah kejengkelan-kejengkelan anda.
Milikilah kebiasaan menyukai orang lain.
Jangan mengabaikan kesempatan untuk memuji orang atas keberhasilannya, atau menyatakan simpati kepada orang yang mengalami musibah dan kemalangan.
Berilah semangat kepada mereka, maka mereka akan bersimpati kepada anda.

Inilah rumus sukses yang dibuat Presiden Lyndon Johnson, yang dibangun lama sebelum ia terpilih menjadi seorang Presiden. Dengan rumus inilah lebih mudah bagi Johnson untuk mendapatkan dukungan suara dari Kongres saat itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar