Selasa, 16 Oktober 2012

TAHAP DEMI TAHAP PERKEMBANGAN BAYI(0-3 BULAN)





Apa yang harus dilakukan ketika bayi menangis

Sebagian ibu dan ayah baru, khawatir jika mereka merespon terlalu cepat ketika bayi menangis maka bayi akan menjadi manja. Padahal penelitian menunjukkan bahwa bayi yang direspon dengan cepat sebenarnya lebih sedikit menangis ketika batita.

Agar ia merasa aman dan nyaman, segeralah merespon tangisannya dengan dekapan atau pelukan lembut.

Beberapa penyebab yang membuat bayi Ibu menangis

• Lapar, bayi kecil lebih sering merasa lapar karena itu ia butuh lebih sering menyusu walau dalam jumlah kecil.
• Kepanasan atau kedinginan, kenakan pakaian tipis yang menyerap keringat bila kepanasan dan kenakan pakaian yang menutup lengan dan kaki bila kedinginan. Sesuaikan sush AC di kamar si kecil.
• Kolik atau masuk angin membuat bayi kembung dan kesakitan. Pijat lembut perutnya searah jarum jam atau Ibu susui.
• Perlu ganti popok, ia tidak betah bila popoknya basah atau kotor.
• Kesakitan , karena digigit serangga misalnya
• Bosan, ingin diangkat dari tempat tidurnya atau diajak jalan-jalan keluar kamar
• Dia ingin dibelai (minta perhatian)

Kebanyakan masalah tersebut bisa diatasi dengan cepat dan mudah, dan begitu bayi Ibu direspon, dia akan dengan cepat tenang kembali namun jika tangisan bayi Ibu terlihat tidak biasa atau berlangsung terlalu lama, maka bicaralah kepada dokter Ibu. Atau tanyakan pada sesame ibu di forum kami. Dan tentu saja, Ibu juga bisa bertanya dengan kami!

Kolik

Jika bayi Ibu berusia di bawah tiga bulan dan menangis berlebihan, kemungkinan dia menderita kolik.kolik tidak bisa disembuhkan, tetapi ada beberapa teknik menenangkan bayi yang bisa Ibu coba.

Cara-cara menenangkan bayi yang menderita kolik

• Belailah dan lakukan pijatan lembut di perutnya searah jarum jam
• Disusui
• Sendawakan dia
• Mainkan musik lembut atau bernyanyilah untuk dia
• Pijat dengan lembut
• Mandikan dengan air hangat
• Gendong dan ayun-ayunkan
• ajak dia jalan-jalan keluar

Tangisan bayi di bulan berikutnya

Ketika bayi Ibu makin besar dan telah melewati tahap bayi baru lahir, ada beberapa alasan lain yang menyebabkan dia menangis:
• Kehilangan selimutnya. Biasanya bayi punya benda atau selimut favorit yang harus dibawanya serta kemana pun pergi.
• Ingin ditemani (karena merasa tidak aman atau takut)
• Terbentur sesuatu
• Sedang tumbuh gigi. TUmbuh gigi pada bayi menimbulkan rasa tidak nyaman yang membuat ia rewel.
• Takut berpisah atau ada  rasa takut yang baru timbul
Belaian sangat manjur untuk menenangkan bayi yang gelisah. Tapi jika bayi Ibu terlihat tidak nyaman dan menderita, lebih baik Ibu konsultasikan pada dokter Ibu.


Menangani tangisan yang berlebihan

Bayi tidak akan menangis dalam jangka waktu yang lama. Jika Ibu merasa bahwa tangisannya berlebihan dan sulit sekali ditangani, tenangkan diri Ibu. Secangkir teh hangat bisa membuat Ibu rileks dan berpikir bagaimana mengatasinya. Bicaralah dengan dokter Ibu bila Ibu tak mampu. Mereka ada untuk membantu Ibu dan bayi Ibu.





 
 
Apa ruam popok itu?

Ruam popok adalah iritasi pada kulit bayi Ibu di daerah pantat. Ini bisa terjadi jika ia popok basahnya telat diganti, popoknya terlalu kasar dan tidak menyerap keringat, infeksi jamur atau bakteri atau bahkan eksema.

Meskipun ruam popok menyebabkan sakit dan sangat mengganggu bayi Ibu, namun  biasanya tidak berbahaya. Ruam popok umumnya terjadi  pada bayi dengan kulit yang lebih sensitif .


Cara mengatasi ruam popok

Jika ruam pada bayi Ibu disebabkan oleh popok yang basah atau infeksi jamur, maka hanya dengan melepas popok dan membiarkan kulitnya terkena angin sudah mampu menyembuhkan.

Pastikan Ibu mengganti popoknya dengan rutin. Membasuh pantat bayi dan mengeringkannya sebelum memakaikan yang baru. Bisa juga menggunakan krim khusus untuk membantu melindungi iritasi pada kulit bayi akibat ruam popok.

Berikut tips untuk menghindari ruam popok:

- gunakan popok kain dari bahan katun yang lembut.

- Jangan terlalu ketat memakakan diaper, agar kulit bayi tidak tergesek.

- Bila diaper penuh, sudah menggelembung atau menggantung, segera ganti dengan yang baru.

- Hindari pemakaian diaper yang terlalu sering (bahkan saat bepergian).

- Jangan ada sisa urine/kotoran saat membersihkan bayi, karena kulit yang tidak bersih sangat mudah mengalami ruam popok.

- Jangan menggunakan sabun bila kulit bayi yang tertutup diaper merah dan kasar.

Jika ruam belum hilang, bicaralah dengan dokter Ibu.




BAYI PREMATUR


Walaupun Ibu tidak bisa membelainya seperti yang Ibu inginkan, bayi Ibu bisa tetap mengenali bau dan suara Ibu. Jadi seringlah duduk dan bicara di dekatnya agar ikatan batin Ibu berdua makin kuat.

Belaian atau pijatan lembut Ibu adalah cara istimewa yang menenangkan untuk menyalurkan rasa sayang dan perhatian Ibu.

Siapkan diri Ibu dan suami agar lebih siap saat mengunjungi bayi Ibu. Luapkan perasaan sayang dan jangan sedih, karena bayi Ibu mungkin bisa merasakannya.

Memerah ASI untuk Bayi Prematur Ibu

Jika bayi Ibu masih berada di unit perawatan, Ibu mungkin harus memerah ASI untuk bisa menyusuinya. Tetaplah tenang agar produksi ASI Ibu stabil dan Ibu tetap bisa memberinya ASI. Jika Ibu perlu ketenangan, cobalah beberapa tips berikut:

  • Berendamlah dalam air hangat agar Ibu lebih tenang dan payudara Ibu tidak sakit.
  • Pijat perlahan payudara Ibu dan perah dengan tangan. Lakukan cara perah yang berbeda-beda agar tidak menimbulkan sakit.
  • Seringlah menjenguk dan membelai si kecil agar semangat Ibu untuk memberinya ASI tetap tinggi.





Perkembangan Bayi Prematur Ibu

Tidak ada tabel perkembangan ‘rata-rata’ untuk bayi prematur. Tapi, bayi prematur tidak selalu menghadapi masalah perkembangan dalam waktu lama. Ingatlah bahwa bayi normal pun mencapai perkembangan pesatnya pada waktu yang berlainan.

Jadi tenanglah dulu. Hal yang paling penting adalah terus semangat dan bersyukur atas setiap langkah dan perkembangan bayi Ibu.  

Apa Bayi saya Berikutnya Bisa Prematur Juga?

Sekitar 9 dari 10 wanita yang bayi pertamanya dilahirkan prematur melahirkan anak keduanya dengan persalinan normal. Jadi, redam kecemasan Ibu akan hal ini. Persiapkan diri akan lebih baik daripada mencemaskannya.

Bayi prematur pada umumnya perlu diletakkan di inkubator yang mempunyai kontrol suhu, sehingga bayi tetap berada pada suhu yang sesuai seperti saat bayi berada dalam kandungan. Hal ini dilakukan, karena bayi prematur seringkali belum mempunyai kontrol suhu yang baik, sehingga mudah kedinginan.

Selain itu, dengan ditaruh di inkubator, maka bayi dapat dievaluasi fungsi nafasnya (dengan melihat gerakan dada/perut), juga untuk melihat warna kulit bayi. Itu sebabnya bayi sering diletakkan tanpa pakaian ( karena jika tertutup pakaian akan menyulitkan pengawasan).

Biasanya, saat berat badan bayi sudah mencapai 2000 – 2250 gram, ia sudah bisa dipulangkan. Tentu saja, sebelumnya setelah dicoba dengan meletakkan bayi di luar inkubator dan dinilai apakah bayi dapat beradaptasi dengan suhu kamar atau tidak. Setelah di rumah, yang paling penting adalah pemberian ASI untuk bayi sehingga berat badan bayi secepatnya bisa mencapai berat bayi yang seharusnya ( sekitar 2500 – 3000 gram).

Bagaimana Bayi Bisa Dikategorikan Prematur?

Jika bayi Ibu lahir sebelum kehamilan berusia 37 minggu, dengan berat badan kurang dari 2 kilogram maka bayi Ibu dianggap prematur, atau preterm.

Bayi prematur pada umumnya perlu diletakkan di inkubator untuk mengontrol suhu agar bayi tetap berada pada suhu yang sesuai seperti saat  berada dalam kandungan.

Selain itu, dengan ditaruh di inkubator, maka bayi dapat dievaluasi fungsi nafasnya (dengan melihat gerakan dada/perut), juga untuk melihat warna kulit bayi.  Itu sebabnya bayi sering diletakkan tanpa pakaian.

Biasanya, saat berat badan bayi sudah mencapai 2000 – 2250 gram, ia sudah bisa dibawa pulang. Tentu setelah dicoba keluar dari inkubator dan dinilai apakah mampu beradaptasi dengan suhu kamar.

Setelah di rumah, yang paling penting diperhatiakan adalah nutrisi  dan  pemberian ASI yang cukup. Ini berguna agar berat badan bayi secepatnya bisa mencapai berat  yang seharusnya ( sekitar 2500 – 3000 gram).






 Selain mempelajari arti tangisan si kecil, Ibu juga perlu mengenali pup bayi Ibu. Berikut beberapa tips tentang hal-hal yang harus diantisipasi dan tanda peringatan yang harus diwaspadai.

 
 
Pup bayi Ibu yang berubah

Pup bayi Ibu akan mengalami banyak perubahan selama beberapa bulan pertama, terutama saat Ibu mulai mengenalkan makanan padat. Namun perubahan yang paling terlihat adalah saat beberapa minggu pertama hidupnya.

Beberapa hari pertama

Sekitar 24 jam setelah lahir, si kecil akan pup atau buang air besar . Warnanya hitam kehijau-hijauan. Ini adalah mekonium atau kotoran pertamanya. Kelarnya mekonium menIbukan usus besar bayi sudah berfungsi normal.

Sesungguhnya, mekonium itu adalah cairan ketuban yang tertelan bayi saat masih dalam kandungan dan berada di ususnya sejak 3 bulan sebelum ia dilahirkan. 

Dan selepas mekonium, warna pup bayi Ibu akan berubah. Biasanya tergantung dengan apa yang ia konsumsi melalui ASI. Dengan kata lain, apa yang Ibu makan atau minum.

Bayi yang diberi ASI

Mekonium akan makin cepat terdesak keluar dari perut bayi jika ia disusui. Ini karena ASI yang pertama kali keluar selepas melahirkan, merangsang beroperasinya sistem pencernaan. Setelah itu, kotoran si kecil akan berubah secara bertahap.

Begitu si kecil minum ASI secara teratur, kotorannya akan berwarna kuning cerah, baunya agak sedikit asam, dan bentuknya mirip butiran beras. Wajar bila dalam minggu-minggu pertama, bayi sering pup, terutama setelah kenyang menyusu. Umumnya, bayi yang baru lahir dapat pup 2-3 kali sehari bahkan lebih.  Namun bila diberikan ASI, bayi Ibu bisa tidak pup hingga 2-3 hari sekali.

Namun bukan berarti bila ia pup minimal 10 kali sehari berarti diare. Itu juga bisa karena ASI Ibu mudah dicerna sehingga sangat mudah dikeluarkan. Bila Ibu memberikan ASI, jangan khawatir pada jadwal pup bayi Ibu. Namun bila Ibu masih belum tenang, hubungi dokter Ibu.

Perubahan pada pup bayi Ibu

Perubahan pada pup bayi seperti tekstur dan bau yang berubah, perlu Ibu perhatikan. Diare, sembelit atau pup yang mengandung darah , tentu merupakan masalah bila bayi Ibu mengalaminya terus menerus.

Sebaiknya Ibu periksakan ke dokter.

• Berbagai bakteri perut, obat, tumbuh gigi atau peka terhadap makanan dapat menyebabkan diare dan harus sembuh tanpa pengobatan dalam 24 jam. Jika tidak, bicarakan dengan bidan atau dokter Ibu.

• Sembelit dapat disebabkan oleh sejumlah hal termasuk perubahan makanan, dehidrasi atau penyakit ringan seperti flu. Ikuti tip kami untuk menyembuhkan sembelit  bayi ibu

• Sedikit darah terkadang bisa muncul di pup bayi Ibu jika dia baru mengalami sembelit dan mengejan terlalu keras. Namun, selalu lebih baik bila memeriksakannya ke bidan atau dokter Ibu untuk berjaga-jaga.







Apa Penyakit Kuning Itu?

Ketika lahir, bayi baru memiliki banyak zat kimia dalam darahnya antara lain bilirubin. Hati bayi perlu waktu beberapa hari untuk menguraikan zat ini sehingga menyebabkan penyakit kuning. 

Gejalanya, kulit bayi akan terlihat berwarna hijau-kekuningan atau bagian putih dari mata bayi akan terlihat kuning

Hampir semua bayi baru lahir akan kuning di hari ke-3. Itu sebabnya, seluruh bayi perlu diperiksa kadar bilirubin dalam darah pada hari itu. Normalnya, kadar bilirubin adalah 0-1 mcg. Namun, sampai hari ke-7, kadarnya bisa saja naik sampai 12 mcg.

Berapa Lama Penyakit Kuning Menyerang?

Kulit bayi Ibu seharusnya kembali berwarna normal setelah beberapa hari atau seminggu. Menyusui bayi bisa membantu, karena ASI mengandung banyak zat  alami yang bisa melindungi dari penyakit.

Jika bayi Ibu masih terkena penyakit kuning selama lebih dari dua minggu, konsultasikan dengan dokter Ibu.

Bagaimana merawat bayi dengan penyakit kuning?

Penyakit kuning seharusnya hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apapun.
Sebelum dibawa pulang, dokter akan memeriksa apakah benar si kecil kuning atau tidak. Misalnya, bila ditekan dadanya, ditahan dan dilepas. Bila daerah bekas tekanan  berwarna kuning, dipastikan bayi Ibu sakit kuning.

Dokter akan berupaya mengatasinya dan terus memantaunya sampai kadar bilirubin aman dan stabil. Dokter juga bisa  memutuskan apa bayi perlu fototerapi – perawatan dengan  penyerapan cahaya dari lampu ultraviolet ( bili-lamp) selama beberapa hari.

Kalau si kecil sudah cukup kuat untuk dibawa pulang, dokter biasanya masih menyarankan agar Ibu menjemurnya di pagi hari (antara pk. 07-09) .
 
 
 
 
 
 Berapa ‘berat badan yang tepat’ untuk bayi?

Ada banyak cara memantau kesehatan bayi. Tapi yang termudah adalah dengan mengukur kondisi fisiknya. Untuk itu, Ibu perlu tahu ukuran idealnya – sehingga Ibu bisa menduga status kesehataan si kecil.

Berat badan bayi Ibu juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan atau genetika. Juga bisa dipengaruhi asupan gizi dan kesehatan Ibu saat Ibu hamil. Yang terpenting bukan berapa beratnya saat ia lahir, tapi berapa berat yang dicapai setelahnya.
Lakukan pengukuran antropometri (berkaitan dengan tubuh), seperti berat badan, panjang badan (tinggi badan), serta lingkar kepala untuk memastikan pertumbuhannya.

Penurunan berat badan setelah lahir

Setiap anak mengikuti pola pertumbuhan sejak lahir. Dan biasanya hal pertama yang terjadi adalah berat badannya turun. Tak perlu cemas, karena bayi kemungkinan akan kehilangan berat badannya sampai 10% dalam beberapa hari pertama setelah lahir. Namun setelah berumur sekitar 10 hari, berat badannya akan mulai meningkat lagi.

Agar berat badannya tidak terus turun, tingkatkan kualitas ASI Ibu dengan makan makanan bergizi .


Mengukur pertumbuhan bayi Ibu

Pertumbuhan bayi Ibu diukur dengan diagram sentile. Besar atau kecil, berat badannya diharapkan naik dengan mantap. Tapi bila bayi Ibu berada di puncak atau tepi bawah diagram bukan berarti dia kelebihan atau kekurangan berat badan.

Pastikan bahwa Ibu secara rutin berkunjung ke dokter anak untuk memonitor pertumbuhannya. Juga memberi Ibu kesempatan untuk banyak bertanya mengenai perkembangan bayi kepada dokter anak Ibu.

Seberapa banyak kenaikan berat badan yang harus dicapai bayi saya?

Dalam beberapa minggu pertama, berat badan bayi Ibu mungkin akan naik sekitar 175g hingga 225g (6 ons hingga 8 ons) dalam seminggu. Dalam waktu sekitar enam bulan berat badannya mungkin akan menjadi dua kali lipat dari berat badannya waktu lahir. Setelah ini peningkatan berat badannya berangsur-angsur melambat.

Diagram sentile yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan hanyalah panduan. khawatir jika berat badan bayi tidak sesuai, Ini bisa terjadi karena llonjakan pertumbuhan, penyakit, atau kesulitan menyesuaikan dengan makanan padat. Jika Ibu mengkhawatirkan perkembangannya, bicarakan dengan dokter anak.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar