Jumat, 12 Oktober 2012

MOTIVASI ALA PAK MARIO

Tidak Takut lagi
Tidak takut lagi berarti pernah takut dan akan masih takut lagi. Dan akan selalu mengatakan setiap hari bahwa aku tidak akan takut lagi. Itu sangat wajar karena dalam keseharian kita, kita lebih banyak berkutat dalam rasa takut dibanding kegembiraan menyambut kehidupan yang lebih baik.
Kalau kita mempunyai logika yang jelas mengenai makna rasa takut, dan maksud penciptaan dari rasa takut, karena Tuhan tidak menciptakan suatu yang sia-sia; PASTI ada rahmat dibalik rasa takut yang tidak kita mengerti. Sehingga kita tidak akan pernah lagi menyalahkan rasa takut.
Ada 2 sahabat didalam tubuh kita yang terkesan selalu bertolak belakang:
- Penakut
- Pemberani
Rasa takut diciptakan untuk perlindungan kita; karena kalau tidak mempunyai rasa takut, seseorang akan melakukan hal tanpa perhitungan.
Jadi… takut itu adalah rahmat. Hanya… apapun yang baik, jika digunakan dengan salah, hasilnya akan salah.
Rasa takut itu melindungi kita dari melakukan kesalahan yang tidak perlu.
Seorang pemberani itu akan takut sebelum melakukan. Seorang pemberani itu adalah seorang penakut yang terpaksa / dipaksa melakukan. Ketika dia melakukan, dia tidak takut lagi, karena ia sibuk menyelamatkan diri. Jika urusannya sudah selesai, ia lebih takut lagi.
Pemberani itu Takut sebelum, Lupa selama, lebih takut lagi setelah.     
Rasa takut itu baik, jika digunakan untuk menolong kita berbuat sebaik mungkin supaya tidak melakukan kesalahan. Rasa takut itu tidak baik, jika membuat kita tidak berbuat apapun karena takut berbuat salah. Sikap yang sehat terhadap rasa takut akan menjadikan kita dibesarkan atau dikerdilkan.
Pilihannya adalah….. apakah anda bertindak karena rasa takut….?,  apakah anda mati tindakannya karena rasa takut…..?, atau anda menjadikan terbaik dalam tindakan anda karena anda takut GAGAL?.
Sumber pendapatan adalah kualitas anda sendiri; apakah pantas dibayar mahal atau tidak?, darimana-pun, kapan-pun, untuk pekerjaan apapun kalau anda pantas dibayar mahal, anda adalah sumber yang besar.
Jadi yang menentukan anda dibayar mahal adalah bukan orang lain, bukan perusahaan atau yang lainnya, tetapi
kualitas anda sendiri.
Masa depan itu tidak  otomatis membawa kualitas dari apapun yang terjadi dimasa lalu. Masa lalu anda bukan kualitas otomatis masa depan anda.
Maka jangan mengulangi sikap-sikap berantakan dimasa lalu, supaya hidup kita kini dan dimasa depan tidak seberantakan masa lalu.
Betapapun gelapnya masa lalu tidak akan menggelapkan masa depan anda, kalau anda tidak meneruskan sikap yang menggelapkan masa lalu.
Jadilah pribadi yang hatinya cerah dari dugaan buruk, yang pikirannya bersih dari muslihat yang merugikan orang lain, dan yang tindakannya menggembirakan sesama; tidak ada orang yang seperti itu yang hidupnya gelap.
Orang yang mau stabil, harus mencapai kecepatan tertentu. Karena pesawat jet tempur itu tidak stabil pada kecepatan rendah.
Jatuh itu biasa, tetapi jangan terlalu lama berhenti ditempat jatuh. Banyak diantara kita menikmati peran sebagai korban. Jangan merasa rendah kalau anda  sedang jatuh; camkan ini “Bukan jatuh-ku yang penting, tetapi bangkit-ku setiap kali aku jatuh”
Tidak takut lagi karena kita telah meninggalkannya, lebih kuat darinya, mempunyai sistem untuk mencegah terjadinya.
Musuh yang tidak kita takuti, betapapun besarnya adalah musuh yang jauh. Musuh yang tidak anda takuti adalah musuh yang anda ubah menajdi sahabat.
Takut itu boleh, tetapi hanya takut yang membuat anda lebih baik; untuk hal lain anda katakan “Aku tidak takut lagi“.
Ketakutan karena kelemahan, itu karena tidak mensyukuri kekuatan. Itu sebabnya Tuhan katakan “ Jika kamu bersyukur atas nikmat-Ku, maka akan Aku tambahkan”.  Tanpa ditambahkan otomatis sudah bertambah, karena orang bersyukur akan melihat kekuatan ini.
Jadi orang itu kuat bukan berarti dia tidak memiliki kelemahan, tetapi karena menggunakan apapun sebagai kekuatan.
Orang-orang yang berhasil dalam kehidupan kita, bukan-lah orang-orang yang terlengkapi; tetapi justru mereka dikurangi dimasa mudanya, supaya membangun kekuatan itu didalam dirinya.
Pada kenyataannya lebih banyak anak orang miskin yang berhasil, dibanding anak orang kaya. Sebab anak orang kaya itu punya 2 pilihan hidup; menjadi lebih kaya atau menjadi miskin. Sementara anak orang miskin itu cuman punya satu pilihan hidup; yaitu HARUS NAIK.
Jadi janganlah rasa takut anda untuk berlaku tidak jujur, malas memasuki tempat dimana Tuhan akan memperkaya anda dengan rejeki baik.
Maka jadilah orang jujur, karena disana selalu ada jalan untuk mendapatkan rejeki baik.
Kita itu hidup terlalu banyak memikirkan yang belum kita miliki. Dan karena kita selalu menganggap yang belum kita miliki, selalu lebih baik daripada yang sudah kita miliki; maka timbul pengeluhan dan penyepelean kepada yang sudah kita miliki.
Jadi kalau kita mau kembali kepada perasaan yang damai, yang lebih mudah bagi keberanian untuk bersemi; adalah dengan mensyukuri yang sudah ada pada anda.
Jadi kenapa nikmat itu ditambahkan kepada orang yang mensyukuri..?, karena banyak orang belum menggunakan yang ada padanya, menginginkan sesuatu yang baru.
Tidak takut lagi tidak berarti tidak akan takut lagi dengan tantangan yang lebih besar. Kiita mengatakan “TIDAK TAKUT LAGI” adalah tentang hal-hal yang menyiksa dan mengkerdilkan upaya kita.
Maka berfokuslah pada yang bisa kita lakukan, bukan pada yang tidak bisa kita lakukan.
Jangan meresahkan tentang yang sulit, tetapi lakukanlah yang sedang mudah. Semua masalah diciptakan Tuhan mudah pada awalnya, kita yang memperbesar dan mempersulitnya dengan menunda.
Maka cara terbaik menyelesaikan masalah adalah nyelesaikannya seawal mungkin. Itu sebabnya masalah adalah bukan gangguan tetapi prioritas.
Galau itu adalah proses alamiah dari pertumbuhan. Karena galau itu adalah jarak antara masa muda yang labil dan masa dewasa yang mapan.
Maka labil-lah, tetapi pastikan anda memenangkan kecepatan baru, melakukan lebih banyak hal, menyapa dengan ramah orang-orang, melakukan yang walaupun tidak dibayar, anda tetap melakukannya dengan ikhlas; karena anda mencintai yang anda lakukan.
Lalu karena anda terlalu sibuk dengan keindahan dalam kesibukan untuk melakukan yang mungkin anda lakukan, anda disampaikan oleh Tuhan pada keadaan dan kemampuan yang tadinya anda pikir tidak mungkin.
Lalu anda beridiri dengan gagah, dan mengatakan kepada Tuhan ” Terimakasih Tuhan, hari ini… AKU TIDAK TAKUT LAGI”.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar