Senin, 20 Februari 2012

ILMU JIWA

Alasan Si Kaya Cenderung Egois


Kekayaan membuat seseorang jadi kurang empati dan tidak peduli dengan lingkungan.

Bulan Ramadan dianjurkan untuk lebih banyak beramal. Namun, ada fenomena yang justru membuat si kaya enggan untuk berbagi. Seperti banyaknya pengemis musiman, anak yang dipekerjakan sebagai pengemis atau yang berpura-pura mengidap penyakit tertentu.

Ternyata, tidak hanya fenomena sosial seperti itu yang membuat orang enggan untuk berbagi. Menurut ilmuwan psikologi dan sosial Dacher Keltner, secara psikologis, orang kaya biasanya terobsesi pada diri sendiri. Mereka hanya mengkhawatirkan tentang kesejahteraannya sendiri.

Keltner mengatakan bahwa kekayaan telah membuat seseorang jadi kurang empati dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. “Mereka memiliki ideologi kepentingan pribadi dan cenderung memikirkan diri sendiri dibandingkan mereka yang kekurangan,” ujarnya, dikutip dari Daily Mail.

Untuk membuktikan hal ini, ia telah melakukan 12 penelitian terpisah. “Kami mengukur empati, perilaku sosial, dan hal-hal yang berhubungan dengan kasih sayang,” ujarnya.

Dari hasil 12 penelitiannya yang diterbitkan pada artikel berjudul ‘Social Class as Culture: The Convergence of Resources and Rank in the Social Realm,’ dan pada The Journal Current Directions in Psychological Science, kelas menengah ke bawah lebih menunjukkan empati, perilaku sosial yang baik, dan lebih menunjukkan kasih sayang terhadap sesama.

Keltner yang merupakan seorang profesor psikologi dari Universitas California, Berkeley, mengatakan bahwa orang kaya cenderung fokus pada dirinya sendiri. “Orang kaya akan tampak lebih terganggu dan akan menyibukkan diri sendiri seperti memainkan ponsel, menulis, dan menghindari kontak mata jika ada pengemis yang meminta sedekah,” ujarnya.

Pada penelitian lain yang dilakukannya, ia meminta 115 orang dari kelas menengah ke atas dan ke bawah untuk melihat gambar kelaparan anak-anak di Afrika. Sensor untuk merekam respon saraf vagus ditempelkan di dada mereka, yang berfungsi membantu otak merekam dan merespon gambar menyentuh.

Setelah itu mereka diminta untuk memainkan permainan yang diberi nama ‘dictator game’. Mereka pun dipasangkan dengan pasangan yang tak terlihat, memberikan poin 10 yang merepresentasikan jumlah uang, dan mengatakan bahwa mereka dapat menyumbangkan sebanyak mungkin atau sesedikit mungkin poin kepada pasangan mereka.

Ternyata, masyarakat kelas menengah ke bawah memberikan lebih banyak poin. Tidak terpengaruh gender, usia, dan etnisitas dari pasangan mereka.









Cara Melindungi Daya Ingat Agar Tetap Baik


Melupakan hal-hal rinci mungkin memang sering dialami oleh sebagian orang dan akan terus memburuk seiring bertambahnya usia. Namun dengan memperbaiki gaya hidup sehari-hari, daya ingat bisa tetap terlindungi sehingga lebih awet.
Seperti dikutip dari Health, 7 langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi daya ingat adalah sebagai berikut:

1. Makan roti bakar untuk sarapan
Roti bakar merupakan alternatif konsumsi karbohidrat yang baik untuk daya ingat. Sebuah studi dari Tufts University menemukan bahwa, orang-orang yang menghilangkan karbohidrat dari diet mereka memiliki daya ingat yang lebih buruk.

“Sel-sel otak membutuhkan karbohidrat, yang akan diubah menjadi glukosa,” kata Robin Kanarek, PhD, profesor psikologi di Tufts University.

Pilihlah biji-bijian dan karbohidrat kompleks lainnya, karena akan dicerna lebih lambat. Pencernaan yang lambat akan memberikan pasokan glukosa dengan lebih baik dan efisien.

2. Latihan fisik sebelum bekerja
“Olahraga meningkatkan aliran darah, sehingga sangat membutuhkan oksigen dan glukosa sebagai bahan bakar,” kata Sandra Aamodt, PhD.

Sebuah penelitian dalam jurnal Neurobiology of Learning and Memory menunjukkan bahwa seseorang dapat mempelajari kosa kata 20 persen lebih cepat jika mencoba untuk menghafal setelah melakukan latihan fisik yang rutin.

3. Mengubah font pada memo dan catatan sehari-hari
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cognition, menggunakan font yang berbeda dapat bermafaat untuk meningkatkan retensi atau kebuntuan ingatan jangka panjang. Berfokus pada font baru dapat membuat otak dan pusat pengolahan bekerja sedikit lebih keras, serta meningkatkan daya ingat.

4. Browsing selama jam makan siang
Menurut sebuah penelitian baru dari University of California, Los Angeles, menghabiskan satu jam sehari untuk online, seperti browsing sesuatu yang yang menarik atau yang hal yang berhubungan dengan hobi dapat merangsang bagian dari lobus frontal yang mengontrol memori jangka pendek.

“Sirkuit neural yang terlibat dalam pengambilan keputusan, visual spasial, dan kemampuan verbal menjadi sangat aktif ketika melakukan browsing di internet. Namun jangan hanya melakukan browsing yang tidak melibatkan proses berpikir,” jelas Gary Small, MD.

5. Mengingat tempat parkir kendaraan
Banyak orang yang sering melupakan tempat parkir kendaraannya. Perhatikan di mana kendaraan diparkir, kemudian gerakkan bola mata dari sisi ke sisi setiap setengah detik selama 30 detik sambil berdiri di tempat.

“Berlatih gerakan mata sederhana dapat meningkatkan memori jangka panjang Anda hingga 10 persen,” kata peneliti di Manchester Metropolitan University di Inggris.

6. Minum sedikit alkohol saat makan malam
Peminum alkohol berat memang dapat menyebabkan kehilangan daya ingat. Namun sebuah studi baru menemukan bahwa, minum alkohol dalam jumlah sedikit sebenarnya dapat menurunkan risiko penurunan daya ingat.

Dalam analisis yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer’s Disease, peserta penelitian yang mengonsumsi sedikit minuman beralkohol per minggu memiliki risiko terendah mengalami gangguan kognitif. Hal tersebut dibandingkan dengan peserta penelitian yang tidak minum sama sekali dan yang terlalu banyak minum alkohol.

7. Flossing sebelum tidur
Membersihkan gigi dengan benang gigi (dental floss) tidak hanya baik untuk gigi, namun juga baik untuk otak. Bila tidak membersihkan gigi dengan dental floss dapat menyebabkan gusi menjadi meradang sehingga memudahkan bakteri buruk untuk memasuki aliran darah.

“Setelah masuk aliran darah, bakteri dapat menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk otak, yang dapat menyebabkan disfungsi kognitif. Membersihkan gigi dengan dental floss (flossing) 2 kali sehari ideal untuk menjaga kebersihkan gigi dan mulut,” kata Jonathan B. Levine, DMD, seorang profesor dari New York University.









Latihan Mata yang Bisa Pertajam Otak


Latihan mata tak hanya bisa memperkuat otot-otot sekitar mata dan meningkatkan penglihatan, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan dan ketajaman otak. Bagaimana caranya?

Selain bermanfaat untuk kemampuan penglihatan, latihan mata dapat pula meningkatkan konsentrasi, memori dan fokus.

Dilansir Livestrong, berikut beberapa cara latihan otak yang dapat mempertajam otak:

1. Latihan untuk fokus
Untuk melatih pikiran fokus dan perhatian, mintalah bantuan seseorang untuk memegang dua benda kecil dengan warna berbeda, misalnya pensil warna, bola-bola kecil dari benang, koin atau benda semacam itu, di depan atau disamping bahunya.

Kemudian Anda cobalah untuk fokus hanya pada satu objek untuk beberapa detik, lalu pindahkan fokus pada objek kedua. Variasikan urutan fokus dan waktu yang dihabiskan untuk melihat objek yang berbeda.

2. Latihan pelacakan
Pelacakan tidak hanya melatih otot mata, tetapi juga membantu otak mengantisipasi dan mengikuti jalan benda yang bergerak. Lakukan ini latihan sendiri atau dengan pasangan.

Tahan objek seperti pensil di tangan dan perlahan bergerak menjauhi Anda. Fokus pada akhir pensil, kemudian pindahkan pensil dalam pola, seperti wiper kaca depan mobil, kemudian beralih ke pola lingkaran, searah jarum jam dan kemudian berlawanan.

Latihan ini membantu mempertahankan fokus dan perhatian pada objek bergerak dan sering digunakan sebagai pengobatan untuk gangguan perhatian.

3. Latihan untuk memori
Mainkan permainan memori dengan menggunakan kartu atau benda semacamnya ditempatkan menghadap ke bawah. Putar lebih dari dua kartu sekaligus untuk mencocokkan kartu identik sehingga dapat meningkatkan memori.

Anda juga dapat meningkatkan memori dengan latihan mata bergoyang, menurut riset yang dikutip dalam The Sunday Times. Latihan ini dapat meningkatkan interaksi antara belahan otak kanan dan otak kiri.

Caranya, di pagi hari cobalah alihkan fokus bolak-balik antara dua benda diam selama 30 detik. Misalnya, geser pandangan dari satu sisi layar komputer ke yang lain atau dari satu sisi tempat tidur ke yang lain.

4. Video game
Menurut National Geographic, video game yang mengharuskan melacak objek ketika menggunakan mouse atau tombol untuk mencapai tujuan selama bermain game dapat meningkatkan koordinasi antara tangan dan mata. Permainan semacam itu juga dapat membantu persepsi kedalaman dan kemampuan untuk berpikir dan memecahkan masalah pada saat yang sama.









Perangai wanita salah satu penyebab pria mendekat atau menghindar.

Mencari pasangan yang sesuai tidaklah mudah. Jika Anda berulang kali patah hati, mungkin Anda harus mulai menganalisa apakah Anda termasuk wanita yang diinginkan pria atau tidak.

Sama halnya dengan wanita, pria akan memilih wanita terbaik untuk menjadi pasangan. Bila bertemu dengan wanita yang tak sesuai, mereka bisa langsung memutuskan atau berhubungan hanya untuk bersenang-senang.

Seperti yang dilansir dari Shine, ada tiga tipe wanita yang paling dihindari kaum pria, yaitu:

1. Wanita perayu
Pria menyukai wanita yang agresif karena mereka tidak perlu melakukan banyak usaha untuk mendapatkan mereka. Wanita tipe ini menunjukkan keinginannya secara jelas sehingga membuat proses pendekatan lebih mudah.

Namun, ada garis tipis yang membedakan wanita yang agresif hanya pada satu pria dengan wanita agresif pada semua pria. Pria cenderung menghindari wanita yang selalu terlihat agresif karena rayuannya lebih cenderung memerlukan perhatian ekstra, dan dapat menguras kesabaran mereka.

2. Wanita gila komitmen
Dalam sebuah hubungan yang sehat, sangat baik untuk membuat percikan pada kencan pertama. Anda berdua harus fokus untuk bersenang-senang sembari saling mengenal satu sama lain.

Wanita yang merasa nyaman terlalu cepat dan mulai merencanakan ke tahap hubungan selanjutnya, dapat membuat pria ketakutan. Mulai mendiskusikan rencana besar untuk masa depan membuat tekanan besar pada pria yang kerap kali menganggap hal tersebut terlalu cepat dalam sebuah hubungan yang baru terjalin.

3. Wanita manja
Bagi pria, tipe wanita seperti ini adalah sebuah masalah besar. Wanita manja tidak bisa pergi atau melakukan sesuatu tanpa didampingi pria dan akan selalu bergantung pada pasangannya.

Hal ini dilakukan untuk menghibur diri karena ia merasa sangat rapuh. Wanita yang selalu tergantung seperti ini tidak pernah memberikan jarak pada pasangan karena takut kehilangan. Akibatnya, pria merasa tidak dipercaya.

Inilah tipe wanita yang disukai pria:

1. Wanita penyayang
Wanita seperti ini adalah dambaan para pria. Dia adalah wanita yang selalu senang melihat pasangannya bahagia, dan rencana yang dibangunnya bersama tidak datang dengan motif tersembunyi.

Pria akan merasa nyaman dengannya karena mereka dapat dipercaya dan berharap dapat menghabiskan waktu dengannya.

2. Wanita mandiri
Wanita seperti ini memiliki dunia, mimpi dan tujuannya sendiri. Dan, mereka terbiasa mencapainya dengan caranya sendiri. Mereka menginginkan pria dalam kehidupan mereka namun bukan pria yang selalu merasa benar dan penyelesai masalah atau pria yang dapat memenuhi setiap keinginannya.

3. Wanita berkepribadian
Wanita dengan kepribadian menakjubkan adalah yang dicari pria. Kecerdasan dan kejenakaannya menjadi magnet tersendiri. Kepribadiannya yang ceria membuatnya begitu menyenangkan sehingga pria tidak ingin lepas dari wanita seperti ini.









Skizofrenia tapi tetap bekerja


Enam kepala inilah yang menurut Eriva menyuruhnya bunuh diri empat bulan lalu

Badannya subur, senyumnya ceria dan tertawanya lepas membahana. Tak ada sejurus pun kesan, perempuan paruh baya ini menderita skizofrenia, atau salah satu gangguan jiwa terparah.

“Saya Eriva, penderita skizofrenia, berprofesi sebagai pedagang nasi uduk,” katanya memperkenalkan diri dengan tawa berderai.

Berjualan nasi uduk di warung rumahan sederhana mungkin bukan prestasi istimewa bagi orang kebanyakan, tapi menjadi gantungan hidup keluarga dengan empat anak di tengah kondisi mental dengan tekanan paranoia, halusinansi dan depresi, bukan soal mudah.

Sejak usia sekolah dasar sudah kerap dianggap ‘mengacau’ karena sering mengamuk, marah dan bicara tak jelas, orangtuanya lalu membawanya berobat kesana-kemari.

“Namanya orang enggak punya, berobat ya sama orang pintar. Yang jampi-jampi lah, ramuan lah, apa saja,” kenang perempuan 47 tahun ini.

Pertolongan medis baru diperoleh tahun 2009, dengan biaya gratis dari pemerintah DKI.

“Ada yang kasih tahu, kalau mau berobat ke psikiater bisa gratis lho pake Jamkesmas,” tambahnya.

Hindari konfrontasi

Pengobatan gratis inilah yang menyelamatkannya, termasuk saat perempuan berkerudung ini mencoba bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya empat bulan lalu.

“Habis ada enam kepala dalam pikiran saya yang suruh saya sayat pergelangan tangan. Katanya sayat aja, sayat, sayat… Kalau satu saya bisa lawan, ini enam. Saya nyerah deh” katanya mengenang kisah pedih itu dengan suara lirih.

Eriva

Meski banyak masalah, usaha jualan nasi uduk jalan terus. Dengan suami yang kini tidak bekerja, Eriva harus memastikan anak-anak bisa tetap sekolah dan makan.

“Tiap hari untuk sekolah empat anak saja harus ada uang Rp50 ribu,” kata perempuan ramah ini.

Untuk mengurangi kemungkinan kambuh, selain minum obat teratur, Eriva menghindari konfrontasi dengan pelanggan.

“Kalau ada langganan yang ngutang, ya saya bilang aja mungkin dia lagi enggak ada duit,” tambahnya sambil tersenyum kecut.

Ahmad Amir, 37 tahun, juga berusaha keras mengendalikan lingkaran pergaulannya untuk mencegah kembali terperangkap jalur depresi.

Dosen di sebuah kampus swasta di Gorontalo ini akan menghindar kalau ada teman yang dianggap terlalu mendominasi, sehingga dapat membuatnya depresi.

Sikap dominan teman, bahkan sekedar pertanyaan atau gurauan, bisa memantik perasaan sensitif dan paranoia seorang penderita penyakit jiwa.

Amir sudah berulang kali gonta-ganti pekerjaan sejak dideteksi punya masalah kejiwaan tahun 2006.

Merasa cocok dengan dunia mengajar, kini Amir memilih menjauh kalau merasa ada bahaya bisa kambuh akibat teman atau orang dalam lingkungannya.

“Tiada hari tanpa perjuangan melawan halusinasi dan depresi. Makanya kalau teman enggak asik, saya minggir, menjauh,” kata duda tanpa anak ini.

Tidak menguntungkan

Farthat, juga penderita skizofrenia, yang pada mulanya bekerja. Lulusan sebuah universitas swasta jurusan ekonomi, Farhat sempat jadi karyawan bagian keuangan, akunting, hingga terakhir sebagai karyawan pada sebuah bank.

Tetapi akhirnya dia menyerah dan keluar dari pekerjaan itu.

“Ya intinya kondisi saya tidak mengizinkan saya untuk bekerja terutama dalam sebuah tim,” tukasnya lesu.

Kepala pasien sakit menerima berbagai tekanan yang mengganggu keseimbangan mentalnya

Penderita psikotis atau kelainan mental berat, akan mengalami banyak masalah saat mencoba berfungsi sebagai manusia produktif.

“Ada banyak tekanan dari dalam karena ada unsur depresi, halusinasi, merasa dijelek-jelekin terus, merasa dizalimi, akibatnya rasanya mau marah dan mengamuk saja,” terang Dr Tun Kurniasih, psikiater pada RSJ Dharmawangsa Jakarta.

Tentu ini bukan kondisi jiwa yang menguntungkan untuk sebuah lembaga yang ingin mencetak untung secara komersial.

Kalau pun ada juga penderita yang mampu bangkit dan bekerja normal, diperlukan usaha luar biasa untuk melakukannya.

“Terapi utama adalah konseling dan medikasi. Tekad saja tidak cukup, obat saja juga tidak bisa,” tambah mantan Kepala Jurusan Psikiatri FKUI ini.

Farhat sempat mencoba pengobatan, tetapi kemudian memutuskan untuk berhenti.

“Terkendali sih emosi, tapi akibatnya insomnia seminggu, payah deh,” keluhnya.

Tes psikologi

Yohannes Iman malah sudah berganti belasan jenis pekerjaan, sampai ia lupa apa saja persisnya.

“Kerja di laundry pernah, di supermarket pernah, toko buku, pabrik marmer pernah, pemasaran alat kesehatan pernah, buka usaha teh kemasan juga sudah,” kata duda satu anak penderita skizofrenia ini.

Iman merasakan persis yang dirasakan Farhat, yakni kecemasan tanpa alasan terhadap lingkungan kerjanya.

“Bawaannya kaya merasa jadi orang aneh, perasaan peka kayak beda sama temen yang lain, badan juga lemes enggak semangat, bengong,” kata laki-laki yang kini berprofesi sebagai makelar ini.

Kebanyakan orang cuma tahu kalau laki-laki bertubuh gempal ini doyan mabuk, karena melihat gejala-gejala itu. Iman akhirnya tak mampu bertahan kerja lebih dari tiga tahun di satu tempat.

Yang mengherankan dirinya adalah meski bolak-balik keluar kerja, dia juga sering lolos tes masuk kerja.

“Padahal tiap kali tes kan ada tes psikologinya ya, mestinya kan mereka tahu kondisi saya. Tapi buktinya saya diterima,” tukas Iman.

Iman kini bertekad mulai usaha wisawasta serta tengah merencanakan perkawinan keduanya.







Memaksakan Diri Masuk Kerja Saat Sakit Bisa Memicu Depresi


Karyawan yang tetap bekerja meski sedang sakit sering dianggap penuh semangat sehingga banyak mendapat pujian. Padahal untuk jangka panjang, perilaku yang disebut juga presenteeisme ini bisa memicu depresi dan mengurangi produktivitas.

Bukan itu saja, mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat saat sedang sakit juga bisa meningkatkan risiko lain seperti kelelahan, migrain serta nyeri otot dan tulang. Bahkan pada beberapa orang yang punya gangguan jantung, hal itu bisa memperburuk kondisinya.

Penelitian terbaru yang dimuat British Medical Journal mengungkap, 85 persen karyawan pernah memaksakan diri masuk kerja saat kondisi tubuhnya tidak fit, umumnya karena terserang flu. Sekitar 25 persen di antaranya terjadi dalam sebulan terakhir.

Dalam jangka pendek, karyawan tersebut akan mendapatkan pujian di lingkungan kerja atas semangatnya. Namun untuk jangka panjang, pujian itu bisa menjerumuskan seseorang pada keletihan fisik dan mental yang akhirnya justru menurunkan produktivitas.

Karyawan yang sering memaksakan diri biasanya melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan langsung, misalnya guru dan tenaga kesehatan. Selain faktor ingin mendapat pujian, rasa tanggung jawab kepada pasien dan murid-muridnya juga mendorong seseorang untuk mengabaikan sakitnya.

Dr Olubiyi Adesina, konsultan endokrinologi dari Federal Medical Center di Ogun State mengatakan bahwa stres saat bekerja sangat mempengaruhi daya tahan tubuh. Stres yang kronis bisa memicu depresi dan patah semangat (burnout) sekaligus memperburuk penyakitnya.

“Dalam kondisi stres, segala sesuatu bisa menjadi penyakit atau memperburuk penyakit,” ungkap Dr Olubiyi seperti dikutip dari Tribune.com.



Keinginan untuk tetap bekerja saat kondisi fisik tidak memungkinkan sering disebut dengan istilah presenteeisme, kebalikan dari absenteeisme. Bagi perusahaan, presenteeisme sering memicu kerugian lebih besar dari absenteeisme karena stres justru mengurangi produktivitas.









Kenapa Pria Kalau Emosi Sukanya Main Fisik?


Pria yang emosi cenderung melampiaskan kemarahannya dengan main fisik seperti memukul. Sehingga muncul perkataan jangan dekat-dekat pria yang sedang emosi karena dia bisa menjadi makhluk yang kasar.

Sebaliknya wanita cenderung ngomel jika sedang marah. Kenapa pria lebih suka main fisik saat marah?

Menurut penelitian, pria dan wanita benar-benar berpikir dengan cara yang berbeda. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan anatomi otak antara pria dan wanita.

Dr Charles E. Damping, SpKJ dari Departemen Psikiatri FKUI-RSCM pada acara Press Conference The 4th Annual Women’s Health Expo di FKUI-RSCM, menjelaskan bahwa otak pria dan wanita berbeda secara bahan kimia, spasial, verbal, memori serta gray matter dan white matter.

Secara bahan kimia, otak wanita lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap lebih tenang ketimbang pria. Selain itu, otak wanita juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak.

“Dua hal ini mempengaruhi kecenderungan biologis otak pria untuk bertindak lebih dahulu ketimbang bicara. Itu kenapa pria lebih gampang mukul ketika marah, kalau wanita kan ngomel dulu,” jelas Dr Charles E. Damping, SpKJ.

Sedangkan secara spasial, daerah korteks otak pria lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata.

Corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak wanita. Bila otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan, otak wanita bisa memaksimalkan keduanya.

“Itulah mengapa wanita lebih banyak bicara (cerewet) ketimbang pria,” lanjut Dr Charles.

Penelitian tentang gray matter dan white matter otak, menunjukkan bahwa pada umumnya pria memiliki materi abu-abu 6,5 kali lebih besar dari wanita, sedangkan materi putih wanita 10 kali lebih besar dari pria, seperti dilansir Livescience.

Ini membuat pria cenderung lebih unggul pada bidang yang membutuhkan proses lokal seperti matematika. Sedangkan wanita lebih unggul pada bidang integerasi dan asimilasi (penyesuaian) informasi seperti kemampuan bahasa.

Dan secara memori, pusat memori (hippocampus) pada otak wanita lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini membuat pria mudah lupa, sementara wanita bisa mengingat segala detail.

“Makanya ibu-ibu jangan marah dulu kalau suami lupa tanggal penting, karena memang memori otaknya lebih sedikit ketimbang wanita,” tambah Dr Charles.








Ibu Rumah Tangga atau Kantoran Punya Tingkat Stres yang Sama


Selama ini masyarakat berpikir bahwa ibu yang bekerja di kantor lebih stres dibanding ibu yang dirumah saja. Ternyata anggapan tersebut salah, karena baik ibu yang bekerja atau di rumah tetap memiliki stres yang sama.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa ibu yang bekerja kantoran dan ibu rumah tangga merasakan stres dalam jumlah yang sama ketika ia harus menyeimbangkan tanggung jawab yang dimilikinya.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh thebump.com dan Forbes Woman terhadap 1.200 perempuan. Didapatkan sekitar 92 persen ibu yang bekerja mengatakan bahwa pekerjaannya belum berakhir meski ia sudah meninggalkan kantor. Hal ini karena ia tetap memiliki tanggung jawab dengan pekerjaannya di rumah.

Sementara itu sebesar 89 persen perempuan yang berada di rumah atau ibu rumah tangga merasa kewalahan dengan tanggung jawab yang dimilikinya, dan pasangan juga kerap hanya sedikit menawarkan bantuan.

Hasil lain yang didapatkan adalah hampir 85 persen partisipan mengaku tidak mendapatkan istirahat meski pasangannya sudah pulang kerja dan 50 persennya tidak pernah mendapatkan istirahat dari mengasuh anaknya.

Kondisi ini menimbulkan beban tanggung jawab yang tidak seimbang pada diri perempuan, sehingga baik perempuan yang bekerja kantoran atau ibu rumah tangga tetap memiliki tingkat stres yang sama, seperti dikutip dari Indiavision.

Perempuan memang diketahui lebih rentan mengalami stres dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini berhubungan dengan hormon stres yang disebut corticotropinreleasing factor (CRF).

Hormon CRF lebih erat terikat pada protein stres sel-sel otak perempuan, sehingga membuatnya lebih sensitif terhadap dampak dari perubahan hormon tersebut. Sedangkan pada laki-laki, otak dapat mengurangi kadar protein, menghentikan hormon dari pengikatan dan mengurangi dampaknya terhadap otak.









Baca Kepribadian Lewat Bentuk Bibir


Bibir tak sekedar penanda sensualitas. Apa kata bibir tentang kepribadian Anda?

Bibir tak sekedar penanda sensualitas. Di baliknya bentuknya yang seksi, bibir ternyata dapat berbicara banyak tentang karakter pemiliknya. Ingin tahu apa yang bentuk bibir Anda katakan?

1. Bibir penuh
Anda yang memiliki bentuk bibir penuh lekuk dan seksi seperti Angelina Jolie dan Scarlett Johanson memiliki sifat yang berani dan percaya diri. Keindahan Anda terlihat dari bentuk bibir yang simentris. Hal ini membuat Anda percaya diri dan selalu merasa cantik.

Untuk dapat memamerkan kecantikannya, pastikan bibir Anda lembab dengan selalu menggunakan lip balm. Karena bibir Anda penuh, jangan terlalu banyak menggunakan lipstik. Berilah sedikit warna sehingga tidak berlebihan.

2. Bibir lebar
Anda memiliki bibir lebar seperti Julia Roberts dan Anne Hathaway. Anda adalah orang yang berbahagia dan memiliki banyak teman dengan berbagai minat yang berbeda. Sebagai seorang yang perfeksionis, Anda sangat sukses dan berbakat, serta mandiri dalam menentukan nasib hidup Anda.

Untuk menjaga keindahannya, gunakan pensil bibir dan tarik garis alami bibir dari tengah bibir ke ujung, lalu gunakan lip balm dan lipstik warna netral yang tidak mengkilap.

3. Bibir bulat
Wanita dengan bibir bulat seperti Rachel Bilson dan Drew Barrymore tertarik untuk lebih mengeksplorasi sesuatu, pemberontak, dan genit. Orang-orang akan sangat mudah tertarik pada Anda karena padu padan pesona dari kelincahan dan daya tarik seksual Anda.

Tetap jaga daya tarik seksual Anda dari keindahan bibir. Selalu jaga bibir untuk selalu mengkilap dnegan menggunakan lip gloss. Jika Anda ingin memperpanjang bentuk alami bibir Anda, gunakan pensil bibir pada sudut luar bibir Anda.

4. Bibir tipis
Wanita dengan bibir tipis seperti Gwyneth Paltrow dan Kate Hudson cenderung memiliki sifat intuitif, sensitif dan detail oriented. Anda memiliki hati yang baik, tetapi pemalu dan pendiam. Anda harus tetap menjaga kilap pada bibir Anda untuk menonjolkan apa yang Anda miliki dan untuk mengimbangi wajah Anda. Gunakan lip gloss agar bibir terlihat lebih gemuk.

5. Bibir berbentuk hati
Anda yang memiliki bibir berbentuk hati seperti Hayden Panettiere dan Reese Witherspoon adalah orang yang independen, menggoda dan ekspresif. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak takut untuk mengambil resiko dalam hidup dan menikmati hal yang Anda lakukan. Anda tetap terlihat elegan, dan tidak takut untuk berbicara apa yang ada di pikiran Anda, serta bertanggung jawab atas nasib Anda sendiri.

Anda bisa menggunakan warna lipstik apapun, dari nuansa lembut hingga warna-warna berani. Oleskan lip gloss untuk melengkapi penampilan Anda.

6. Bibir bawah lebih berisi
Wanita dengan bibir bawah berbentuk seperti Renee Zellweger dan Natalie Portman adalah pribadi yang independen dan misterius. Orang-orang melihat Anda sebagai ornag yang eksotis dan cerdas. Secara natural Anda sangat menarik, tetapi Anda juga orang yang memilih.

Warna netral adalah warna terbaik untuk bibir Anda. Gunakan pensil bibir warna netral untuk mengisi keseluruhan bibir, lalu gunakan lipstik sheer di atasnya untuk riasan yang brilian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar