Powered By Blogger

Sabtu, 12 Juni 2010

RENUNGAN HATI


""""""Menghidupkan Hati Nurani"""

Dan berilah kabar gembira kepada orang2 yg tunduk patuh(kepada Allah),yaitu orang2 yg apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka(QS Alhajj 34-35).Kalau ada suatu keberuntungan bagi manusia dibandingkan dg hewan,maka itu adalah bahwa manusia memiliki kesempatan untuk mahrifat(kesanggupan mengenal Allah).Kesanggupan ini dikaruniakan Allah karena manusia memiliki akal dan yg terutama sekali hati nurani.Inilah karunia Allah yg sangat besar bagi manusia.
Orang2 yg hatinya benar2 berfungsi akan berhasil mengenali dirinya dan pada akhirnya akan berhasil pula mengenali Tuhannya.Tidak ada kekayaan termahal dalam hidup ini,kecuali keberhasilan mengenali diri dan Tuhannya.Karenanya siapapun yg tidak bersungguh2 menghidupkan hati nuraninya,dia akan jahil,bodoh,baik dalam mengenali dirinya sendiri.Lebih2 lagi dalam mengenal Allah ,Dzat yg telah menyempurnakan kejadian nya dan pula mengurus tubuhnya lebih daripada apa yg bisa ia lakukan terhadap dirinya sendiri.Orng2 yg sepanjang hidupnya tidak pernah mampu mengenali dirinya dg baik,tidak akan tahu harus bagaimana menyikapi hidup ini,apalagi merasakan indahnya hidup.Demikian pun ,karena tidk mengenal Tuhannya ,maka hampir dapat dipastikan kalau yg dikenalnya hanya dunia saja ,dan itupun sebagian kecil saja.

Akibatnya semua kalkulasi perbuatannya,tidak bisa tidak ,hanya diukur oleh asesoris dunia belaka.Dia menghargai orang semata2 karena orang tersebut tinggi pangkat,jabatan ,dan kedudukannya ataupun banyak hartanya.Demikian pula dirinya sendiri merasa berharga dimata orang,itu karena ia merasa memiliki kelebihan duniawi dibandingkan dg orang lain.Adapun dalam perkara harta ,gelar,pangkat dan kedudukan itu sendiri ,ia tidak akan memperdulikan darimana datangnya dan kemana perginya karena yg penting baginya adalah ada dan tiadanya.

Sebagian besar orang ternyata tidak mempunyai cukup waktu dan kesungguhan untuk bisa mengenali hati nuraninya sendiri.Akibatnya,menjadi tidak sadar ,apa yg harus dilakukan didalam kehidupan dunia yg serba singkat ini.Sayang sekali ,hati nurani itu berbeda dg dunia tidak bisa dilihat dan diraba.


Kendatipun demikian ,kita hendaknya sadar bahwa hatilah pusat segala kesejukan dan keindahan dalam hidup ini.Seorang ibu yg tengah mengandung ternyata mampu nenjalani hari2nya dg sabar ,padahal jelas secara duniawi tidak menguntungkan apapun,yg ada malah berat melangkah ,sakit ,lelah,dan mual.Walaupun demikian toh tidak membuat sang ibu berbuat aniaya terhadap sang bayi yg dikandungnya.Datang saatnya melahirkan ,apa yg bisa dirasakan seorang ibu ,selain rasa sakit yg tak terperikan.Tubuh terluka,darah bersimbah,bahkan tak jarang berjuang diujung maut.Ketika jabang bayi brhasil terlahir kedunia,subhanallah sang ibu malah tersenyum penuh bahagia.

Sang bayi yg masih merah itu pun dimomong siang dan malam dg penuh kasih sayang.Padahal ,tangisnya ditengah malam membuat sang ibu berkurang jatah istirahatnya .Siang malam dg sabar ia mengganti popok yg sebentar2 basah dan pelepotan e'e' bayinya ,cucian pun tambah menggunung karena tak jarang pakaian sang ibu harus sering diganti karena terkena pipis sijantung hati,Akan tetapi masya Allah ,semua beban derita itu toh tidak membuat ia berlaku kasar/mencampakkan sibayi.

Ketika tiba saatnya si buah hati belajar berjalan ,ibupun dg seksama membimbing dan menjaganya .Hatinya selalu cemas jangan2 simungil yg tampak kian hari semakin lucu itu terjatuh atau menginjak duri.Saatnya sianak harus masuk sekolah ,tak kurang2 menjadi beban orangtua .Demikian pula ketika memasuki dunia remaja ,mulai tampak kenakalannya ,mulai sering membuat kesal orangtua.Sungguh menjadi beban batin yg tak ringan.

Pendek kata ,sewaktu kecil menjadi beban ,sudah besar pun tak kurang2 menyusahkan.Begitu panjangnya rentang waktu yg harus dijalani orangtua dalam menanggung segala beban ,namun begitu sedikit balas jasa anakl.Bahkan tak jarang sang anak malah berbuat durhaka ,menelantarkan dan mencampakkan kedua orangtuanya begitu saja manakala tiba saatnya mereka tua renta.

Mengapa orangtua bisa demikian tahan untuk terus menerus berkorban bagi anak2nya?Karena,orangtua mempunyai hati nurani,yg dari dalam terpancar kasih sayang yg tulus suci.Wlaupun tidak ada imbalan langsung dari anak2nya,namun nurani yg memiliki kasih sayang inilah yg membuatnya tahan erhadap segala kesulitan dan penderitaan.Bahkan sesuatu yg menyengsarakan pun terassa tidak menjadi beban .

Oleh karena itu ,beruntunglah orang2 yg ditakdirkan memiliki kekayaan berupa harta yg banyak.Akan tetapi ,yg harus selalu kita jaga dan rawat sungguh2 adalah kekayaan batin kita berupa hati nurani ini.Hati nurani yg penuh cahaya kebenaran akan membuat pemiliknya merasakan indah dan lezatnya hidup ini karena selalu akan merasakan kedekatan dg Allah Azza wa Jalla.Sebaliknya, waspadalah bila cahaya hati nurani menjadi redup,karena tidak bisa tidak ,akan membuat pemiliknya selalu merasakan kesengsaraan lahir batain lantaran senantiasa merasa terjauhkan datri rahmat dan pertolonganNya.

Allah Maha Tahu akan segala lintasan hati.Dia menciptakan dunia berserta isinya ini dari unsur tanah ,dan itu berarti senyawa dg tubuh karena sama2 terbuat dari tanah.Karenanya,untuk memenuhi kebutuhan kita tidaklah cukup dg berdzikir ,tetapi harus dipenuhi dg aneka perangkat dan makanan,yg ternyata sumbernya dari tanah pula.Seperti kalo kita lapar maka kita santap makanan.Pendek kata ,untuk segala keperluan tubuh ,kita mencari jawaban dari tanah.

Akan tetapi ,kalbu ini ternyata tidak senyawa dg unsur2 tanah,shg ia hanya akan terpuaskan lapar,dahaga,sakit,serta kebersihannya semata2 dg mengingat Allah..."Alaa bi dzikrillahi tathma'innul qulub"(Qs ar rad 280Camkan ...hatimu hanya akan tentram jikalau engkau selalu ingat kepada Allah.

Kita akan mempunyai banyak kebutuhan untuk fisik kita ,tetapi kita pun memiliki kebutuhan untuk kalbu kita.Karenanya ,marilah kita mengarungi dunia ini sambil memenuhi kebutuhan fisik dg unsur duniawi ,tetapi kalbu atau hati nurani tetap tertambat kepada Dzat pemilik dunia.Dengan kata lain,tubuh sibuk dg urusan duniawi,tetapi hati harus sibuk dg Allah yg memiliki dunia.Inilah sebenarnya yg paling harus kita lakukan.

Sekali kita salah mengelola hati--tubuh dan hati sama2 sibuk dg urusan dunia-- kitapun akan stres jadinya.Hari2 pun akan senantiasa diliputi kecemasan .Kita akan takut ada yg menghalangi,takut tidak kebagian ,takut terjegaldan seterusnya.Ini semua diakibatkan oleh sibuknya seluruh jasmani dan rohani kita dg urusan dunia semata.

Inilah sebenarnya yg sangat potensial membuat redupnya hati nurani.Kita sangat perlu meningkatkan kewaspadaan agar jangan sampai mengalami musibah semacam ini.
Bagaimana caranya agar kita mampu senantiasa membuat hati nurani ini tetap bercahaya?Secara umum solusinya adalah bagaimana sebagaimana yg telah diungkapkan diatas .Kita harus selalu berjuang sekuat2nya agar hati ini jangan sampai terlalaikan mengingat Allah.Mulailah dg mengenali apa yg ada pada diri kita ,shg mudah2an ikhtiar ini menjadi jalan bagi kita untuk dapat lebih mengenal Allah,Dzat yg telah menciptakan dan mengurus kita.Dialah satu2nya Dzat yg maha pembolak balik hati,yg sama sekali tidak sulit bagiNya untuk membalikkan hati yg redup dan kusam menjadi terang benderang dg cahayaNya.Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar