Powered By Blogger

Jumat, 14 Oktober 2011

Terjemah dan tafsir surat ash-shaf

blessed-seal-of-rasool-allah-saw1



    Surat yang ke: 37
    Banyak ayatnya: 182
    Semuanya turun di Mekah (Makkiyah)
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
    BUKTI-BUKTI KEESAAN ALLAH, DAN KEKUASAANNYA TENTANG PEMELIHARAAN DAN PENERTIBAN RUANG ANGKASA
  1. Demi, rombongan malaikat berbaris yang teratur megah,
  2. Demi, yang menantang kemungkaran dengan gigih dan gagah,
  3. Demi, yang membacakan ayat-ayat suci dari Kitab Allah.
  4. Sesungguhnya Tuhanmu, .... adalah Maha Esa!
  5. Tuhan langit dan bumi, dan apa yang ada antara keduanya; Tuhan kawasan Timur Kawasan timur, ialah daerah di mana terbitnya matahari. Jika kita berbicara tentang daerah matahari terbit, maka kita tidak dapat meniadakan begitu saja daerah tempat terbenamnya matahari itu; yaitu sebelah barat. Demikianlah sunnatulLlah yang telah berlaku sejak bumi ini terkembang. Berulang-ulang dengan teratur matahari itu terbit dari sebelah timur, dan terbenam ke sebelah barat tidak terlepas dari pengawasan Tuhan yang menguasai semesta alam, termasuk di dalamnya kawasan timur dan barat. Lihat 70:40..
  6. Sesungguhnya Kami telah mendandani langit yang terdekat darimu, dengan bintang-bintang.
  7. Dan mengetatkan penjagaannya dari gangguan setan yang durjana.
  8. Supaya setan-setan itu tidak dapat mendengarkan pembicaraan "tingkat tinggi" malaikat, mereka dilempari dari segenap penjuru.
  9. untuk mengusirnya. Dan mereka akan memperoleh siksaan yang kekal.
  10. Tetapi jika masih ada di antara mereka yang mencuri dengar, maka ia akan diburu oleh bola api yang bernyala-nyala serta menyilaukan Maksud ayat ini ialah sebagai bantahan terhadap kepercayaan kepada tukang tenung yang meramalkan nasib manusia, dari peristiwa yang akan terjadi. Katanya berdasar cerita dari bintang-bintang, jin dan setan, yang dapat mencuri dengar berita tingkat malaikat dari langit. Bagaimana ia akan dapat melakukan itu dengan menembus penjagaan yang demikian ketatnya?.
  11. TENTANG KEPERCAYAAN, DAN SIKAP KEPALA BATU KAUM MUSYRIKIN
  12. Maka tanyakanlah pendapat kaum musyrikin Mekah itu: "Apakah menciptakan mereka yang lebih sulit, atau menciptakan makhluk lain yang telah Kami ciptakan itu? Maksudnya, benda langit dan bumi dan benda-benda angkasa lainnya, malaikat dan sebagainya.. Sesungguhnya mereka, Kami ciptakan dari tanah liat.
  13. Bahkan kamu merasa heran terhadap keingkaran mereka, apalagi mereka datang menghinakanmu pula.
  14. Kalaupun mereka diberi pengajaran juga, mereka nanti tidak akan menerimanya.
  15. Dan bila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, selalu mereka perolok-olokkan.
  16. dengan mengatakan: "Ini tiada lain, hanya sihir belaka".
  17. Apakah manakala kami telah mati, telah menjadi tanah dan tulang-belulang akan dibangkitkan kembali?
  18. Dan begitu pulakah halnya dengan bapak-bapak kami yang telah terdahulu?".
  19. Katakanlah: "Ya! Bahkan kalian dibangkitkan secara hina".
  20. Peristiwa kebangkitan itu terjadinya hanya dengan satu kali teriakan saja. Maka dengan serta merta mereka melihatnya.
  21. SEKALI LAGI TENTANG PERISTIWA KAUM MUSYRIKIN DI AKHIRAT
  22. Mereka mengeluh: "Aduhai celakalah kita! Rupanya inilah hari pembalasan itu".
  23. Inilah: "Hari Penyisihan(1) yang selalu kami dustakan itu.
    1. Hari Penyisihan", ialah hari pada mana dipisahkan antara orang-orang yang beramal baik, dengan orang-orang yang beramal jahat dan durhaka. Kedua golongan itu menerima pembalasan mereka masing-masing. Golongan yang baik, dibalas dengan syurga, dan golongan yang durhaka dibalas dengan neraka. Lihat 42:7 dan 39:71-73.
  24. Diperintahkan kepada malaikat: "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim, dan teman sedurhaka mereka, serta sembahan-sembahan yang mereka sembah,
  25. selain daripada Allah. Lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka".
  26. "Dan sementara, penjarakanlah! Sebab mereka akan ditanya lebih dahulu".
  27. Ditanyakan kepada orang-orang yang kafir: "Mengapa kalian tidak saling tolong-menolong?".
  28. Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.
  29. PERBANTAHAN SESAMA ORANG-ORANG KAFIR
  30. Sebagian mereka menemui yang lain; tanya bertanya salah menyalahkan.
  31. Golongan pengikut menuduh kepada pemimpin-pemimpin mereka: "Sungguh, kamulah yang mendatangi kami dari kanan" Maksudnya, para pemimpin itulah yang melarang mereka berbuat kebajikan, dan menjerumuskan mereka ke dalam jurang kesesatan, dengan tipu muslihat yang licik..
  32. Golongan pemimpin menjawab: "Sebenarnya, kalianlah yang tidak beriman".
  33. "Kami sekali-kali tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kalianlah orang-orang yang durhaka".
  34. Kalau begitu, sudah sepatutnya keputusan Tuhan kita itu berlaku atas kita. Sebenarnya kita akan merasakan siksaan itu.
  35. Kami bawa kamu ke jalan yang sesat, sementara kami sendiripun, adalah orang-orang yang sesat pula.
  36. Sesungguhnya mereka semua pada hari itu, sama-sama mengambil bagian dalam siksaan.
  37. Sesungguhnya demikianlah Kami perbuat terhadap orang-orang yang berdosa.
  38. Sesungguhnya dahulu bila dikatakan kepadanya: "Laa ilaaha il-lal laah" Tidak ada Tuhan, melainkan Allah., mereka berlagak sombong.
  39. Mereka berkata: "Apakah kami akan meninggalkan sesembahan kami, hanya karena seorang penyair gila?".
  40. Sebenarnya Muhammad itu telah datang membawa kebenaran, serta membenarkan rasul-rasul yang sebelumnya.
  41. Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih.
  42. Dan kamu tidak akan menerima pembalasan, kecuali menurut apa yang telah kamu kerjakan.
  43. SEKALI LAGI TENTANG KEADAAN ORANG-ORANG YANG BERIMAN DI DALAM SURGA
  44. Tetapi hamba-hamba Allah yang suci,
  45. Mereka memperoleh rezeki yang sudah terkenal,
  46. yaitu buah-buahan. Dan mereka dimulyakan,
  47. di dalam surga yang penuh nikmat,
  48. di atas ranjang-ranjang, bertemu muka bercengkerama.
  49. Diedarkan di keliling mereka gelas berisi "minuman-keras" dari sungai surga yang bening.
  50. putih bersih, sedap terasa oleh yang meminum.
  51. Mereka tidak merasa pusing kepala dan tidak pula mabuk olehnya.
  52. Di sisi mereka ada bidadari ayu bermata jelita, tidak liar pandangan.
  53. bagai telur yang tersimpan rapi.
  54. Lalu mereka berhadapan satu sama lain sambil tanya-bertanya.
  55. Berkatalah salah seorang di antara mereka: "Sebetulnya dahulu aku ada mempunyai seorang sahabat di dunia.
  56. Waktu itu sahabatku bertanya: "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan adanya hari kiamat?
  57. Apakah manakala kita telah mati, telah menjadi tanah dan tulang-belulang, benarkah kita akan menerima pembalasan?"
  58. Ia bertanya selanjutnya terhadap teman duduknya: "Maukah kamu menengok "sahabatku"ku itu.
  59. Maka ditengoknya, lalu dilihatnya "sahabat"nya itu di tengah-tengah neraka yang sedang menyala.
  60. Dia berkata kepada "sahabat"nya itu: "Demi Allah! Dahulu kamu benar-benar hampir mencelakakanku".
  61. Kalau tidaklah karena kurnia Tuhanku, tentu aku sudah diseret pula ke neraka seperti kamu".
  62. Ia bertanya lagi terhadap teman duduknya: "Apakah kita ini tidak akan mati lagi?
  63. Hanya kematian kita yang pertama itu sajakah? Dan kita tidak akan disiksa?" Pertanyaan yang beruntun itu dimajukannya kepada "teman duduk"nya, tiada lain timbul karena kekhawatiran yang mencekam dalam hatinya, akan datang lagi kematian sekali lagi, sebagaimana halnya penghuni neraka yang selalu meminta supaya dimatikan, karena siksa yang tidak tertanggungkan. Sebetulnya ia tidak usah lagi bertanya begitu, sebab dia sudah menjadi ahli surga, sementara kehidupan surga itu adalah kehidupan yang abadi, tidak akan disentuh lagi oleh kematian dan siksaan neraka. Kalau kita berkata tidak ada siksaan di dalam surga, itu berarti yang ada ialah nikmat yang berlimpah-limpah, tidak ada kemungkinan buruk yang lain..
  64. Sesungguhnya kehidupan surga itu, benar-benar keuntungan yang besar.
  65. Untuk mencapai keberuntungan yang serupa itu, hendaklah beramal dan berusaha berkepanjangan.
  66. MAKANAN AHLI NERAKA IALAH POHON ZAQQUM
  67. Surga itulah tempat yang lebih baik ataukah pohon zaqqum Zaqqum, ialah nama sejenis pohon yang tumbuh dalam neraka. Daunnya kecil-kecil, buahnya mengerikan seperti kepala-kepala setan, dan baunya sangat busuk..
  68. Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai cobaan untuk orang-orang yang zalim.
  69. Sesungguhnya pohon itu tumbuh dari dasar neraka yang menyala,
  70. buahnya seperti kepala-kepala setan.
  71. Sesungguhnya mereka benar-benar memakan buahnya, dan mengisi perutnya sampai penuh.
  72. Lalu setelah mereka kenyang memakan buah pohon zaqqum itu mereka sangat haus. Lalu diberi minum dengan air panas, sepanas hancuran logam.
  73. Kemudian setelah makan minum, tempat mereka kembali, hanya neraka itulah.
  74. Begitulah, karena mereka melihat nenek moyangnya sesat.
  75. Lalu segera mereka mengikuti jejaknya Orang-orang yang zalim itu rupanya mengikuti jejak nenek moyang mereka, bukan saja waktu menyembah berhala di dunia, tetapi sampai-sampai masuk neraka, tanpa berpikir "dua kali"..
  76. AKIBAT YANG DIDERITA UMAT-UMAT YANG DAHULU YANG MEMBANGKANG TERHADAP KEBENARAN
  77. Sesungguhnya sebelum kaum Quraisy itu, telah sesat pula sebagian besar orang-orang purbakala.
  78. Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul pemberi peringatan di kalangan mereka.
  79. Maka perhatikanlah bagaimana akibat siksa kemusnahan yang diderita oleh orang-orang yang diberi peringatan itu.
  80. Yang tidak kena siksa kemusnahan itu, hanya hamba-hamba Allah yang telah disucikan.
  81. ALLAH MENGABULKAN PERMOHONAN NABI NUH a.s.
  82. Sesungguhnya Nuh telah menyeru, mohon pertolongan kepada Kami. Dan Kami, adalah penerima permohonan yang terbaik.
  83. TUHAN MEMBERIKAN KEPADA NABI NUH a.s. TIGA NIKMAT UTAMA SEBAGAI BUKTI BAHWA PERMOHONANNYA DITERIMA
    "Nikmat-utama" kesatu

  84. Dia dan keluarganya Kami selamatkan dari bencana yang dahsyat.
  85. "Nikmat-utama" kedua
  86. Kami jadikan anak-cucunya, sebagai kenangan indah pada angkatan yang datang kemudian sampai hari kiamat.
  87. "Nikmat-utama" ketiga
  88. dan Kami tinggalkan nama baiknya, sebagai kenangan indah pada angkatan yang datang kemudian sampai hari kiamat.
  89. Tuhan berfirman: "Selamat Bahagia" untuk Nuh, dari malaikat, jin dan manusia di alam semesta Lihat 11:18..
  90. Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
  91. Sungguh, dia termasuk golongan hamba Kami yang beriman.
  92. Selanjutnya, Kami tenggelamkan orang-orang yang lain.
  93. NABI IBRAHIM a.s. MENGHANCURKAN BERHALA
  94. Sesungguhnya Ibrahim itu, termasuk golongan Nuh Golongan yang menganut kepercayaan kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, dan menjalankan syariat agama-Nya..
  95. Ingatlah ketika ia datang mengikhlaskan diri kepada Tuhannya dengan hati yang suci.
  96. Ingat pulalah ketika ia bertanya kepada bapak dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah itu?
  97. Apakah kamu menghendaki sembahan selain daripada Allah dengan jalan berdusta?
  98. Dan bagaimana pendapatmu tentang hakikat sembahan terhadap Tuhan Semesta Alam?".
  99. Lalu ia memandang kepada bintang-bintang dengan tekun.
  100. Dia menjawab: "Aku sakit".
  101. Lalu mereka berlalu sambil membelakanginya.
  102. Kemudian Ibrahim pergi kepada berhala-berhala mereka secara sembunyi-sembunyi, dan bertanya: "Mengapa kamu tidak mau makan? Maksudnya, Nabi Ibrahim bertanya secara mengejek kepada berhala-berhala itu, karena beliau melihat di dekat berhala-berhala itu banyak makanan-makanan yang enak-enak sebagai sesajian..
  103. Mengapa kamu tidak menjawab?".
  104. Lalu dihampirinya berhala-berhala itu, di obrak-abriknya dengan sekuat tenaganya.
  105. Perbuatan mana diketahui kaumnya dan segera mendatanginya.
  106. Ibrahim bertanya: "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
  107. Padahal Allah-lah yang menciptakanmu dan apa-apa yang kamu perbuat itu".
  108. Mereka berkata: "Sediakanlah tumpukan kayu bakar pembakar Ibrahim, lalu lemparkanlah dia ke dalam unggun api yang sedang menyala" Lihat 21:68..
  109. Mereka hendak membakarnya, namun dia Kami selamatkan. Lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang kalah Maksudnya, Tuhan menggagalkan usaha jahat mereka. Karena itu mereka menjadi hina, merasa kecewa dan malu..
  110. Selanjutnya Ibrahim berkata: "Biarlah aku pergi menghadap kepada Tuhan, tentu Dia akan memberikan pimpinan kepadaku" Ayat ini menunjukkan bagi orang-orang yang apabila tidak mungkin baginya untuk menyebarkan ajaran agama pada salah satu daerah, hendaklah ia pindah ke daerah lain di mana kemungkinan itu ada..
  111. NABI IBRAHIM a.s. INGIN MEMPUNYAI ANAK
  112. "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku anak-anak yang shalih".
  113. TUHAN MENGABULKAN PERMOHONANNYA
  114. Maka Kami berikan berita gembira kepadanya berupa anugerah seorang anak yang penyantun Anak yang penyantun itu, ialah nabi Ismail a.s..
  115. UJIAN KEPADA NABI IBRAHIM a.s. YANG TIADA TARANYA
  116. Syahdan, manakala anak itu mencapai usia sanggup berdiri sendiri dalam usaha, Ibrahim berkata: "Hai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku menyembelihmu. Maka renungkanlah bagaimana pendapatmu". Ia menjawab: "Ya ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku seorang yang sabar menghadapinya.
  117. Tatkala keduanya telah sama-sama berserah diri, dan Ibrahimpun telah menelungkupkan anaknya,....
  118. serta-merta dia Kami panggil: "Hai Ibrahim!".
  119. Sesungguhnya telah engkau penuhi tuntutan mimpi itu Maksudnya, mempercayai sepenuhnya bahwa apa yang dilihatnya dalam mimpi itu adalah perintah Allah yang wajib dilaksanakan..
  120. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang berat.
  121. Dan Kami tebusi anak itu dengan binatang korban yang lebih besar Setelah nyata ketaatan Nabi Ibrahim dan anaknya oleh Tuhan, maka Tuhan melarang menyembelih Isma'il, untuk kemudian diganti (ditebus) dengan menyembelih seekor kambing. Peristiwa ini sangat besar hikmahnya, dan menjadi dasar bagi syariat Qurban yang dilakukan pada tiap-tiap hari Raya Haji..
  122. Dan Kami abadikan untuk Ibrahim kesan "nama baik"nya untuk angkatan yang kemudian.
  123. Selamat sejahtera untuk Ibrahim.
  124. Begitulah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat kebajikan.
  125. Sesunggguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
  126. Kami sampaikan kepadanya kabar gembira dengan kelahiran Ishaq, seorang nabi dari golongan orang yang baik-baik.
  127. Dan Kami limpahkan keberkatan kepadanya. Dan kepada Ishaqpun juga. Dan di antara anak cucunya, ada yang menjadi orang baik-baik, ada pula yang menganiaya dirinya sendiri dengan terang.
  128. KISAH NABI MUSA DAN NABI HARUN a.s.
  129. Dan sesungguhnya Kami telah melimpahkan karunia kepada Musa dan Harun.
  130. Keduanya bersama-sama dengan kaumnya, Kami selamatkan dari malapetaka yang besar.
  131. Dan mereka Kami tolong. Karena itu, mereka menjadi orang-orang yang menang.
  132. Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas keterangannya.
  133. Dan Kami pimpin keduanya ke jalan yang lurus.
  134. Dan Kami abadikan untuk keduanya kesan "nama baik"nya untuk angkatan yang kemudian.
  135. "Selamat Sejahtera" untuk Musa dan Harun.
  136. Begitulah Kami memberikan balasan kepada orang yang berbuat kebajikan.
  137. Sesungguhnya, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
  138. KISAH NABI ILYAS a.s.
  139. Dan sesungguhnya Ilyas, benar-benar termasuk salah seorang dari rasul-rasul.
  140. Ingatlah ketika ia bertanya kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa kepada Allah?
  141. Patutkah kamu menyembah Ba'l Ba'l = nama salah satu berhala dari orang Phunicia., dan kamu tinggalkan Tuhan, Maha Pencipta yang sebaik-baiknya?
  142. yaitu Allah, Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang dahulu".
  143. Tetapi mereka mendustakanNya. Karena itu mereka akan diseret ke dalam siksaan.
  144. kecuali hamba-hamba Allah yang telah disucikan dari dosanya.
  145. Dan Kami abadikan untuk Ilyas kesan "nama baik"nya untuk angkatan yang kemudian.
  146. "Selamat sejahtera" untuk Il yaa siin Nama lain untuk Nabi Ilyas a.s. selain yang berbau Arab..
  147. Begitulah Kami memberikan pembalasan kepada orang yang berbuat kebajikan.
  148. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
  149. KISAH NABI LUTH a.s.
  150. Dan sesungguhnya Luth benar-benar termasuk salah seorang dari rasul-rasul.
  151. Ingatlah ketika dia dan seluruh pengikut-pengikutnya Kami selamatkan semuanya.
  152. kecuali seorang perempuan tua Isteri Luth yang tidak beriman, dia turut bersama-sama dengan "orang-orang yang tinggal di belakang".. Ia bersama-sama dengan orang-orang yang tinggal di belakang.
  153. Kemudian itu, yang lainnya "Yang tinggal di belakang", golongan yang tidak ikut bersama-sama dengan Nabi Luth a.s. Kami musnahkan.
  154. Dan sesungguhnya kamu akan melalui bekas-bekas keruntuhan mereka di waktu pagi.
  155. dan di waktu malam Bekas-bekas reruntuhan kota kediaman Nabi Luth a.s. dapat disaksikan siang malam di pinggir jalan raya dalam perjalanan antara Arabia dan Syiria.. Tidakkah kamu memikirkan.
  156. KISAH NABI YUNUS a.s.
  157. Dan sesungguhnya Yunus, benar-benar termasuk salah seorang dari rasul-rasul.
  158. Ingatlah ketika ia melarikan diri(1) ke kapal yang sudah sarat dengan muatan.
    1. Nabi Yunus diutus kepada kaum Ninive, yang pada mulanya tidak mau beriman sekalipun ia telah mengatakan bahwa siksaan Tuhan akan menimpa mereka. Tetapi Nabi Yunus a.s. tidak sabar menanti bagaimana rencana Tuhan terhadap kaumnya. Ia jadi kesal, dan lari dengan tidak seizin Tuhan.
  159. Ia ikut dalam undian(1), lalu dia kalah dalam undian itu.
    1. Kapal yang ditumpangi nabi Yunus sangat sarat dengan muatan, dikhawatirkan akan karam. Langkah kebijaksanaan segera diambil, yaitu mengurangi jumlah muatan. Untuk itu diadakan undian. Nabi Yunus kalah dalam undian itu lalu dilemparkan ke laut.
  160. Dia dimakan oleh ikan besar, dalam keadaan tercela Tidak sabar menunggu ketentuan Tuhan, lalu tergesa-gesa melarikan diri dengan tidak seizinNya..
  161. Seandainya Yunus tidak bertasbih memuji Tuhan Lihat 21:87..
  162. niscaya dia akan tinggal di dalam perut ikan itu sampai Hari Berbangkit.
  163. Kemudian Kami damparkan dia ke tanah yang tandus dalam keadaan sakit gawat.
  164. Lalu Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon labu.
  165. Kemudian Kami utus dia kepada penduduk yang jumlahnya seratus ribu orang atau lebih Maksudnya, pengutusan yang kedua..
  166. Maka merekapun berimanlah. Karena itu, mereka Kami beri kesenangan sampai suatu ketika.
  167. ALLAH TIDAK MEMPUNYAI ANAK PEREMPUAN
  168. Tanyakanlah hai Muhammad kepada mereka: "Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan; sedang untuk mereka anak laki-laki?" Pertanyaan ini ditujukan kepada kaum musyrikin Quraisy yang menyatakan bahwa malaikat-malaikat itu adalah anak-anak (puteri-puteri) Tuhan, karena mereka sangat membenci anak-anak perempuan. Lihat 16:58. Lalu mereka membagi menurut kemauannya sendiri: anak laki-laki untuk mereka, sedang anak perempuan untuk Tuhan. Lihat 53:21, dan 43:19..
  169. Apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat itu berupa perempuan dan mereka menyaksikannya?
  170. Ketahuilah bahwa mereka dengan bohong mengatakan:
  171. "Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka berdusta.
  172. Apakah Tuhan memilih anak perempuan, lebih utama dari anak laki-laki?
  173. Mengapa kamu? Bagaimana cara kamu menetapkannya?
  174. Tidakkah kamu mengerti?
  175. Ataukah kamu mempunyai bukti-bukti yang nyata?
  176. Bawalah ke mari kitabmu, jika kamu memang orang-orang yang benar.
  177. Mereka adakan "pertalian keluarga" antara Tuhan dan jin Jin di sini, maksudnya malaikat. Mereka menyebut malaikat dengan predikat jin, karena tidak dapat dijangkau dengan panca indera.. Dan sesungguhnya jin telah mengetahui bahwa mereka kelak benar-benar akan diseret ke neraka.
  178. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan.
  179. Tidak begitu perbuatan hamba-hamba Allah yang disucikan Yang dimaksud, ialah golongan jin beriman..
  180. KELEMAHAN KAUM MUSYRIKIN DAN SEMBAHAN-SEMBAHANNYA
  181. Sesungguhnya kamu dan semua sembahan itu,
  182. Sekali-kali tidak dapat menyesatkan siapapun terhadap Tuhan.
  183. Kecuali orang yang sesat yang akan masuk neraka seumpamamu.
  184. Tidak seorangpun di antara kami malaikat, yang tidak mempunyai kedudukan yang tertentu.
  185. Dan kami, sesungguhnya berbaris-baris dalam menunaikan perintah Allah.
  186. Dan kami, sesungguhnya bertasbih memuji Tuhan.
  187. Pernah ada mereka berkata:
  188. "Seandainya ada di kalangan kami sebuah kitab berisi peringatan seperti halnya dengan orang-orang yang terdahulu,
  189. tentu kami akan jadi hamba Allah yang disucikan".
  190. Tetapi mereka mengingkari kitab Al-Qur'an itu. Nanti mereka akan mengetahui akibat keingkarannya.
  191. KEMENANGAN RASUL-RASUL DAN PENGIKUT-PENGIKUTNYA
  192. Dan sesungguhnya telah ditetapkan lebih dahulu janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
  193. bahwa: sesungguhnya merekalah yang pasti mendapat pertolongan. Yang dimaksud, ialah rasul dan pengikut-pengikutnya.
  194. Dan tentara Kami Yang dimaksud, ialah rasul dan pengikut-pengikutnya. itulah yang pasti mendapat kemenangan.
  195. Buat sementara, berpalinglah engkau hai Muhammad dari mereka agak seketika Maksudnya, sampai Rasulullah s.a.w. mempunyai kekuatan..
  196. Dan terangkan kepada mereka akibat keingkarannya, nanti mereka akan mengetahuinya.
  197. Apakah mereka mendesak supaya siksaan mereka disegerakan.
  198. Apabila siksaan itu turun di lapangan mereka, maka orang-orang yang diancam itu mengalami "pagi hari yang buruk" Penyerangan terhadap mereka yang ingkar itu dilancarkan menjelang waktu subuh. Dan mereka menderita kekalahan di waktu pagi. Maka buat mereka yang kalah, pagi itu adalah "pagi hari yang buruk"..
  199. Buat sementara, berpalinglah engkau hai Muhammad dari mereka agak seketika Ayat 178 ini dan 179 berikutnya, adalah sebagai pengukuhan terhadap ayat 174 dan 175, akan peristiwa yang pasti terjadi..
  200. Dan terangkanlah kepada mereka akibat keingkarannya, nanti mereka akan mengetahuinya.
  201. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan kemuliaan dan Keperkasaan, dari apa yang mereka katakan,
  202. "Selamat sejahtera" untuk rasul-rasul.
  203. Dan segala puji untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar