Powered By Blogger

Jumat, 14 Oktober 2011

Terjemah dan tafsir surat az-zukhruf

Wadah Kotak Gigi Rasulullah SAW



    Surat yang ke-: 43
    Banyak ayatnya: 89
    Semuanya turun di Mekah (Makkiyah) kecuali ayat 45; menurut Muqatil turun di Madinah (Madaniyah)
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
    AL-QUR'AN MENGANDUNG NORMA-NORMA HUKUM DAN RAHASIA-RAHASIA KEBERUNTUNGAN DUNIA DAN AKHIRAT
  1. Ha Mim Allah yang mengetahui maksudnya..
  2. Demi kitab Al-Qur'an yang memberikan penerangan.
  3. Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur'an itu dengan bahasa Arab, supaya kamu dapat memahaminya.
  4. Sesungguhnya Al-Qur'an itu terkandung dalam Induk Kitab Maksudnya, ilmu Tuhan yang azaliy. yang ada pada Kami, amat tinggi mutunya dan penuh berisi hikmat.
  5. Apakah Kami harus berhenti memperingatkanmu dengan Al-Qur'an, padahal kamu telah menjadi kaum yang melampaui batas?
  6. Berapa banyaknya Nabi-nabi yang Kami utus kepada umat-umat purbakala!
  7. Tidak ada Nabi yang datang kepada mereka, yang tidak mereka perolok-olokkan.
  8. Telah Kami musnahkan orang-orang yang lebih hebat kemampuannya dari kaum musyrik Mekah itu, dan telah berlaku contoh-contoh buruk dari umat yang mendustakan rasul masa dahulu.
  9. Jika engkau tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka akan menjawab: "Semuanya diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dan Mengetahui".
  10. Yang meratakan bumi untukmu sebagai suatu landasan tempat berpijak, dengan diadakan-Nya jaluran-jaluran jalan dan terusan diatasnya, sehingga kamu dapat mencapai tujuan.
  11. Yang menurunkan hujan dari angkasa menurut kadar yang ditentukan, lalu Kami suburkan dengannya tanah-tanah yang sudah mati. Seperti itulah kamu akan dibangkitkan kembali dari kematianmu.
  12. Yang menciptakan segala benda serba berpasangan, dan mengadakan kapal serta ternak untuk kendaraanmu.
  13. Supaya kamu dapat bertengger di atas punggungnya, sehingga bila kamu tengah menumpanginya dapat mengenangkan nikmat Tuhanmu seraya mengucapkan: "Maha Suci Allah yang menundukkan semua ini untuk kami, dan kami sebelumnya belum pernah mengendarainya.
  14. "Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami!".
  15. KAUM MUSYRIKIN MENGATAKAN BAHWA MALAIKAT PUTERI ALLAH
  16. Mereka menganggap, bahwa sebagian dari hamba-hamba Allah itu merupakan suatu Oknum Tuhan(1). Sungguh manusia itu nyata-nyata kafirnya kepada Tuhan.,
    1. Malaikat-malaikat, dewa-dewa, Isa, Uzair dll. mereka katakan sebagian dari Tuhan, yaitu anak Tuhan atau Oknum Tuhan.
  17. Patutkah Tuhan mengambil anak perempuan dari apa yang diciptakan-Nya, dan mengutamakan anak laki-laki untukmu? Kaum musyrik Mekah itu mengatakan bahwa malaikat-malaikat itu anak-anak perempuan Allah, sedang mereka lebih menyukai anak laki-laki dan benci kepada anak perempuan..
  18. Bila salah seorang di antara mereka diberi berita tentang kelahiran anak perempuan yang dianggapnya sebagai lambang Oknum Tuhan Yang Maha Pengasih itu, mukanya menjadi hitam padam karena amat menahan marah.
  19. Adakah patut sesuatu yang hanya dianggap barang perhiasan, dan tidak mampu memberikan alasan yang nyata dalam perbantahan yang sengit itu, dipersekutukan dengan Tuhan? Kaum musyrik Mekah menganggap bahwa wanita-wanita itu adalah sebagai perhiasan belaka dan tidak mempunyai kecerdasan apa-apa, tetapi mereka tidak segan-segan mengatakan bahwa ada Oknum Tuhan dari jenis wanita..
  20. Mereka mengatakan, bahwa malaikat-malaikat itu adalah berjenis perempuan, sedangkan mereka itu adalah hamba Allah Yang Maha Pengasih. Adakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu? Pernyataan mereka akan dicatatkan dan mereka akan diminta pertanggung-jawabannya.
  21. Namun mereka berkata: "Kalau Tuhan Yang Maha Pengasih itu mau niscaya kami tidak akan menyembah malaikat-malaikat itu!". Semata-mata karena mereka tidak mengetahui persoalannya. Mereka hanya mengadu untung dengan menampilkan kebohongan.
  22. Apakah Kami pernah memberi mereka sebuah Kitab sebelum Al-Qur'an ini, untuk jadi pegangan mereka?".
  23. Sama sekali tidak ada! Yang ada ialah sebagaimana yang mereka katakan: "Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama, dan kami akan mengikuti saja jejak mereka".
  24. Begitulah, setiap Kami mengutus seorang pemberi peringatan dalam suatu negeri sebelummu, berkatalah orang-orang yang hidup mewah di antara mereka: "Sesungguhnya kami telah mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama, dan kami akan mengikuti apa jejak mereka".
  25. Berkata utusan itu: "Bagaimana seandainya aku membawa kepadamu petunjuk yang lebih baik dari apa-apa yang dianut oleh nenek moyangmu itu? Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami tidak mempercayai agama yang kamu bawa itu".
  26. Karena itu mereka Kami siksa. Perhatikanlah, bagaimana akibatnya orang-orang yang mendustakan itu.
  27. NABI IBRAHIM MEROMBAK PAHAM LAMA
  28. Ingatlah, ketika Ibrahim berkata kepada bapak dan kaumnya: "Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa-apa yang kamu sembah itu".
  29. Yang kusembah hanyalah Tuhan yang menciptakanku, karena Dialah yang akan memimpinku.
  30. Ibrahim menjadikan kalimat tauhid itu tinggal kekal pada keturunannya dibelakang hari, semoga mereka kembali kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.
  31. Bahkan Kami telah memberikan kesenangan hidup kepada mereka dan nenek moyangnya, sampai datang kepada mereka kebenaran Al-Qur'an dan Rasul yang memberikan penjelasan.
  32. Tatkala sampai kepada mereka kebenaran Al-Qur'an itu, mereka berkata: "Ini adalah sihir semata dan sungguh-sungguh kami tidak mempercayainya".
  33. KEBAHAGIAAN YANG HAKIKI HANYA DAPAT DICAPAI DENGAN TAKWA
  34. Mereka berkata: "Mengapa Al-Qur'an ini tidak diturunkan kepada orang besar Yang dimaksud dengan orang besar yaitu orang yang kaya raya dan berpangkat tinggi, misalnya Walid bin Mughirah di Mekah atau 'Urwah bin Mas'ud di Thaif, bukan sebagai Nabi Muhammad yang miskin lagi tidak berpangkat. dari salah satu dua negeri Mekah atau Thaif?".
  35. Aneh, sikap mereka yang tidak tahu untung, yang hendak berbagi nasib tentang kenabian. Padahal Kamilah yang berwenang membagi-bagikan karunia di antara mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami pulalah yang berwenang meningkatkan derajat sebagian mereka di atas yang lain berapa tingkat, agar yang sebagian dapat mempergunakan yang lain, dalam rangka saling membutuhkan. Namun rahmat Tuhanmu lebih berharga dari kekayaan yang mereka kumpulkan.
  36. Sekiranya bukan karena adanya kemungkinan untuk mencapai Cita Kesatuan Umat, niscaya Kami buatkan untuk orang-orang yang kafir kepada Tuhan Yang Maha Pengasih itu perumahan dengan perlengkapan atap dan jenjang dari perak untuk mereka naiki.
  37. Begitu juga pintu-pintu rumah, dan ranjang-ranjang tempat mereka bersantai serba perak pula.
  38. Dan Kami buatkan pula perhiasan-perhiasan dari emas. Namun semuanya itu hanyalah kesenangan sementara hidup di dunia. Sedang Kebahagiaan Hidup Abadi yang disediakan Tuhanmu adalah untuk orang-orang yang takwa.
  39. Barangsiapa yang tidak menumpahkan ingatannya kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, Kami biarkan setan mendampinginya.
  40. Sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.
  41. Sehingga apabila nanti salah seorang di antaranya datang menghadap Kami di Hari Kiamat akan berkata kepada kawanan setannya: "Ah, sekiranya ada jarak-pisah antaraku dan kalian sejauh Timur dan Barat.....!". Alangkah jahatnya engkau sebagai kawan hai setan!".
  42. Sekali-kali tidaklah berguna penyesalanmu pada hari ini, karena kalian nyata bersalah. Sesungguhnya kalian sama-sama senasib dalam siksaan Kami!
  43. DENGAN AL-QUR'AN MENCAPAI MASYARAKAT JAYA
  44. Adakah engkau sanggup menjadikan orang tuli itu dapat mendengar, atau menunjukkan jalan kepada orang yang buta mata hatinya atau orang yang nyata-nyata dalam kesesatan?
  45. Walaupun kehadiran engkau di kalangan kaum musyrik itu Kami tiadakan, namun Kami sungguh-sungguh akan menyiksa mereka juga Hukuman terhadap orang-orang yang berdosa dan menentang ajaran Tuhan itu pasti datang, walaupun tanpa kehadiran Nabi Muhammad...
  46. Atau Kami perlihatkan kepadamu siksaan yang telah Kami janjikan terhadap mereka, sebab Kami sungguh-sungguh berkuasa terhadap mereka.
  47. Karena itu, pegang teguhlah wahyu yang disampaikan kepadamu. Sesungguhnya engkau menuruti jalan yang lurus.
  48. Sesungguhnya Al-Qur'an itu suatu kemuliaan besar bagimu dan masyarakatmu! Yah, nanti kalian akan dipinta pertanggungan-jawab tentang itu.
  49. Dan tanyakanlah kepada Rasul-rasul yang Kami utus sebelummu: "Adakah Kami menentukan tuhan-tuhan untuk disembah selain Allah Yang Maha Pengasih?".
  50. PELAJARAN DARI SEJARAH KEHANCURAN FIR'AUN
  51. Sesungguhnya Kami telah mengutus Musa membawa beberapa dalil Kami kepada Fir'aun dan Para Pembesarnya. Dia berkata: "Sesungguhnya aku adalah utusan Tuhan Semesta Alam".
  52. Tatkala dia menghadap mereka dengan membawa beberapa dalil Kami, dengan serta merta mereka menertawakannya.
  53. Tiap-tiap dalil tentang mujizat yang Kami perlihatkan kepada mereka adalah lebih hebat daripada dalil-dalil mukjizat sebelumnya, dan Kami timpakan siksaan kepada mereka, semoga mereka kembali ke jalan yang benar.
  54. Mereka berkata kepada Musa: "Hai tukang sihir! Doakanlah kami kepada Tuhanmu, menurut yang dijanjikan-Nya kepadamu agar kami selamat. Jika doamu dikabulkan sungguh-sungguh kami akan menuruti jalan yang benar.
  55. Tetapi setelah Kami selamatkan mereka dari bencana itu, dengan serta merta mereka memungkiri janjinya.
  56. Fir'aunpun berseru kepada masyarakat, katanya: "Hai kaumku! Bukankah aku inilah yang berkuasa di negeri ini, lihatlah! Terusan-terusan mengalir di bawah kakiku, apakah tidak kalian saksikan?
  57. Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina dina ini? Lagipula pembicaraannya kurang jelas! Musa dipandang oleh Fir'aun seorang yang hina dan dikatakan bahwa lidahnya tidak lancar berbicara..
  58. Mengapa tidak dilekatkan gelang emas(1) kepadanya, atau dia datang bersama Para Malaikat sebagai pengiringnya?
    1. Menurut kebiasaan mereka, bila seseorang akan diangkat menjadi pemimpin, dipakaikan kepadanya gelang emas sebagai tanda kebesaran.
  59. Lalu Fir'aun mempengaruhi masyarakatnya, sehingga mereka mematuhinya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
  60. Tatkala mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang membuat Kami murka, mereka Kami siksa dan Kami tenggelamkan semuanya.
  61. Kami jadikan mereka jadi ikutan oleh mereka yang sesat, dan bahan pelajaran untuk mereka yang datang kemudian.
  62. Tatkala soal Isa putera Maryam dikemukakan sebagai contoh tentang penyembahan, maka masyarakatmu bersorak gembira menyambutnya Diceritakan bahwa Abdullah bin Zubary sebelum masuk Islam pernah mendengar nabi saw berkata: "Kalian dan sembahan kalian selain Allah itu, adalah bahan bakar Jahanam. Sedangkan kalian akan masuk ke dalamnya" (Al-Anbiya 98). Lalu Abdullah bin Zubari mendebat, katanya: "Kalau begitu Isa dan malaikat akan masuk neraka, sebab Isa dan malaikat itu disembah orang. Padahal engkau mengatakan bahwa Isa itu seorang hamba Allah yang shalih. Kalau Isa masuk neraka, kamipun sudah rela masuk neraka bersama-sama dengan berhala sembahan kami. Berhala sembahan kami itu tidak akan lebih baik dari Isa". Lalu mereka tertawa terbahak-bahak..
  63. Mereka berkata: "Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia Isa itu?" Mereka mengemukakan soal itu, hanyalah untuk berbantah saja. Sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.
  64. Isa itu hanyalah seorang hamba yang telah Kami beri karunia Menjadi nabi dan rasul.. Dan dia Kami jadikan teladan untuk Bangsa Israil.
  65. Dan kalau Kami mau, niscaya Kami jadikan malaikat-malaikat menjadi anak keturunanmu di muka bumi menggantikan keturunanmu sendiri.
  66. Sesungguhnya Al-Qur'an itu(1) benar-benar memberikan pengetahuan kepadamu tentang terjadinya Kiamat itu, dan ikutilah petunjuk-Ku. Inilah jalan yang lurus.
    1. Mufassirin yang lain menyebutnya Isa. Tuhan yang telah mengaruniakan mukjizat kepada Isa a.s. berupa kemampuannya dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan penyakit sopak dll. Kebolehan demikian dapat dianggap sebagai tanda-tanda kiamat. Demikian mufassir itu.
  67. Janganlah kamu dipalingkan oleh setan dari jalan yang lurus itu. Sesungguhnya setan itu musuhmu yang nyata.
  68. Tatkala Isa telah datang kepada mereka membawa keterangan-keterangan yang jelas, dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu membawa hikmat Yang dimaksud dengan hikmat di sini ialah kenabian, Injil dan Ketuhanan Yang Maha Esa. dan akan kujelaskan kepadamu sebagian dari hal-hal yang kamu perselisihkan itu. Karena itu, takutlah kepada Allah dan patuhlah kepadaku.
  69. Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus Tidak ada Isa mengatakan bahwa dia Tuhan, tidak pula anak Tuhan. Tidak pula Isa mengisyaratkan baik isyarat dekat maupun isyarat jauh, bahwa dia ada hubungan dengan Allah selain dari hubungan ubudiah antara makhluk dengan khaliknya..
  70. Namun beberapa golongan di antara mereka berselisih paham. Maka untuk mereka yang zalim, adalah kecelakaan besar berupa siksaan pada "Hari yang amat pedih" Hari kiamat..
  71. Yang mereka nanti-nantikan hanyalah terjadinya kiamat yang datang secara tiba-tiba terhadap mereka, sedang mereka tidak menyadarinya.
  72. SUASANA PADA HARI KIAMAT
  73. Teman-teman akrab pada hari itu saling bermusuh-musuhan, kecuali orang-orang yang takwa.
  74. Pada hari itu Kami berfirman kepada mereka: "Hai hamba-hamba-Ku! Pada hari ini kamu bebas dari rasa takut, bebas pula dari rasa dukacita.
  75. Itulah orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami serta tunduk mematuhi Ajaran Allah dalam Islam.
  76. Masuklah kamu beserta isteri ke dalam Surga dengan bersuka cita.
  77. Diedarkan kepada mereka piring-piring dan piala-piala dari emas. Di sana terdapat segala yang membangkitkan selera, segala yang sedap dipandang mata, sedang kamu kekal di dalamnya.
  78. Itulah surga yang diwariskan kepadamu, berkata amal shalih yang telah kamu kerjakan.
  79. Di sana kamu akan memperoleh banyak buah-buahan untuk makananmu.
  80. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa itu akan kekal dalam siksaan neraka Jahannam.
  81. Siksaan itu tidak akan diringankan dari mereka. Mereka berduka cita berkepanjangan karena putus asa.
  82. Kami Allah tidak menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya dirinya sendiri.
  83. Mereka berteriak: "Hai Malik Penjaga neraka.. Biarlah Tuhanmu menamatkan saja hidup kami! Sahut Malik: "Tidak! Kamu akan tetap tersiksa di sini!".
  84. Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menyampaikan kebenaran kepadamu, tetapi kebanyakanmu benci kepada kebenaran itu".
  85. Bahkan mereka telah membuat rencana makar, maka Kamipun membuat rencana pula Mereka membuat rencana untuk membunuh nabi Muhammad. Allahpun mempunyai rencana pula untuk menyelamatkannya..
  86. Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan buah bisikan mereka? Justru Kami mendengar dan para malaikat Utusan Kamipun selalu mencatat di sisi mereka.
  87. KESALAHAN PANDANGAN TENTANG OKNUM TUHAN
  88. Katakanlah!: "Jika benar Tuhan Yang Maha Pengasih mempunyai anak, maka akulah orang yang mula-mula mentaati anak itu Maksudnya, seperti menghormati seorang Putera Mahkota, karena memuliakan bapaknya (raja)..
  89. Maha Suci Tuhan Langit dan Bumi, Tuhan dari Singgasana! Dia adalah bebas daripada apa yang mereka lukiskan itu!
  90. Biarkanlah mereka berkecimpung dalam kesesatan dan bermain-main di persada dunia ini, sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepadanya.
  91. Dialah Tuhan Langit dan Tuhan pula di Bumi, dan Dia Maha Bijaksana dan Mengetahui.
  92. Maha Pemberi Restu Tuhan yang mempunyai kekuasaan di langit dan apa yang ada di antara keduanya. Pengetahuan tentang jatuh tempo "kiamat", hanya ada di sisi-Nya, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
  93. Apa-apa yang telah mereka sembah selain Allah tidak dapat memberikan pembelaan. Yang dapat memberikan pembelaan ialah orang-orang yang mengakui kebenaran Ketuhanan Yang Maha Esa, dan mempercayainya berdasarkan ilmu pengetahuan Ialah, Nabi-nabi, Malaikat-malaikat, dan orang-orang mukmin..
  94. Jika engkau tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan mereka?", niscaya mereka akan menjawab "Allah". Kalau begitu, mengapa mereka mau dipalingkan dari menyembah Allah?
  95. Dan Allah mengetahui ucapan Muhammad: "Ya Tuhanku, sesungguhnya orang-orang ini adalah kaum yang tidak beriman".
  96. Firman Kami: "Janganlah engkau hiraukan mereka, dan ucapkanlah: Selamat berpisah! Nanti mereka akan mengetahui nasibnya yang buruk!".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar